Gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister secara tak terduga menjadi pusat perhatian ketika ia mengunggah foto dirinya mengenakan jersey legendaris Real Madrid milik Zinedine Zidane.
Foto yang dibagikan oleh Mac Allister adalah bagian dari serangkaian momen bulan Maret, bersamaan dengan gambar-gambar dari pertandingan Liga Champions. Namun, kaus bernomor 5 yang bertuliskan nama Zidane adalah detail yang paling menarik perhatian.
Dengan Real Madrid memantau gelandang Argentina itu secara ketat, tindakan ini memicu spekulasi bahwa ia bisa pindah ke Bernabeu dalam waktu dekat.
Mac Allister merupakan faktor kunci dalam kemenangan Liverpool di Liga Premier musim 2024/25. Ia tampil mengesankan di Piala Dunia 2022 dan terus mempertahankan performa konsisten sejak meninggalkan Brighton untuk bergabung dengan Anfield.
Berbicara tentang masa depannya, Mac Allister mengatakan bahwa ia belum memulai negosiasi perpanjangan kontrak dengan Liverpool. “Saya tidak terburu-buru. Saat ini, kami belum melakukan pembicaraan apa pun tentang kontrak baru,” tegas gelandang tersebut.
Ayah Mac Allister, Carlos, sebelumnya menyatakan bahwa putranya tetap bahagia di Liverpool dan sepenuhnya fokus pada musim ini. Namun, fakta bahwa ia belum memperbarui kontraknya berarti klub Anfield dapat menghadapi risiko signifikan jika Real Madrid mempercepat upaya perekrutannya.
Setelah FIFA Days pada bulan Maret, Liverpool akan fokus pada perempat final Liga Champions melawan PSG pada tanggal 9 April. Ini bukan hanya ujian besar bagi kemampuannya, tetapi juga kesempatan bagi Mac Allister untuk membuktikan nilainya, di tengah ketidakpastian seputar masa depannya.
Penampilan Baru Mac Allister
Alexis Mac Allister secara tak terduga menjadi pusat perhatian selama FIFA Days bulan Maret ketika ia memperlihatkan penampilan baru yang sama sekali berbeda, membuat para penggemar terkejut.
Bintang Argentina itu membagikan serangkaian foto di halaman pribadinya dengan rambut yang dipotong sangat pendek, hampir seperti potongan cepak. Rambut keriting bergelombang yang biasa ia miliki menghilang, digantikan oleh rambut yang sangat pendek, hanya sepanjang kulit kepala, menciptakan penampilan yang sama sekali berbeda.
Terlepas dari perubahan drastis pada gaya rambutnya, Mac Allister tetap mempertahankan janggut cokelat kemerahannya yang menjadi ciri khasnya, sehingga penampilannya menjadi lebih rapi dan lebih gagah. Perubahan ini membuat banyak penggemar kesulitan mengenalinya pada awalnya, dan juga memicu diskusi hangat di media sosial.
Banyak penggemar Liverpool meninggalkan komentar humoris, yang menyatakan bahwa gelandang kelahiran 1998 itu tampak “beberapa tahun lebih tua” hanya setelah sekali potong rambut. Yang lain memuji gaya sederhana, maskulin, dan praktis yang dipilihnya, yang sesuai dengan citra permainannya yang energik dan disiplin.
Dengan Liverpool memasuki tahap krusial musim ini, para penggemar mengharapkan citra yang lebih segar disertai dengan performa positif dari Mac Allister saat kembali ke tempat latihan Melwood.
Scr/Mashable















