Andy Robertson Resmi Meninggalkan Liverpool Setelah Perjalanan yang Luar Biasa dari Hull City

13.04.2026
Andy Robertson Resmi Meninggalkan Liverpool Setelah Perjalanan yang Luar Biasa dari Hull City
Andy Robertson Resmi Meninggalkan Liverpool Setelah Perjalanan yang Luar Biasa dari Hull City

Setelah 373 pertandingan dan setiap gelar bergengsi, bek kiri Andy Robertson akan resmi meninggalkan Liverpool musim panas ini, mengakhiri perjalanan seorang legenda hebat dan rendah hati.

Pada Juli 2017, Liverpool menghabiskan £10 juta untuk mendatangkan Andy Robertson dari Hull City, tim yang baru saja terdegradasi. Saat itu, sedikit yang bisa membayangkan bahwa pemain Skotlandia itu akan menjadi salah satu bek kiri terbaik dalam sejarah klub. Setelah hampir satu dekade pengabdian, musim panas ini Robertson akan mengucapkan selamat tinggal kepada Anfield , menandai berakhirnya era yang gemilang.

Dengan 373 penampilan hingga saat ini, Robertson telah membantu Liverpool menaklukkan setiap trofi utama, mulai dari Liga Inggrs dan Liga Champions hingga Piala FA dan Piala Dunia Antarklub. Dia bukan hanya seorang pesepakbola, tetapi juga ikon semangat dan keberanian yang membara.

Para penggemar akan selalu mengingat kecepatannya yang luar biasa dan tekanannya yang tanpa henti melawan Man City pada tahun 2018, atau cara dia membuat Lionel Messi gugup pada malam yang ajaib di Anfield pada tahun 2019.

Di bawah asuhan Jurgen Klopp, Robertson dan Trent Alexander-Arnold mendefinisikan kembali peran bek sayap dalam sepak bola modern. Duo ini menjadi sumber kreativitas utama dengan umpan silang akurat dan umpan panjang mereka. Dengan 69 assist (60 di Premier League), Robertson saat ini berada di peringkat kedua dalam daftar bek sayap dengan assist terbanyak dalam sejarah liga, hanya di belakang rekan setimnya, Trent.

Namun, waktu tidak mengenal ampun. Di usia 32 tahun, energi tak terbatas yang pernah mendefinisikan gaya bermain bintang Skotlandia itu tidak lagi konsisten. Di bawah manajer baru Arne Slot, ia secara bertahap terbiasa duduk di bangku cadangan di belakang Milos Kerkez. Meskipun ada momen-momen brilian, seperti golnya melawan Wolves Maret lalu, mantan pemain Hull City ini memahami bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk pergi.

Jurgen Klopp pernah menyatakan: “Menurut saya, Andy Robertson adalah bek kiri terbaik di dunia.”

Pujian itu sepenuhnya pantas diberikan atas semua kontribusi “Robbo”. Dia bukan hanya bek hebat, tetapi juga pemimpin di ruang ganti, seorang motivator sejati.

Kepergian pemain kelahiran 1994 ini , bersamaan dengan minat dari Tottenham Hotspur dan Atletico Madrid, menunjukkan bahwa ia masih merupakan pemain berkualitas. Namun bagi Liverpool, ini adalah langkah yang tak terhindarkan menuju masa depan. Perpisahan yang emosional telah direncanakan di Anfield pada akhir musim ini.

Para penggemar Liverpool akan mengucapkan selamat tinggal kepadanya dengan tepuk tangan paling hangat untuk seorang legenda yang membuktikan bahwa nilai seorang pemain tidak terletak pada biaya transfernya, tetapi pada ketulusan hati dan keinginannya untuk berkontribusi.

Perjalanan Robertson dari seorang pemain di tim yang terdegradasi menjadi legenda Liverpool tak diragukan lagi akan diceritakan kembali sebagai salah satu kisah dongeng terindah di era sepak bola modern.

Scr/Mashable





Don't Miss