Arsenal menghadapi masalah besar terkait susunan pemain menjelang pertandingan Liga Inggris 2025/2026 melawan Sunderland akhir pekan ini, karena sejumlah bintang seperti Jurrien Timber, Bukayo Saka, dan Martin Odegaard absen dari latihan.
Arsenal sedang dalam semangat tinggi setelah menghancurkan Leeds United 4-0 dan baru-baru ini mengalahkan Chelsea 4-2 secara agregat untuk mencapai final Carabao Cup. Namun, jadwal yang padat kini mulai menguras kebugaran para pemain kunci di Stadion Emirates.
Menurut Sky Sports, Jurrien Timber, Bukayo Saka, dan Martin Odegaard semuanya absen dari sesi latihan terbuka pada hari Jumat. Sebelumnya, Bukayo Saka dan Martin Odegaard absen pada leg kedua Piala EFL melawan Chelsea karena cedera otot ringan, sementara Mikel Merino masih dalam masa pemulihan dari cedera kaki jangka panjang.
Yang paling menonjol adalah kasus Jurrien Timber. Bintang asal Belanda ini bermain penuh selama 90 menit dalam kedua kemenangan melawan Leeds dan Chelsea hanya dalam waktu empat hari. Absennya bek seharga £38 juta itu dari latihan kemungkinan merupakan langkah yang diambil oleh staf pelatih untuk “mengelola beban kerjanya” dan menghindari kelelahan berlebihan.
Jika pemain internasional Belanda itu diistirahatkan oleh manajer Mikel Arteta, kesempatan akan terbuka untuk Ben White. Bek Inggris itu belum bermain satu menit pun dalam dua pertandingan terakhir dan saat ini berada dalam kondisi fisik prima.
Pemain bintang yang mengenakan nomor punggung 4 ini secara konsisten membuktikan dirinya sebagai alternatif berkualitas kapan pun dibutuhkan dan selalu siap mengisi posisi di sayap kanan.
Pertandingan melawan Sunderland adalah kesempatan bagi Arsenal untuk mempertahankan rekor kemenangan mereka di Liga Inggris; namun, manajer berusia 43 tahun itu harus mempertimbangkan dengan cermat strategi rotasi skuadnya.
Misi Arsenal di Tengah Badai Cedera
Pada pertandingan lainnya, Arsenal akan menjamu Sunderland di Emirates Stadium. Di tengah bayang-bayang jadwal padat dan krisis cedera, skuad asuhan Mikel Arteta mengemban misi ganda: memperlebar jarak di puncak klasemen sekaligus mengukir rekor sejarah baru.
Sempat diragukan setelah tiga laga tanpa kemenangan, The Gunners membungkam kritik dengan melumat Leeds United 4-0 di Elland Road pekan lalu. Kemenangan tersebut, ditambah hasil minor para pesaing seperti Manchester City dan Aston Villa, membuat Arsenal kini nyaman di puncak dengan keunggulan enam poin.
Tak hanya itu, motivasi Arsenal sedang berlipat ganda usai memastikan tiket final EFL Cup lewat gol dramatis Kai Havertz ke gawang Chelsea tengah pekan lalu. Jika mampu menghindari kekalahan akhir pekan ini, Arsenal akan mencatatkan rekor 44 laga kandang tak terkalahkan melawan tim promosi, melampaui rekor Chelsea (2001-2015).
Namun, Arteta harus memutar otak. Lini serang mereka pincang setelah Mikel Merino dikabarkan bakal absen hingga akhir musim akibat cedera kaki. Bintang muda Bukayo Saka juga diragukan tampil karena masalah pinggul. Harapan kini bertumpu pada kembalinya kapten Martin Odegaard yang diharapkan pulih tepat waktu dari cedera ringan.
Di kubu lawan, Sunderland asuhan Regis Le Bris datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menghancurkan Burnley 3-0. Berada di posisi ke-8, The Black Cats hanya terpaut tiga poin dari zona kompetisi Eropa.
Sayangnya, ambisi Sunderland terganjal rekor tandang yang buruk. Mereka belum pernah menang dalam tujuh laga tandang terakhir di liga.
Selain itu, mereka dipastikan kehilangan sang jenderal lapangan tengah sekaligus mantan kapten Arsenal, Granit Xhaka, yang harus absen karena cedera pergelangan kaki.
Meski begitu, Arsenal wajib waspada. Pada pertemuan pertama musim ini November lalu, Sunderland mampu menahan imbang Meriam London 2-2.
Penyerang Brian Brobbey dan eks akademi Arsenal Dan Ballard berpotensi menjadi ancaman nyata bagi lini pertahanan tuan rumah.
Scr/Mashable















