Bintang Real Madrid Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Sempat Dinyatakan Sembuh

22.04.2026
Bintang Real Madrid Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Sempat Dinyatakan Sembuh
Bintang Real Madrid Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Sempat Dinyatakan Sembuh

Bek Real Madrid, Raul Asencio, mungkin harus dirawat di rumah sakit setelah kehilangan 6 kg berat badan akibat infeksi gastroenteritis yang berkepanjangan, menambah masalah bagi Los Blancos terkait susunan pemain.

Real Madrid kembali menerima kabar buruk karena bek tengah Raul Asencio harus dirawat di rumah sakit untuk pemeriksaan akibat gastroenteritis yang memburuk. Pemain tersebut dilaporkan kehilangan berat badan hingga 6 kg setelah beberapa hari muntah terus menerus dan kondisi fisiknya menurun drastis.

Asencio sebelumnya telah absen dalam perjalanan ke Munich awal pekan ini untuk leg kedua melawan Bayern Munich di Liga Champions. Ketidakhadirannya mengejutkan, dan klub kemudian mengkonfirmasi alasannya adalah masalah pencernaan.

Menurut media Spanyol, bek tengah itu harus meninggalkan sesi latihan terakhir sebelum perjalanan karena kelelahan. Keesokan harinya, ia tidak cukup sehat untuk berlatih atau bermain bersama tim lainnya.

Yang mengkhawatirkan, kondisi Asencio tidak membaik seiring waktu. Setelah beberapa hari dipantau, tim medis memutuskan untuk membawa pemain tersebut ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih mendalam dan tidak mengesampingkan kemungkinan memerlukan perawatan rawat inap.

Ini adalah kali keempat musim ini Asencio absen dalam pertandingan karena masalah virus atau pencernaan. Pada akhir November, ia absen dalam pertandingan melawan Girona karena gastroenteritis. Pada bulan Desember, demam mencegahnya bermain di Copa del Rey. Kemudian pada bulan Februari, flu semakin mengganggu persiapannya untuk pertandingan melawan Real Sociedad.

Kasus Asencio juga mengingatkan kita pada Kylian Mbappe di Piala Dunia Antarklub FIFA musim lalu, ketika striker Prancis itu dirawat di rumah sakit di Miami karena gastroenteritis akut dan harus absen dalam beberapa pertandingan.

Masalah Real Madrid

Legenda Real Madrid, Predrag Mijatovic percaya bahwa mantan timnya tidak kekurangan bintang; yang mereka butuhkan adalah seorang pemimpin sejati di lapangan.

Pedja Mijatovic, pemain yang mencetak gol kemenangan untuk Real Madrid di Liga Champions 1998, baru saja memberikan penilaian penting tentang situasi di klub lamanya setelah musim tanpa trofi.

Berbicara kepada AS setelah Real Madrid tersingkir dari Liga Champions di Munich, mantan striker Montenegro itu menyatakan bahwa masalah terbesar tim bukanlah kualitas skuad, tetapi kurangnya pemimpin sejati.

“Real Madrid memiliki pemain-pemain hebat, tetapi saya tidak melihat siapa pun di lapangan yang mampu tampil memimpin tim, mengingatkan rekan setim, atau menciptakan tumpuan mental di saat-saat sulit,” kata Mijatovic.

Menurutnya, Real Madrid saat ini kekurangan pemain seperti Fernando Hierro, Sergio Ramos , atau Raúl González, yang merupakan pemimpin ikonik klub selama berbagai periode.

Mijatovic menekankan bahwa pencetak gol terbanyak tidak selalu menjadi pemimpin. Ia mencontohkan Zinedine Zidane, yang pernah menjadi pemain terbaik tim nasional Prancis, tetapi pemimpin pada saat itu adalah Didier Deschamps.

Mantan bintang itu juga angkat bicara untuk membela Kylian Mbappe. Menurutnya, striker Prancis itu didatangkan untuk mencetak gol dan sedang memenuhi tugas tersebut. Sementara itu, Vinicius Junior masih memiliki nilai yang besar, meskipun ia perlu memperbaiki sikapnya.

“Mbappe datang untuk mencetak gol dan dia melakukannya dengan baik. Vinicius telah menjalani banyak musim yang bagus, sering tampil di pertandingan-pertandingan besar. Tetapi ada beberapa hal tentang sikapnya yang tidak saya sukai,” komentarnya.

Saat mengevaluasi musim Real Madrid, Mijatovic mengakui bahwa itu adalah kegagalan besar bagi klub sekaliber raksasa Spanyol tersebut.

“Dua musim tanpa trofi selalu menjadi masalah serius bagi Real Madrid. Ini adalah klub terbesar di dunia. Tidak memenangkan apa pun berarti kegagalan,” tambahnya.

Namun, Mijatovic percaya bahwa para penggemar juga perlu menghadapi kenyataan. Real Madrid memenangkan enam gelar Liga Champions baru-baru ini adalah pencapaian luar biasa dan sulit untuk diulangi.

Dia yakin tim perlu memasuki fase pembangunan kembali agar bisa kembali bersaing memperebutkan gelar juara.

Pernyataan Mijatovic dengan cepat menarik perhatian karena tepat sasaran mengenai masalah yang dihadapi Real Madrid. Mereka masih memiliki banyak bintang top, tetapi kekurangan sosok yang cukup kuat untuk menjaga ketertiban dan memimpin tim melalui pertandingan-pertandingan penting.

Bagi tim yang berkembang pesat karena kemenangan seperti Real Madrid, kekosongan itu tidak mudah untuk diisi.

Scr/Mashable





Don't Miss