Christopher Nkunku secara resmi angkat bicara untuk membantah semua rumor transfer, menegaskan kesetiaannya yang mutlak kepada AC Milan sebelum pertandingan tandang mereka melawan Pisa.
Di tengah penutupan jendela transfer musim dingin baru-baru ini dan banyak spekulasi, Christopher Nkunku berbicara terus terang kepada Gazzetta dello Sport. Dia menegaskan bahwa dia tidak pernah berniat meninggalkan AC Milan , meskipun ada tawaran menarik.
“Saya tidak pernah mempertimbangkan untuk meninggalkan AC Milan pada bulan Januari , sama sekali tidak. AC Milan adalah klub terbesar di Italia dan tujuan kami adalah memenangkan gelar. Saya ingin tetap di sini dan berkontribusi. Bagi saya, itu adalah pilihan yang sangat mudah,” tegas Nkunku.
Komitmen Nkunku datang pada waktu yang krusial, saat Rossoneri bersiap untuk pertandingan Serie A melawan Pisa akhir pekan ini. Tidak hanya kuat secara mental, tetapi bintang Prancis ini juga memiliki peluang besar untuk masuk dalam susunan pemain inti.
Menurut kabar terbaru, selama sesi latihan kemarin (9 Februari), Christian Pulisic dan Alexis Saelemaekers masih harus berlatih secara terpisah. Kondisi fisik Pulisic belum 100%, membuka peluang bagi Nkunku untuk menjadi starter. Ia diprediksi akan menjadi ancaman utama serangan Milan dalam pertandingan tandang mendatang.
Selain itu, kabar baik bagi penggemar Milan adalah Rafael Leao telah pulih sepenuhnya dan kembali berlatih bersama tim. Perebutan posisi starter di lini serang akan menjadi persaingan ketat antara Rafael Leao dan striker Niclas Fullkrug. Fullkrug tiba di San Siro pada bulan Januari dan telah mencetak satu gol untuk Milan.
Sempat Diincar Fenerbahce
Di bursa transfer Januari lalu, Fenerbahce sempat tertarik untuk mendatangkan striker Christopher Nkunku dari AC Milan.
Hanya lima bulan setelah bergabung dengan AC Milan , masa depan mantan striker Chelsea, Christopher Nkunku, semakin tidak pasti karena raksasa Turki, Fenerbahce, secara resmi telah ikut serta dalam persaingan untuk mendapatkan pemain tersebut.
Christopher Nkunku bergabung dengan AC Milan dengan nilai transfer £36 juta dengan kontrak lima tahun. Namun, harapan tinggi yang disematkan para penggemar Rossoneri kepada striker Prancis itu dengan cepat berubah menjadi kekecewaan.
Sejak awal musim Serie A 2025/26, Nkunku hanya mencetak dua gol dalam 12 penampilan, dan yang luar biasa, kedua gol tersebut dicetak dalam pertandingan yang sama .
Statistik menunjukkan bahwa Nkunku kesulitan beradaptasi dengan sistem taktik AC Milan. Dalam 12 pertandingan tersebut, ia hanya masuk sebagai starter sebanyak 6 kali, dan di 6 pertandingan lainnya ia harus masuk sebagai pemain pengganti.
Mengingat performa buruk ini, manajemen Milan dilaporkan bersedia mendengarkan tawaran senilai sekitar 35 juta euro (setara dengan 29 juta poundsterling) untuk mengurangi kerugian mereka selama jendela transfer musim dingin.
Fenerbahce menunjukkan minat khusus pada Nkunku dan ingin membawanya ke Turki pada Januari ini. Namun, sebuah kendala besar telah muncul: striker berusia 28 tahun itu dilaporkan masih ingin tetap di Milan dan berjuang untuk mendapatkan tempatnya, meskipun awal musimnya penuh gejolak.
Pakar sepak bola Eropa, Andy Brassell, percaya bahwa kesepakatan pinjaman bisa menjadi solusi terbaik bagi semua pihak saat ini. Ia menyarankan bahwa klub-klub di Bundesliga, tempat Nkunku pernah bersinar, bisa menjadi tujuan ideal baginya untuk menemukan kembali insting mencetak golnya.
“Ini sangat disayangkan. Saya pikir semuanya mulai salah ketika dia tiba di Chelsea dengan cedera. Milan tidak mampu kehilangan uang yang telah mereka investasikan, tetapi mereka perlu bertindak. Saya bertanya-tanya apakah klub Bundesliga mau meminjamnya. Kita semua tahu betapa bagusnya permainan Nkunku di Jerman, ” ujar Brassell.
Masa depan bintang Prancis itu masih menjadi tanda tanya besar. Akankah dia memilih pindah ke Turki, kembali ke Bundesliga dengan status pinjaman, atau terus menghangatkan bangku cadangan di San Siro?
Scr/Mashable















