Superstar Portugal, Cristiano Ronaldo, mengaku berdoa agar Lionel Messi tidak memenangkan Piala Dunia 2014.
Menurut film dokumenter Marca, Ronaldo merasa lega karena Messi kalah di final Piala Dunia 2014. Mantan bintang Manchester United itu bahkan berdoa agar Argentina tidak bisa memenangkan gelar di Brasil. Final tahun itu berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Jerman setelah perpanjangan waktu.
Pernyataan itu langsung menyulut kembali persaingan selama satu dekade antara dua ikon terbesar di generasi mereka. Ronaldo dan Messi telah mendominasi penghargaan individu, memecahkan rekor, dan menetapkan standar baru untuk sepak bola modern. Dalam konteks ini, Piala Dunia selalu dipandang sebagai bagian terpenting untuk melengkapi warisan besar mereka.
Jika tahun 2014 memberi Ronaldo rasa aman, delapan tahun kemudian, semuanya berbalik. Pada Desember 2022 di Qatar, Messi akhirnya mengangkat trofi paling bergengsi di planet ini setelah final yang mendebarkan melawan Prancis. Argentina bermain imbang 3-3 setelah 120 menit sebelum menang 4-2 melalui adu penalti.
Trofi Piala Dunia 2022 dipandang oleh banyak orang sebagai penegasan terakhir dalam perdebatan tentang pemain terhebat sepanjang masa. Tetapi persaingan antara Ronaldo dan Messi tidak pernah hanya tentang gelar. Dua gaya yang berbeda, dua karier yang luar biasa. Dan sekarang, pengakuan lain membuat perbandingan itu semakin tak berujung.
Bagi Ronaldo secara pribadi, kesempatan ini masih jauh dari berakhir karena ia dan Portugal mengincar kejayaan di Piala Dunia 2026.
Portugal Berambisi Tembus Final Piala Dunia 2026
Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) menyatakan bahwa gagal mencapai final Piala Dunia mendatang akan dianggap sebagai kegagalan, mengingat ini kemungkinan besar adalah Piala Dunia terakhir Cristiano Ronaldo.
Menurut informasi eksklusif dari The Touchline, FPF menganggap mencapai final Piala Dunia sebagai tujuan resmi tim nasional Portugal. Federasi secara internal menyatakan keyakinan kuat pada kemampuan mereka untuk bersaing memperebutkan gelar juara dan percaya tidak ada alasan untuk meragukan kemampuan skuad saat ini.
Langkah ini jelas menunjukkan ambisi sepak bola Portugal. Dalam sejarah Piala Dunia, pencapaian tertinggi tim ini adalah peringkat ketiga pada tahun 1966. Dalam turnamen tersebut, legenda Eusebio mencetak 9 gol dan memenangkan Sepatu Emas. Portugal juga finis di peringkat keempat pada Piala Dunia 2006 di bawah pelatih Luiz Felipe Scolari.
Piala Dunia 2006 juga merupakan Piala Dunia tersukses Cristiano Ronaldo , dengan tim mencapai semifinal. Ronaldo mencetak rekor sebagai pemain pertama yang mencetak gol di lima Piala Dunia berbeda: 2006, 2010, 2014, 2018, dan 2022, tetapi ia tidak pernah tampil di final.
Dengan Piala Dunia mendatang yang berpotensi menjadi kesempatan terakhir Ronaldo di kompetisi ini, target FPF untuk mencapai final menjadi sangat penting. Ini berarti bahwa hasil apa pun yang menyebabkan tersingkir sebelum pertandingan final tidak akan memenuhi harapan federasi.
Baru-baru ini, media Eropa melaporkan bahwa FPF (Football Professional Football) kemungkinan akan menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih tim nasional setelah kontrak Roberto Martinez berakhir. Namun, pada kenyataannya, kontrak Martinez dengan FPF berlaku hingga setelah Piala Dunia 2026. Kecuali terjadi sesuatu yang tidak terduga, prospek Mourinho menjadi pelatih kepala “Selecao Eropa” kemungkinan baru akan terwujud pada akhir tahun ini.
Scr/Mashable
















