Fabrizio Romano Sudah Bersabda, Barcelona Telah Merekrut Hamza Abdelkarim

30.01.2026
Fabrizio Romano Sudah Bersabda, Barcelona Telah Merekrut Hamza Abdelkarim
Fabrizio Romano Sudah Bersabda, Barcelona Telah Merekrut Hamza Abdelkarim

Striker muda Hamza Abdelkarim akan bergabung dengan Barcelona dari Al Ahly dengan status pinjaman dan tidak menutup kemungkinan untuk mengaktifkan opsi pembelian permanen, menandai titik balik dalam karier bintang Mesir tersebut.

Pakar transfer Fabrizio Romano secara resmi mengonfirmasi perekrutan talenta muda Hamza Abdelkarim ke Barcelona dengan pesan yang sudah biasa disampaikan, “Here we go”. Sesuai dengan itu, klub Camp Nou telah mencapai kesepakatan akhir dengan klub Mesir Al Ahly untuk mengamankan tanda tangan bintang berusia 18 tahun itu selama jendela transfer musim dingin.

Kesepakatan antara kedua pihak didefinisikan sebagai kesepakatan pinjaman dengan opsi pembelian. Ini dipandang sebagai langkah strategis manajemen Barca untuk menambah pemain berkualitas untuk masa depan.

Sesuai rencana, Hamza Abdelkarim awalnya akan bergabung dengan tim cadangan Barca Athletic (juga dikenal sebagai Barca B) untuk membiasakan diri dengan lingkungan sepak bola Spanyol sebelum berharap dipromosikan ke tim utama di bawah pelatih Hansi Flick.

Hamza Abdelkarim dianggap sebagai salah satu “talenta mentah” paling cemerlang di sepak bola Mesir saat ini. Statistik striker ini sangat mengesankan, dengan 12 gol dan 6 assist hanya dalam 19 penampilan untuk tim nasional U17 Mesir.

Kedatangannya di La Masia telah meningkatkan ekspektasi tinggi terhadap seorang bintang yang berpotensi bersinar terang di La Liga dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi.

Pemeriksaan medis Hamza dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, 31 Januari. Segera setelah menyelesaikan prosedur administratif dan medis yang diperlukan, pemain tersebut akan secara resmi menandatangani kontraknya dengan klub Catalan tersebut.

Langkah tegas Barcelona dalam transfer ini menunjukkan upaya klub untuk meremajakan skuadnya dan mencari talenta kelas dunia. Bagi Hamza secara pribadi, bergabung dengan salah satu klub terbesar di dunia merupakan titik balik penting, membuka peluang baginya untuk mengembangkan karier tingkat atas di Eropa.

Al Ahly Sempat Memblokir Kepindahan Pemain Muda Berbakat Mesir ke Barcelona

Sebelumnya, Barcelona dilaporkan hanya tinggal menyelesaikan beberapa detail lagi untuk mendapatkan talenta muda Mesir, Hamza Abdelkarim, tetapi semuanya telah berubah secara dramatis.

Beberapa hari yang lalu, tampaknya sudah pasti bahwa striker berusia 18 tahun, Hamza Abdelkarim, akan bergabung dengan Barcelona di jendela transfer ini. Namun, laporan terbaru menunjukkan bahwa tuntutan dari klubnya saat ini, Al Ahly (Mesir), telah sepenuhnya menghentikan kesepakatan tersebut.

Pada awal tahun 2026, AS melaporkan bahwa kedua pihak telah mencapai kesepakatan komprehensif untuk transfer pinjaman. Jika berhasil, Abdelkarim akan mencetak sejarah sebagai pemain Mesir pertama yang mengenakan seragam Barcelona.

Beberapa sumber bahkan mengklaim bahwa Abdelkarim akan terbang ke Barcelona untuk pemeriksaan medis minggu ini. Namun, kurangnya pengumuman resmi mulai menimbulkan keraguan.

Momen paling berkesan adalah debut mengejutkan Abdelkarim untuk Al Ahly pada tahun 2026 pada hari Sabtu (10 Januari). Ia masuk sebagai pemain pengganti dan bermain selama 20 menit terakhir dalam kemenangan timnya 4-1 di Piala Mesir.

Al Ahly bersedia membiarkan Abdelkarim bergabung dengan Barcelona dengan status pinjaman musim dingin ini, tetapi dengan satu syarat: sang pemain harus menandatangani perpanjangan kontrak sebelum pergi. Namun, menurut SPORT , Abdelkarim dan ayahnya (yang juga agennya) dengan tegas menolak untuk memperpanjang kontraknya dengan Al Ahly. Hal ini sepenuhnya membekukan kesepakatan transfer tersebut.

Tawaran Barcelona adalah kontrak jangka pendek untuk sisa musim ini, dengan opsi pembelian di musim panas. Al Ahly khawatir jika Barcelona tidak mengaktifkan klausul pembelian, Abdelkarim akan kembali ke klub setelah enam bulan padahal kontraknya saat ini hanya tersisa satu tahun (berakhir pada 2027), yang akan secara signifikan melemahkan posisi tawar mereka.

Negosiasi diperkirakan akan berlanjut dalam beberapa hari mendatang, tetapi situasi saat ini menunjukkan bahwa Al Ahly tidak akan berkompromi, sehingga peluang mereka untuk mendapatkan striker muda berbakat Barcelona berada dalam posisi yang sulit.

Scr/Mashable





Don't Miss