Ganggu Privasi karena Menerbangkan Drone, Rodri Dilaporkan ke Polisi oleh Tetangganya

11.03.2026
Ganggu Privasi karena Menerbangkan Drone, Rodri Dilaporkan ke Polisi oleh Tetangganya
Ganggu Privasi karena Menerbangkan Drone, Rodri Dilaporkan ke Polisi oleh Tetangganya

Rodri mungkin dikenal sebagai gelandang bertahan terbaik dunia yang mampu membaca setiap pergerakan lawan di lapangan hijau. Namun di luar lapangan, pemenang Ballon d’Or 2024 itu baru saja dilaporkan ke polisi setelah dituduh mengganggu privasi warga melalui aktivitas menerbangkan drone.

Bintang Manchester City, Rodri, dilaporkan ke pihak kepolisian Greater Manchester atas dugaan pelanggaran privasi tetangganya. Kejadian ini bermula dari rekaman yang menunjukkan pemain asal Spanyol tersebut sedang mengoperasikan drone dari balkon penthouse mewah miliknya di pusat kota Manchester.

Para penghuni apartemen sekitar merasa tidak nyaman karena pesawat tanpa awak tersebut terbang terlalu dekat dengan jendela mereka. Menurut laporan The Sun, beberapa penyewa mengklaim drone tersebut melayang tepat di depan jendela, memicu ketakutan akan adanya pelanggaran privasi yang serius.

“Saya tinggal bersama pasangan saya di lantai tinggi, dan hal terakhir yang Anda harapkan saat sedang menonton televisi adalah melihat sebuah drone hanya berjarak satu meter di luar jendela,” ujar salah satu penghuni kepada The Sun.

Ia menambahkan bahwa istrinya merasa sangat gelisah karena salah satu alasan mereka memilih tinggal di ketinggian adalah agar tidak bisa diintip oleh orang lain.

Tapi sekarang, kami justru merasa dihantui oleh Rodri dan drone-nya,” keluhnya.

Saksi lain di lantai 34 melaporkan melihat cahaya hijau berkedip di luar jendela mereka pada suatu malam, yang kemudian terbang kembali ke arah teras lantai atas milik Rodri. Hal ini memicu sang penghuni untuk menelepon layanan 101 (nomor polisi non-darurat Inggris) untuk mengajukan pengaduan. Masalah ini bahkan menjadi topik panas di grup WhatsApp warga setempat.

Aturan Main: Hukum Drone di Inggris

Rodri mungkin ahli dalam menjaga kedalaman lini tengah, namun ia nampaknya kurang memahami “kedalaman” hukum penerbangan drone di Inggris.

Di bawah otoritas Civil Aviation Authority (CAA), menerbangkan drone dengan kamera tidak bisa dilakukan sembarangan.

Berdasarkan Drone and Model Aircraft Code di Inggris:

Jarak Aman: Pilot drone dilarang menerbangkan drone berkamera dalam jarak 50 meter dari orang lain, kendaraan, atau bangunan yang tidak berada di bawah kendali pilot.

Privasi (Data Protection Act): Penggunaan kamera pada drone di area perumahan padat dapat dianggap melanggar Data Protection Act 2018 dan peraturan GDPR. Mengambil gambar atau video orang lain di dalam ruang pribadi mereka (seperti apartemen) tanpa izin adalah pelanggaran privasi yang serius.

Identifikasi: Setiap pemilik drone dengan kamera wajib memiliki Operator ID yang terdaftar secara legal.

Jika terbukti melanggar, operator bisa dikenakan denda besar atau bahkan penyitaan perangkat oleh pihak berwenang. Kepolisian Greater Manchester (GMP) telah mengonfirmasi bahwa mereka mengetahui masalah ini dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dari Rekor Transfer ke Rekor Aduan

Rodri, yang kini berusia 29 tahun, telah menjadi pilar utama Manchester City sejak kepindahannya dari Atletico Madrid pada 2019 dengan nilai rekor klub saat itu sebesar £62,8 juta. Namun, di tengah proses pemulihan cedera dan statusnya sebagai pemain terbaik dunia, insiden “spionase” amatir ini menjadi noda yang tidak perlu bagi citranya yang biasanya kalem.

Hingga saat ini, pihak Manchester City maupun perwakilan Rodri belum memberikan komentar resmi terkait hobi baru sang pemain yang justru membuat tetangganya gerah. Bagi para tetangga di Salford, mereka mungkin menghormati kemampuan Rodri memberikan operan akurat, tapi untuk urusan “operan” drone ke jendela mereka, nampaknya kartu merah sudah layak diberikan.

Scr/Mashable





Don't Miss