Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) mempercepat proses naturalisasi untuk bintang muda berusia 20 tahun, Luke Vickery, yang saat ini bermain untuk Macarthur FC.
PSSI telah mengonfirmasi bahwa mereka melakukan penjajakan untuk striker muda Luke Vickery. Langkah strategis ini dilakukan atas saran langsung dari pelatih kepala John Herdman untuk mewujudkan ambisi memperkuat tim nasional Indonesia.
Proses naturalisasi Luke Vickery menjadi fokus perhatian media nasional, mengingat rekam jejak sang striker yang mengesankan. Lahir di Hawaii (AS), dengan ayah berkebangsaan Australia dan ibu berkebangsaan Indonesia, Vickery memiliki kesempatan untuk bermain bagi salah satu dari tiga tim nasional.
Namun, menurut informasi dari PSSI, striker berusia 20 tahun itu telah memutuskan untuk memilih Indonesia sebagai tujuan karier internasionalnya.
Saat ini, Luke Vickery bermain secara profesional untuk Macarthur FC di Kejuaraan Nasional Australia (A-League).
Keberhasilan perekrutan Vickery menunjukkan daya tarik yang semakin meningkat dari proyek sepak bola yang dibangun oleh pelatih John Herdman. Sang pelatih sangat menghargai kemampuan teknis dan fisik striker yang saat ini bermain di Australia tersebut. Ia percaya Vickery akan menjadi solusi sempurna untuk mengatasi masalah efisiensi mencetak gol bagi lini serang Indonesia dalam kampanye-kampanye penting mendatang.
Langkah ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang PSSI untuk memaksimalkan potensi pemain asing. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah meraih kesuksesan yang cukup besar berkat kebijakan naturalisasi pemain yang tumbuh di lingkungan sepak bola maju di Eropa dan Amerika Serikat.
Menambahkan nama dari A-League seperti Vickery membantu mendiversifikasi gaya bermain dan meningkatkan daya saing skuad saat ini.
Jika prosedur hukum diselesaikan tepat waktu, Luke Vickery berjanji akan membawa semangat juang yang baru ke tim nasional.
Kehadirannya tidak hanya menambah kedalaman skuad tetapi juga menegaskan posisi terdepan Indonesia dalam tren penggunaan pemain naturalisasi di Asia Tenggara. Para penggemar sepak bola tanah air ini sangat menantikan debut sang bomber muda dengan seragam tim nasional Indonesia.
Wonderkid Arsenal yang Berpeluang Perkuat Timnas Indonesia
Pencarian bakat Timnas Indonesia semakin diintensifkan di bawah pelatih baru John Herdman. Sang pelatih memberikan perhatian khusus pada dua talenta muda yang saat ini bermain di Inggris dan Australia, termasuk bintang yang sedang naik daun dari Arsenal.
Menurut Noor Korompot, seorang pejabat dari Kementerian Kehakiman Indonesia, nama yang paling menonjol dalam daftar incaran Pelatih Herdman adalah Demiane Agustien. Pemain sayap asal Belanda berusia 18 tahun ini menunjukkan performa yang mengesankan saat bermain untuk tim U21 Arsenal.
“Winger Arsenal Demiane Agustien mencuat setelah tampil luar biasa bersama Arsenal U-21. Ia masuk daftar pemain muda yang dibidik pelatih Timnas @officialjohnherdman,” tulis Noor Korompot di akun Instagram-nya, @noorkorompotalks.
Yang perlu diperhatikan, banyak sumber mengindikasikan bahwa Demiane sendiri sangat tertarik dengan proyek-proyek sepak bola Indonesia dan bersedia menunggu kesempatan untuk mendapatkan kewarganegaraan Indonesia dari PSSI.
Di musim panas 2025, Demiane Agustien diboyong Arsenal U-21. Sekarang menginjak usia 18 tahun, Demiane rutin berlatih bersama skuad senior Arsenal yang berisikan Declan Rice, Bukayo Saka dan lain-lain.
“Semoga itu bisa terjadi (ke Indonesia). Ketika mungkin saya bisa membela Timnas Indonesia dan bermain untuk Indonesia, itu sangat Indah jika bisa terjadi. Saya sangat menantikan terbang ke Indonesia dan bermain untuk (Timnas Indonesia),” kata Demiane Agustien, mengutip dari channel YouTube Yussa Nugraha pada Februari 2025.
Pemain kedua yang menarik perhatian pelatih kepala “Garuda” adalah Luke Vickery. Pemain berusia 20 tahun ini saat ini bermain untuk Macarthur FC di Liga Nasional Australia dan Liga Champions AFC Dua. Baik Luke Vickery maupun Demiane Agustien memiliki kesamaan: kekuatan mereka terletak di sayap, tetapi mereka juga dapat bergerak ke tengah untuk bermain sebagai penyerang tengah.
Langkah yang diambil oleh pelatih baru John Herdman untuk mencari opsi penyerangan sepenuhnya dapat dimengerti. Sejak mengambil alih kursi pelatih pada awal tahun 2026 untuk menggantikan Patrick Kluivert – yang harus pergi setelah kampanye kualifikasi Piala Dunia 2026 yang gagal – Herdman dengan cepat menyadari ketidakseimbangan serius dalam skuad Indonesia.
Saat ini, Timnas Indonesia memiliki lini pertahanan dan posisi penjaga gawang yang sangat padat dengan sejumlah bintang yang bermain di Eropa. Namun, lini serang justru tampak kurang efektif .
Jika Demiane Agustien dan Luke Vickery berhasil dinaturalisasi, mereka akan menambah pemain muda dan berkualitas, yang menjanjikan peningkatan signifikan pada kekuatan serangan mereka di masa depan.
Scr/Mashable

















