Ingin Tinggalkan Chelsea, Enzo Fernandes Colek Real Madrid

07.04.2026
Ingin Tinggalkan Chelsea, Enzo Fernandes Colek Real Madrid
Ingin Tinggalkan Chelsea, Enzo Fernandes Colek Real Madrid

Enzo Fernandez menjadi pusat kontroversi ketika ia secara terbuka menyatakan keinginannya untuk meninggalkan London, yang memicu reaksi keras dari para penggemar Chelsea.

Selama membela tim nasional Argentina, gelandang berusia 23 tahun ini menarik perhatian dengan wawancaranya. Ketika ditanya tentang kota yang ingin ia tinggali selain London, Fernandez dengan menyatakan: “Saya ingin tinggal di Madrid. Itu kota yang indah, mengingatkan saya pada Buenos Aires.”

Ketika ditanya lebih lanjut tentang kemungkinan bermain untuk klub-klub di Madrid, pemenang Piala Dunia 2022 itu hanya tersenyum dan menolak berkomentar. Langkah ini justru semakin memicu spekulasi tentang masa depan Fernandez.

Pernyataan ini muncul di saat Chelsea sedang mengalami penurunan performa. Di bawah manajer Liam Rosenior, tim London Barat tersebut kalah empat pertandingan berturut-turut sebelum FIFA Days pada bulan Maret dan saat ini berada di posisi keenam di Liga Inggris, di luar zona kualifikasi Liga Champions dengan tujuh pertandingan tersisa.

Di media sosial, banyak penggemar Chelsea mengungkapkan kemarahan mereka. Beberapa berpendapat bahwa Fernandez kurang menghormati klub, sementara yang lain menyatakan bahwa tim telah berpisah dengan bintang-bintang besar tanpa konsekuensi apa pun. Sebagian besar komentar memperingatkan bahwa gelandang Argentina itu sudah keterlaluan.

Sebelumnya, setelah kekalahan 0-3 (2-8 secara agregat) melawan PSG di babak 16 besar Liga Champions UEFA, Fernandez juga mengisyaratkan kemungkinan untuk hengkang, mengakui bahwa ia tidak yakin tentang tujuan selanjutnya.

Setelah bergabung dengan Chelsea dari Benfica pada tahun 2023 dengan biaya transfer rekor sebesar £107 juta, Fernandez terikat kontrak hingga tahun 2032 dan mendapatkan gaji sekitar £225.000 per minggu. Oleh karena itu, Chelsea tidak berada di bawah tekanan untuk menjual pemain tersebut.

Kekacauan Internal Meletus di Chelsea

Suasana ketidakpastian menyelimuti Chelsea setelah bek Marc Cucurella menjadi nama terbaru yang secara terbuka menyatakan kemungkinan meninggalkan Stamford Bridge pada musim panas 2026.

Chelsea sedang mengalami musim yang penuh gejolak, mulai dari pemecatan manajer Enzo Maresca hingga performa yang tidak konsisten di bawah Liam Rosenior. Pergolakan ini jelas telah memengaruhi moral para pemain, menyebabkan banyak bintang mempertimbangkan untuk mencari klub baru.

Menjelang pertandingan persahabatan antara Spanyol dan Mesir pada 1 April, Cucurella dengan jujur ​​mengakui bahwa akan sulit baginya untuk menolak kesempatan kembali ke Barcelona: “Jika kesempatan itu muncul, sulit untuk mengatakan tidak. Tetapi saya perlu mempertimbangkannya dengan cermat, tidak hanya untuk diri saya sendiri tetapi juga untuk keluarga saya.”

Sebelum Cucurella, Chelsea sudah melihat tanda-tanda ketidakstabilan dari beberapa pemain kunci. Cole Palmer dilaporkan tidak bahagia dan terbuka untuk tawaran dari Manchester United. Sementara itu, Enzo Fernandez juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan manajemen klub dengan mengisyaratkan kemungkinan pindah ke Real Madrid dalam waktu dekat.

Ketidakpuasan Palmer diyakini berasal dari perubahan taktik, yang membuatnya memiliki ruang bermain yang lebih sedikit daripada sebelumnya. Di sisi lain, Fernandez sangat ingin menguji dirinya di klub baru dengan tujuan bersaing memperebutkan gelar di level tertinggi setiap musimnya.

Dengan sejumlah tanda ketidakstabilan, Chelsea menghadapi musim panas yang penuh gejolak. Saat ini, “The Blues” belum dijamin mendapat tempat di Liga Champions musim depan. Jika mereka mengakhiri musim dengan mengecewakan, klub Stamford Bridge bisa menghadapi risiko kehilangan pemain-pemain kunci.

Scr/Mashable





Don't Miss