Jumlah Uang yang Diperoleh Cristiano Ronaldo Setiap Hari di Al Nassr Sangat Mengejutkan

05.02.2026
Jumlah Uang yang Diperoleh Cristiano Ronaldo Setiap Hari di Al Nassr Sangat Mengejutkan
Jumlah Uang yang Diperoleh Cristiano Ronaldo Setiap Hari di Al Nassr Sangat Mengejutkan

Al Nassr menghadapi risiko kerusakan profesional dan reputasi jika Cristiano Ronaldo tidak dapat bermain selama tahap penting musim Liga Pro Saudi ini.

Menurut media Arab Saudi, Ronaldo tidak senang dengan strategi transfer Al Nassr. Sementara rival langsung seperti Al Hilal dan Al Ittihad terus-menerus mengeluarkan banyak uang untuk memperkuat skuad mereka, Al Nassr dianggap kurang tegas dan tidak menerima dukungan yang memadai dari Dana Investasi Publik Arab Saudi (PIF), yang memegang 75% saham klub.

Pada dini hari tanggal 3 Februari, meskipun tanpa kehadiran Ronaldo, Al Nassr tetap mengamankan kemenangan 1-0 melawan Al Riyadh berkat gol tunggal dari Sadio Mane. Ini adalah pertanda positif, karena selisih poin antara Al Nassr dan pemimpin klasemen Al Hilal telah menyempit menjadi hanya satu poin. Namun, absennya CR7 tetap menjadi kekhawatiran besar bagi banyak orang.

Jika situasi ini berlanjut, Al Nassr berisiko mengalami pukulan besar terhadap ambisi mereka meraih gelar juara musim ini. Di lapangan, CR7 tetap menjadi pemimpin yang tak tergantikan, baik dari segi kemampuan maupun citra.

Sejak bergabung dengan tim pada tahun 2023, Ronaldo telah mencetak 117 gol di semua kompetisi, memberikan kontribusi langsung pada sebagian besar kesuksesan Al Nassr. Tanpa CR7, kekuatan serangan tim, ketenangan dalam pertandingan besar, dan bahkan kepercayaan para penggemar akan sangat terpengaruh.

Selain kerugian profesional, kerugian komersial juga tak terhindarkan bagi Al Nassr. Ronaldo saat ini adalah pemain dengan bayaran tertinggi di dunia, dengan perkiraan pendapatan hampir $667.000 per hari, setara dengan lebih dari $4,65 juta per minggu.

CR7 bukan hanya seorang pemain, tetapi juga ikon yang membantu Al Nassr menarik sponsor, menjual tiket dan jersey, serta memperluas pengaruh globalnya. Absennya superstar ini berarti penurunan signifikan dalam nilai media klub.

Menjelang ulang tahunnya yang ke-41, Ronaldo masih mendambakan gelar di Arab Saudi. Meskipun menikmati gaya hidup mewah dan secara konsisten menunjukkan keterikatannya pada negara Timur Tengah tersebut, hal yang paling mengganggu CR7 adalah ia belum memenangkan gelar resmi apa pun bersama Al Nassr.

Dengan Al Hilal yang semakin kuat berkat kedatangan “superstar” Karim Benzema, tekanan pada Cristiano Ronaldo dan rekan-rekan setimnya semakin meningkat. Skenario terburuk masih bisa terjadi bagi Al Nassr jika mereka terus mengakhiri musim tanpa meraih trofi apa pun.

Arab Saudi Mengeluarkan Ultimatum kepada Ronaldo

Cristiano Ronaldo berada di titik balik penting dalam kariernya di Arab Saudi.

Menurut Sky Sports, para pejabat senior sepak bola Arab Saudi terkejut dengan reaksi Ronaldo, terutama mengingat perkiraan pendapatan hariannya sebesar £500.000. Mereka mendesak Ronaldo untuk mengakhiri “mogoknya” dan kembali bermain, khususnya dalam pertandingan penting melawan Al Ittihad pada 7 Februari.

Menurut sumber yang sama, meskipun masih memiliki sisa kontrak 18 bulan dengan Al Nassr , Ronaldo masih bisa pergi pada musim panas jika ia mengaktifkan klausul pelepasan senilai £43 juta. Namun, Arab Saudi menegaskan bahwa Ronaldo masih mendapat dukungan penuh dari mereka dan bahwa semua peraturan keuangan liga transparan dan adil.

Para pemilik klub Arab Saudi yakin situasinya tidak seserius yang dipikirkan Ronaldo. Transfer Karim Benzema ke Al Hilal tidak didanai oleh Dana Investasi Publik Arab Saudi (PIF) atau penyelenggara liga, melainkan oleh Pangeran Alwaleed bin Talal. Ini berarti Al Hilal bisa saja mencari investor swasta untuk memperkuat skuad mereka daripada hanya bergantung pada PIF.

Ronaldo absen dari kemenangan terakhir Al Nassr melawan Al Riyadh pada 2 Februari, sebuah langkah yang diyakini terkait langsung dengan ketidakpuasannya terhadap manajemen klub. Meskipun akan segera berusia 41 tahun, Ronaldo masih memiliki ambisi besar, terutama tujuan untuk memenangkan gelar Liga Pro Saudi untuk pertama kalinya dalam kariernya.

Namun, ia percaya Al Nassr tidak menunjukkan cukup ketegasan dan ambisi selama jendela transfer Januari . Alasan utama kemarahan Ronaldo adalah klub-klub yang dimiliki oleh PIF, seperti Al Hilal, Al Ahli, dan Al Ittihad, diduga diberi perlakuan istimewa.

Menanggapi pandangan Ronaldo, seorang anggota PIF berpendapat bahwa Al Nassr telah menerima lebih dari 400 juta euro dalam bentuk “dukungan,” namun berkinerja lebih buruk daripada tim-tim lain yang kurang mendapat investasi seperti Al Ahli atau Al Ittihad.

Scr/Mashable





Don't Miss