Liverpool Membutuhkan Eduardo Camavinga, ‘Monster’ Lini Tengah untuk Menggantikan Mac Allister

30.12.2025
Liverpool Membutuhkan Eduardo Camavinga, 'Monster' Lini Tengah untuk Menggantikan Mac Allister
Liverpool Membutuhkan Eduardo Camavinga, 'Monster' Lini Tengah untuk Menggantikan Mac Allister

Liverpool ingin menghabiskan £61 juta untuk mendatangkan Eduardo Camavinga dari Real Madrid. Arne Slot sedang mencari Declan Rice baru untuk bersaing memperebutkan gelar Liga Inggris.

Kemenangan tipis Liverpool 2-1 atas Wolverhampton Wanderers di Anfield memperpanjang rekor kemenangan mereka menjadi tiga pertandingan. Namun, kenyataan pahitnya adalah The Reds masih tertinggal 10 poin dari pemimpin klasemen Arsenal dalam upaya mempertahankan gelar Liga Inggris mereka di musim 2025/26.

Selisih ini menunjukkan bahwa manajer Arne Slot masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengembalikan tim ke dominasi, dan salah satu prioritas utama adalah memperkuat lini tengah di jendela transfer Januari mendatang.

Menurut sumber dari Spanyol, Liverpool telah menunjukkan tekad yang besar dengan mengajukan tawaran sebesar 61 juta poundsterling untuk Eduardo Camavinga dari Real Madrid. Meskipun raksasa Spanyol itu saat ini enggan melepasnya di tengah musim karena pentingnya pemain Prancis tersebut, Liverpool telah disarankan untuk tetap melanjutkan kesepakatan itu. Alasan utamanya terletak pada keinginan Arne Slot untuk mendapatkan gelandang serbaguna, versi Declan Rice, di Anfield.

Declan Rice telah menjadi faktor kunci dalam kebangkitan Arsenal ke puncak klasemen Liga Premier berkat kemampuan menyerang dan bertahannya yang serba bisa. Demikian pula, Camavinga bukanlah pemain yang hanya memiliki satu dimensi kemampuan.

Statistik selama 365 hari terakhir menunjukkan bahwa Camavinga benar-benar “monster penantang,” seperti yang telah dicatat oleh para ahli. Di La Liga musim ini, ia telah mencapai tingkat kemenangan 70% dalam duel satu lawan satu – angka yang sangat mengesankan untuk seorang gelandang tengah. Tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi Camavinga juga termasuk dalam 20 gelandang terbaik dalam kemampuan umpan dan 4 gelandang terbaik dalam kemampuan dribbling yang sukses.

Kedatangan Camavinga menjadi semakin mendesak mengingat performa Alexis Mac Allister yang menurun. Gelandang Argentina ini menjalani musim Liga Inggris 2025/26 yang mengecewakan, tampak lemah dalam duel satu lawan satu.
Statistik menunjukkan bahwa Mac Allister gagal dalam sebagian besar duel, dengan tingkat kemenangan hanya 47% di darat dan 42% di udara, jauh lebih rendah daripada Camavinga. Lebih jauh lagi, mantan bintang Brighton ini belum mencetak gol dan ekspektasi assist-nya (xA) juga lebih rendah daripada rekan setimnya di Real Madrid.

Jelas, Alexis Mac Allister tidak lagi memiliki konsistensi dan kreativitas yang dibutuhkan untuk memikul beban lini tengah Liverpool selama periode intens ini. Sebaliknya, statistik Camavinga berbicara sendiri, membuktikan bahwa ia dapat memberikan peningkatan signifikan baik dalam penguasaan bola maupun tanpa penguasaan bola.

Keberhasilan perekrutan Eduardo Camavinga tidak hanya menyelesaikan masalah personel Arne Slot dalam menggantikan Mac Allister, tetapi juga membawa Liverpool seorang gelandang bertahan kelas atas yang mampu membantu mereka memperkecil jarak dengan Arsenal untuk sisa musim ini.

Scr/Mashable




Don't Miss