‘Neraka Istanbul’ Menelan Liverpool – Olahraga

02.10.2025
'Neraka Istanbul' Menelan Liverpool - Olahraga
'Neraka Istanbul' Menelan Liverpool - Olahraga

Dua puluh tahun lalu, Istanbul menandai salah satu halaman emas sejarah Liverpool, di mana mereka secara ajaib bangkit dari ketertinggalan satu gol melawan AC Milan untuk mencapai puncak Eropa.

Namun malam ini, di tanah itu, kenangan indah itu berubah menjadi mimpi buruk. Galatasaray tak hanya mengalahkan sang juara Liga Inggris, tetapi juga meninggalkan “luka” mendalam pada sosok Arne Slot dan pemainnya yang tampak heroik.

Ketika “Selamat Datang di Neraka” Lebih dari Sekadar Sapaan

Spanduk “Selamat Datang di Neraka” telah lama menjadi simbol Galatasaray di Liga Champions. Dan memang, Liverpool memasuki neraka sungguhan di Rams Park. Atmosfer dipenuhi asap merah pekat, sorak-sorai begitu meriah sehingga membuat 90 menit pertandingan menjadi ujian berat bagi tim tamu.

Victor Osimhen, dengan tendangan penalti yang keren di menit ke-16, menjadi penentu kemenangan. Gol tersebut tak hanya membuat Liverpool tersungkur, tetapi juga menjadikan pemain Nigeria tersebut sebagai pencetak gol terbanyak negaranya dalam sejarah Liga Champions – dengan total 10 gol. Sebuah tonggak bersejarah, dan sebuah kebanggaan baru bagi sepak bola Afrika.

Berbicara tentang kemenangan Galatasaray, kita tidak bisa mengabaikan perbedaan potensinya. Skuad Liverpool dinilai 850 juta euro lebih tinggi daripada lawannya. Namun di lapangan, nama-nama mencolok seperti Florian Wirtz atau Alexander Isak justru membawa kekecewaan. Mesin mahal Slot sekali lagi tidak berfungsi, kekurangan ide, dan kurangnya kohesi.

Sementara itu, Galatasaray memaksimalkan kekuatan kandang mereka. Setelah kalah 1-5 dari Frankfurt di laga pembuka, mereka tahu bahwa jika tidak meraih satu poin pun di Istanbul, peluang mereka ke babak selanjutnya akan tertutup.

Dan Galatasaray mengubah “neraka” menjadi senjata, untuk menandai kemenangan kandang pertama mereka di Liga Champions dalam tujuh tahun. Sebuah kemenangan yang melampaui nilai ekonomi, untuk dikenang sebagai “pencapaian terbesar” mereka.

Bagi Liverpool, kekhawatirannya bukan hanya kekalahan itu sendiri. Kekhawatiran itu terulang kembali setelah serangkaian kekalahan yang mengkhawatirkan: kalah dari Crystal Palace di akhir pekan, dan kini dikalahkan oleh Galatasaray. Kegembiraan atas investasi lebih dari £400 juta di musim panas ini mulai memudar, digantikan oleh skeptisisme.

Slot ada benarnya ketika ia mengeluh: “Jarak dengan musim lalu memang tidak jauh, tetapi jadwalnya selalu padat. Chelsea menunggu di depan, dan kesalahan-kesalahan kecil telah membuat kami gagal berulang kali.” Namun, di level juara Liga Primer, alasan-alasan seperti itu terdengar agak klise. Terutama ketika skuad barunya belum menunjukkan tanda-tanda kekompakan.

Ditambah lagi badai cedera: Hugo Ekitike absen karena masalah, dan kiper pilihan pertama Alisson juga absen, membuat perjalanan ke Stamford Bridge akhir pekan depan semakin berisiko.

Osimhen dan Pesan untuk Eropa

Kemenangan ini tak hanya menjadi kebahagiaan bagi Galatasaray, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh Eropa: “Neraka Istanbul” masih ada, dan mereka memiliki pemimpin baru di lini serang. Osimhen, dengan gol bersejarahnya, membuktikan bahwa terkadang pencapaian besar datang dari momen-momen sederhana – tendangan penalti, selebrasi yang diiringi lautan penggemar.

Sedangkan Liverpool, mereka pulang dengan kenangan yang menghantui: tim yang menghabiskan uang terbanyak di Liga Inggris, tetapi kalah dari tim yang nilainya jauh lebih rendah. Kekalahan itu bukan sekadar kekalahan dalam sebuah pertandingan, tetapi juga kegagalan identitas, tentang bagaimana Slot tidak mampu menyatukan potongan-potongan mahal itu menjadi satu kesatuan utuh.

Di Istanbul, kenangan tahun 2005 memudar, berganti dengan kenyataan pahit: Liverpool sedang krisis, sementara Galatasaray dan Osimhen baru saja menorehkan sejarah baru. Saat peluit akhir dibunyikan, skor tak hanya 1-0, tetapi juga menjadi pengingat bahwa sepak bola, dengan segala kegilaannya, masih bisa mengubah segalanya dalam sekejap.

Scr/Mashable




Don't Miss