Punya Latar Belakang Keturunan Indonesia Tidak Mampu Mengalahkan Ambisi Bintang Leeds United

22.01.2026
Punya Latar Belakang Keturunan Indonesia Tidak Mampu Mengalahkan Ambisi Bintang Leeds United
Punya Latar Belakang Keturunan Indonesia Tidak Mampu Mengalahkan Ambisi Bintang Leeds United

Meskipun sepenuhnya memenuhi syarat untuk menjadi WNI dan bermain untuk Timnas Indonesia sesuai peraturan FIFA, bintang Leeds United, Pascal Struijk, bersikeras bahwa tujuannya tetap bermain di Eropa.

Nama Pascal Struijk belakangan ini menjadi pusat perhatian para penggemar sepak bola Indonesia. Bek Leeds United ini memiliki rekam jejak berkualitas tinggi, dan yang lebih penting, ia berdarah Indonesia . Namun, terdapat kesenjangan yang signifikan antara “syarat yang diperlukan” (persyaratan hukum) dan “syarat yang mencukupi” (keinginan pemain).

Asal Usul dan Kondisi Kompetisi

Pascal Struijk lahir di Deurne, Belgia, tetapi dibesarkan di Belanda. Penelitian menunjukkan bahwa keturunan Indonesia pria berusia 26 tahun ini berasal dari pihak ibunya. Kakek dan nenek dari pihak ibunya adalah orang Indonesia yang beremigrasi ke Eropa selama periode kolonial.

Secara teori dan sesuai dengan peraturan FIFA, Struijk berhak mewakili tiga tim nasional:

Belanda: Tempat di mana ia dibesarkan dan mengembangkan kemampuan sepak bolanya.

Belgia: Tempat kelahirannya.

Indonesia: Berdasarkan garis keturunan leluhur.

Yang terpenting, meskipun telah tiga kali tampil untuk tim U17 Belanda pada tahun 2016, Struijk belum pernah memainkan pertandingan resmi untuk tim nasional senior Belanda maupun Belgia. Ini berarti pintu menuju kewarganegaraan Indonesia tetap terbuka lebar jika dia setuju.

Apakah Indonesia Termasuk dalam Rencana Struijk?

Meskipun mengakui terkesan dengan antusiasme penggemar Indonesia di media sosial, Struijk memiliki pendirian yang sangat jelas tentang karier internasionalnya.

Dalam sebuah wawancara dengan ESPN NL , ketika ditanya tentang kemungkinan bermain untuk “Garuda,” Struijk berbagi: “Saya sangat senang melihat betapa antusiasnya para penggemar di sana. Komentar di Instagram saya sangat menarik dan itu menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang sangat mencintai sepak bola.”

Namun, mantan pemain akademi Ajax itu menegaskan hatinya masih tertambat pada warna oranye: “Tentu saja, hati saya tertambat pada tim nasional Belanda. Itu adalah impian terbesar saya. Meskipun saya tidak yakin apakah mereka memperhatikan saya, saya masih berharap KNVB (Asosiasi Sepak Bola Belanda) mengikuti perkembangan saya.”

Selain Belanda, Struijk juga membuka kemungkinan untuk bermain bagi tim nasional Belgia karena ia merasa bahwa lini pertahanan “Setan Merah” sudah menua, sementara level tim tersebut masih termasuk yang terbaik di dunia.

Struijk bahkan bercanda bahwa peluangnya bermain untuk Inggris lebih tinggi daripada peluangnya bermain untuk Indonesia.

“Indonesia bukanlah pilihan,” kata Struijk.

“Jika tidak ada yang (Belanda atau Belgia) menunjukkan minat hingga tahun depan, siapa tahu, saya mungkin memenuhi syarat untuk bermain untuk Inggris setelah lima tahun di sini (tertawa). Tapi skenario ideal saya tetap tim nasional Belanda dan Piala Dunia mendatang .”

Kecuali jika kariernya berubah arah atau usianya bertambah, kecil kemungkinan kita akan melihat Struijk mengenakan seragam tim nasional Indonesia dalam waktu dekat.

Scr/Mashable





Don't Miss