Musim MotoGP 2026 dibuka dengan gebrakan spektakuler dari Aprilia Racing di Chang International Circuit, Thailand. Marco Bezzecchi, pembalap asal Italia, berhasil mengamankan kemenangan gemilang dari posisi pole position, memimpin balapan sejak tikungan pertama hingga garis finis tanpa cela.
Ini menjadi kemenangan ketiga secara beruntun bagi Bezzecchi (setelah Portimão dan Valencia musim lalu) serta kemenangan keempatnya dalam balapan utama bersama Aprilia, rekor tertinggi dalam sejarah tim Noale.Yang lebih mengejutkan, empat motor Aprilia berhasil menembus lima besar finis – pencapaian bersejarah pertama bagi tim ini di kelas MotoGP.
Jorge Martín finis keempat, Raúl Fernández (Trackhouse MotoGP Team) meraih podium ketiga, dan Ai Ogura juga dari Trackhouse menyelesaikan balapan di posisi kelima setelah comeback impresif dari posisi belakang. Dominasi Aprilia ini menandai akhir dari rekor podium Ducati yang mencapai 88 balapan berturut-turut, sekaligus menegaskan bahwa RS-GP26 kini menjadi motor paling kompetitif di grid.Bezzecchi tampil sempurna setelah kesalahan di sprint race sehari sebelumnya.
Ia memanfaatkan tes pramusim yang positif untuk membuktikan keunggulan motornya di lintasan panas Buriram.
“Kesalahan di sprint race menyadarkan saya untuk tetap tenang dan bangkit. Kemenangan di Buriram tentu sangat memuaskan. Kami bekerja dengan baik saat tes pramusim, jadi penting untuk membuktikan performa tersebut di balapan, sesuatu yang tahun lalu belum bisa kami wujudkan meski tes di sini berjalan positif. Di balapan, saya berusaha tampil maksimal tanpa melakukan kesalahan. Saya sangat senang dengan kemenangan ini,” ungkap Bezzecchi penuh semangat, dalam rilis yang diterima awak Mashable Indonesia.
Jorge Martín, yang sempat diragukan karena pemulihan dari cedera musim lalu, juga menunjukkan tanda-tanda comeback kuat. Ia bersaing ketat untuk podium sepanjang balapan sebelum puas finis keempat, menyamai hasil terbaiknya bersama Aprilia.
“Beberapa bulan lalu, saya masih butuh bantuan untuk makan. Tapi, hari ini saya finis di posisi keempat. Saya sangat bahagia dan berterima kasih kepada semua orang yang membantu dan mendukung saya. Musim dingin ini saya menjalani persiapan mental yang intens agar merasa siap dan percaya pada diri sendiri. Hari ini saya tidak memasang ekspektasi tinggi, tetapi sejak awal saya merasa nyaman dan mampu bersaing dengan Marc dan Pedro,” kata Martín, menunjukkan determinasi luar biasa.
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, tak bisa menyembunyikan kebanggaannya atas hasil ini.
“Senang melihat Marco melanjutkan performanya seperti akhir musim lalu. Dominasi di akhir pekan ini tentunya pencapaian yang luar biasa, dan ini adalah hasil kerja keras tim pabrikan di Noale yang selalu saya bisa percaya. Saya yakin para pembalap kami akan terus tampil baik dengan talenta dan determinasi yang mereka miliki. Namun, ini baru balapan pertama. Para rival tentu tidak akan tinggal diam. Walau Marc jadi favorit, Aprilia ada tepat di belakangnya,” ujar Rivola, mengingatkan bahwa musim masih panjang.
Hasil ini didukung oleh peningkatan signifikan pada RS-GP26, termasuk manajemen ban yang lebih baik dan aerodinamika yang optimal untuk lintasan seperti Buriram yang menuntut akselerasi kuat dan stabilitas di tikungan cepat. Bezzecchi memenangkan balapan dengan selisih lebih dari lima detik atas Pedro Acosta (KTM) di posisi kedua, sementara Raúl Fernández melengkapi podium.
Ai Ogura, meski sempat kecewa dengan performanya sendiri, berhasil membawa motor Trackhouse ke posisi lima besar, menegaskan kekuatan Aprilia di seluruh grid – dari tim pabrikan hingga satelit.Dominasi Aprilia di seri pembuka ini menjadi sinyal kuat bahwa tim Italia ini siap menantang hegemoni Ducati dan KTM sepanjang 2026. Dengan empat pembalap di lima besar, Aprilia tidak hanya menang satu balapan, tapi membuktikan kedalaman skuad mereka.
Penggemar otomotif Indonesia, yang semakin antusias dengan MotoGP, kini punya alasan baru untuk mendukung Aprilia: tim ini sedang naik daun dan siap merebut gelar juara dunia.
Akhir pekan di Buriram bukan sekadar kemenangan, tapi pernyataan: Aprilia Racing telah tiba sebagai kekuatan utama di MotoGP 2026. Musim ini baru dimulai, tapi mimpi podium dan gelar sudah terasa semakin dekat.
Scr/Mashable
















