Real Madrid dilaporkan memiliki ambisi untuk menciptakan gebrakan transfer ikonik, mengulangi kejutan Luis Figo lebih dari dua dekade lalu.
Pada tahun 2000, Florentino Perez mengejutkan Eropa dengan menghabiskan 62 juta euro untuk mengaktifkan klausul pelepasan Figo, membawa ikon Barcelona itu ke Bernabeu. Kesepakatan itu memecahkan rekor dunia pada saat itu dan memperdalam keretakan antara dua raksasa Spanyol tersebut.
Figo kemudian memainkan 245 pertandingan untuk Real Madrid , memenangkan La Liga dan Liga Champions, dan menjadi bagian dari sejarah “Los Blancos”. Menurut El Desmarque , Presiden Perez memimpikan skenario serupa di masa depan. Jurnalis Siro Lopez mengungkapkan bahwa Real Madrid menganggap Pedri sebagai target ideal untuk musim 2027/28, meskipun ia mengakui itu hampir merupakan tugas yang mustahil.
“Itu akan menjadi sebuah kejutan besar, yang hanya bisa dibandingkan dengan apa yang terjadi pada Luis Figo. Itu bukan hanya akan menjadi dorongan bagi Real Madrid, tetapi juga menghilangkan mata rantai vital dalam pertahanan Barcelona,” kata Lopez.
Pedri saat ini menjadi pemain kunci dalam rencana pelatih Hansi Flick dan dianggap sebagai salah satu gelandang terlengkap di dunia. Sejak bergabung dengan Barcelona dari Las Palmas, pemain berusia 23 tahun ini telah tampil sebanyak 227 kali, mencetak 28 gol, dan menjadi ikon bagi generasi penerus di Camp Nou.
Namun, rintangan bagi Real Madrid sangat besar. Pedri memiliki kontrak dengan Barcelona hingga 2030, dengan klausul pelepasan hingga 1 miliar euro. Meskipun demikian, jurnalis lain, Roberto Gomez, mengkonfirmasi informasi tersebut dan menekankan: “Nama yang diinginkan Florentino Perez adalah Pedri.”
Mimpi Perez mungkin terdengar muluk-muluk, tetapi penyebutan kesepakatan itu saja sudah cukup untuk membuat Barcelona waspada.
Memoir Pengkhianatan Luis Figo di El Clasico
Sejarah sepak bola Spanyol tidak akan pernah melupakan tanggal 24 Juli 2000. Hari itu, sebuah bom atom meledak di jantung Katalunya ketika kapten sekaligus pujaan publik Barcelona, Luis Figo, secara resmi diperkenalkan sebagai penggawa anyar Real Madrid. Kepindahan ini bukan sekadar perpindahan pemain profesional biasa, melainkan sebuah aksi yang dicatat sebagai “pengkhianatan terbesar” dalam sejarah panjang rivalitas El Clasico.
Semua bermula dari janji politik Florentino Perez yang saat itu mencalonkan diri sebagai Presiden Real Madrid. Perez secara cerdik mengikat agen Figo dengan perjanjian pra-kontrak rahasia: jika Perez menang, Figo wajib pindah ke Bernabeu atau membayar denda selangit sebesar 5 miliar peseta. Figo, yang merasa kurang dihargai oleh manajemen Barcelona di bawah Joan Gaspart, awalnya menganggap ini hanya gertakan politik. Namun, ketika Perez terpilih, jebakan itu tertutup rapat.
Real Madrid akhirnya menebus klausul pelepasan Figo senilai 62 juta euro, yang kala itu memecahkan rekor transfer dunia. Bagi pendukung Barcelona, uang sebesar apa pun tidak bisa membasuh luka hati mereka. Sosok yang semula dipuja sebagai pahlawan di Camp Nou, seketika berubah menjadi persona non-grata. Dampaknya begitu nyata; Figo langsung dicap sebagai “Judas” oleh para Cules.
Puncak kebencian publik Katalan terekam abadi dalam laga El Clasico tahun 2002. Setiap kali Figo mendekati sudut lapangan untuk mengambil sepak pojok, hujan benda meluncur dari tribune penonton.
Di antara botol plastik dan koin, sebuah kepala babi mendarat di dekat kakinya—sebuah simbol penghinaan paling brutal dalam sejarah olahraga. Insiden tersebut memaksa wasit menghentikan pertandingan selama 13 menit karena atmosfer yang sudah tidak kondusif.
Bagi Real Madrid, Figo adalah fondasi pertama proyek ambisius Los Galacticos. Ia sukses menyumbangkan dua gelar La Liga dan satu trofi Liga Champions bagi Si Putih. Namun bagi sepak bola secara luas, kasus Figo adalah pengingat keras bahwa dalam industri ini, loyalitas terkadang bisa lumat oleh ambisi politik dan gemerincing uang. Hingga kini, meski puluhan tahun telah berlalu, nama Luis Figo tetap menjadi luka yang belum kering di ingatan setiap pendukung Barcelona.
Scr/Mashable















