Skenario yang Menyebabkan Bruno Fernandes Tinggalkan Manchester United

11.03.2026
Skenario yang Menyebabkan Bruno Fernandes Tinggalkan Manchester United
Skenario yang Menyebabkan Bruno Fernandes Tinggalkan Manchester United

Masa depan Bruno Fernandes di Manchester United kemungkinan besar akan ditentukan oleh lolosnya Setan Merah ke Liga Champions musim 2026/27.

Menurut pakar transfer Fabrizio Romano, kapten Portugal itu akan tetap bersama Manchester United jika klub Old Trafford kembali promosi ke kompetisi paling bergengsi di Eropa dan menyajikan rencana pengembangan yang cukup ambisius. Sebaliknya, Fernandes mungkin akan meninggalkan “Theatre of Dreams”.

Dalam klasemen Liga Inggris, MU saat ini berada di posisi ke-3 dan memiliki keunggulan signifikan dalam perebutan tempat di Liga Champions. Dengan posisi ke-5 yang kemungkinan besar akan lolos ke turnamen musim depan, peluang bagi tim Manchester untuk kembali ke kompetisi top Eropa cukup jelas.

Selain performa, posisi manajerial di Old Trafford juga memengaruhi keputusan Fernandes. Manajer interim Michael Carrick telah memberikan kesan yang kuat sejak menggantikan Ruben Amorim dan dianggap sebagai kandidat kuat untuk posisi permanen.

Fernandes memiliki hubungan yang baik dengan Carrick. Ini bisa menjadi faktor penting dalam menentukan masa depannya. Meskipun kontrak gelandang tersebut berlaku hingga Juni 2027, Setan Merah masih berencana untuk menegosiasikan kontrak baru untuk mempertahankan kapten mereka dalam jangka panjang.

Saat ini, playmaker berusia 31 tahun itu menjadi fokus berbagai rumor transfer. Beberapa klub besar Eropa dilaporkan memantau situasi tersebut dengan cermat, sementara tim-tim Liga Pro Saudi juga siap mengajukan tawaran finansial yang menarik untuk Fernandes.

Meskipun demikian, performa Fernandes yang konsisten terus menegaskan perannya yang tak tergantikan di MU. Musim ini, gelandang asal Portugal ini telah mencetak 7 gol dan memberikan 15 assist dalam 28 pertandingan di semua kompetisi, dan terus menjadi kekuatan kreatif kunci bagi “Setan Merah”.

Sejak bergabung dari Sporting Lisbon pada Januari 2020, Fernandes telah menjadi salah satu rekrutan tersukses Manchester United. Ia telah bermain dalam 318 pertandingan, mencetak 105 gol dan memberikan 101 assist.

MU Akan Mengalami Pukulan Besar Jika Mereka Gagal Lolos ke Liga Champions

Kegagalan lolos ke Liga Champions berdampak finansial yang signifikan bagi Manchester United.

Pertama-tama, tidak berpartisipasi dalam kompetisi klub paling bergengsi di Eropa berarti Manchester United kehilangan sumber pendapatan penting dari UEFA. Selain hadiah uang, setiap pertandingan kandang dalam kompetisi ini juga menghasilkan pendapatan signifikan dari penjualan tiket, layanan, dan iklan di hari pertandingan.

Diperkirakan bahwa setiap pertandingan kandang di Liga Champions dapat menghasilkan tambahan £5 juta untuk klub. Jika mereka melaju lebih jauh di kompetisi ini, pendapatan ini dapat meningkat secara signifikan.

Sebagai contoh, ketika Aston Villa mencapai perempat final Liga Champions musim lalu, mereka hanya memainkan total enam pertandingan kandang, menghasilkan sekitar £30 juta dari penjualan tiket dan pendapatan terkait saja. Dengan skala komersial yang lebih besar, Manchester United berpotensi menghasilkan lebih banyak lagi jika mereka mencapai prestasi serupa.

Selain hadiah uang dan pendapatan stadion, absennya dari Liga Champions juga berdampak langsung pada kesepakatan sponsor utama klub. Secara khusus, kesepakatan sponsor jersey dengan Adidas, yang bernilai sekitar £90 juta per tahun, mencakup klausul pengurangan sebesar £10 juta jika Manchester United gagal lolos ke Liga Champions.

Untuk meringankan beban keuangan, klub memberlakukan pemotongan gaji sebesar 25% untuk pemain dan staf pelatih ketika tim tidak berpartisipasi dalam turnamen. Langkah ini membantu MU menghemat sekitar £78,25 juta per tahun. Namun, penghematan ini masih belum cukup untuk menutupi seluruh kerugian pendapatan.

Saat ini, klub Old Trafford memiliki tagihan gaji sebesar £313 juta per tahun. Selain itu, klub tersebut memiliki kewajiban pembayaran transfer sekitar £422 juta , di mana £238 juta harus dibayarkan sebelum akhir musim depan.

Angka-angka ini menjadikan kembalinya ke Liga Champions lebih awal sebagai tujuan penting untuk memastikan stabilitas keuangan jangka panjang Manchester United.

Saat ini, Manchester United berada di peringkat ke-3 di Liga Premier. Dengan kemungkinan besar sepak bola Inggris akan memiliki 5 tempat di Liga Champions musim depan, ambisi manajer Michael Carrick dan timnya kemungkinan besar akan menjadi kenyataan.

Scr/Mashable





Don't Miss