Bakal Pecat Arne Slot, Liverpool Siapkan Karpet Merah untuk Xabi Alonso

20.01.2026
Bakal Pecat Arne Slot, Liverpool Siapkan Karpet Merah untuk Xabi Alonso
Bakal Pecat Arne Slot, Liverpool Siapkan Karpet Merah untuk Xabi Alonso

Posisi Arne Slot sebagai pelatih kepala Liverpool berada di bawah tekanan yang sangat besar, dan ahli strategi asal Belanda itu bisa segera dipecat.

Situasi Liverpool tetap mengkhawatirkan setelah mereka ditahan imbang 1-1 oleh Burnley yang berada di posisi terbawah klasemen pada pekan ke-22 Liga Inggris, Sabtu 17 Januari 2026.

Segera setelah pertandingan, Telegraph mengungkapkan bahwa manajer Arne Slot telah dipanggil oleh dewan direksi Liverpool untuk rapat darurat yang berlangsung hingga tengah malam (waktu setempat).

Pertemuan yang dihadiri oleh seluruh dewan direksi Fenway Sports Group (FSG) tersebut bertujuan untuk mengambil keputusan mengenai masa depan manajer Slot. Strategi asal Belanda itu hampir pasti akan dipecat menyusul serangkaian hasil buruk, terutama hasil imbang 1-1 melawan Burnley di Anfield pada 17 Januari.

Ini adalah hasil imbang keempat berturut-turut Liverpool di Liga Premier. Keinginan Liverpool untuk memecat Slot lebih awal juga berasal dari fakta bahwa Xabi Alonso, mantan gelandang legendaris klub, sangat antusias dengan kemungkinan mengambil alih posisi manajer di tengah musim.

Jika FSG memutuskan untuk memecat Slot, Alonso dianggap sebagai kandidat utama dan kemungkinan besar akan menerima tawaran tersebut. Inilah dasar kepercayaan diri manajemen Liverpool, karena mereka menilai Alonso lebih tinggi daripada Slot.

Jelas, jika Liverpool ingin mengakhiri kontrak Slot, mereka harus membayar harga yang mahal. Slot masih memiliki kontrak hingga 2027 setelah menandatangani perjanjian tiga tahun untuk meninggalkan Feyenoord dan mengambil alih Liverpool pada musim panas 2024.

Gaji tahunannya saat ini sekitar £6,6 juta, belum termasuk bonus berdasarkan gelar juara. Jika Liverpool memecat Slot sekarang, mereka harus membayar kompensasi lebih dari £10 juta kepada manajer berusia 47 tahun itu.

Xabi Alonso Tidak Takut Menganggur di Liga Inggris

Meskipun meninggalkan Real Madrid di tengah banyak kontroversi, Xabi Alonso masih dianggap sebagai nama yang mampu menjamin pekerjaan di Liga Inggris.

Pemecatan Xabi Alonso oleh Real Madrid setelah hanya beberapa bulan menjabat memang mengejutkan, tetapi hal itu tidak mengubah pandangan para ahli terhadapnya. Menurut analisis The Athletic , Alonso tetap menjadi salah satu pelatih muda yang paling dihormati di Eropa, terutama di Liga Premier.

Alonso membangun reputasi yang solid di Bayer Leverkusen. Ia dikenal karena kemampuannya membangun struktur taktik yang fleksibel, mengontrol tempo permainan, dan mengembangkan pemain muda. Kualitas-kualitas ini sangat cocok untuk lingkungan Liga Primer Inggris , di mana klub-klub semakin memprioritaskan manajer dengan filosofi yang jelas daripada sekadar reputasi.

Liverpool adalah tujuan yang paling sering disebut-sebut. The Athletic menggambarkan Alonso sebagai “pilihan populer” jika Arne Slot meninggalkan posisi manajer.

Alonso sangat memahami DNA klub, karena pernah menjadi pemain kunci di Anfield dan terbiasa dengan tekanan intens di liga. Bagi para penggemar Liverpool, dia adalah sosok yang menciptakan koneksi alami.

Manchester City juga disebut-sebut dalam diskusi tersebut. Alonso memiliki hubungan dekat dengan Pep Guardiola dan jelas dipengaruhi oleh filosofi penguasaan bola dan rotasi posisi Guardiola. Jika Man City membutuhkan pengganti di masa depan, Alonso dipandang sebagai pilihan taktis yang logis.

Manchester United menghadirkan situasi yang lebih kompleks. Meskipun masa lalu Alonso bermain untuk Liverpool mungkin kontroversial, menurut The Athletic , kemampuan adaptasi dan pemikiran taktis yang fleksibel dari mantan pemain Spanyol itu tetap menjadikannya nama yang patut dipertimbangkan.

Dengan Manchester United yang masih kesulitan menemukan identitas yang stabil, manajer dengan struktur organisasi yang jelas adalah yang mereka butuhkan.

Yang lebih penting, Alonso tidak berada di bawah tekanan untuk segera menerima pekerjaan itu. Ia memiliki kredibilitas yang cukup untuk menunggu waktu yang tepat. Dengan pasar manajer yang selalu berubah di Liga Inggris, pengangguran bukanlah masalah. Sebaliknya, Alonso berada dalam posisi dipilih, bukan seseorang yang mencari kesempatan.

Scr/Mashable





Don't Miss