NVIDIA Perluas Literasi AI di Kampus Lewat GeForce RTX 50 Series

20.01.2026
NVIDIA Perluas Literasi AI di Kampus Lewat GeForce RTX 50 Series
NVIDIA Perluas Literasi AI di Kampus Lewat GeForce RTX 50 Series

NVIDIA memperkuat perannya dalam pengembangan talenta digital Indonesia dengan menghadirkan GeForce RTX 50 Series, lini GPU berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang ditujukan untuk mendukung pembelajaran, riset, hingga industri kreatif di lingkungan pendidikan tinggi.

Sepanjang Januari 2026, NVIDIA menggelar rangkaian kolaborasi akademik di Batam dan Padang. Program ini melibatkan Politeknik Negeri Batam, Universitas Internasional Batam, Politeknik Negeri Padang, serta Universitas Putra Indonesia (YPTK), dan menyasar ribuan mahasiswa serta tenaga pendidik.

Melalui kegiatan bertajuk RTX AI PC Day, NVIDIA bekerja sama dengan mitra ritel dan produsen perangkat untuk menghadirkan sesi edukasi, workshop, serta demonstrasi teknologi GPU terbaru.

Sekitar 5.000 mahasiswa dan akademisi mendapatkan kesempatan menjajal langsung kemampuan komputasi AI yang kini dapat dijalankan dari laptop dan desktop pribadi.

Country Consumer Business Lead NVIDIA Indonesia Adrian Lesmono mengatakan, GPU modern telah menjadi tulang punggung pengembangan AI global. Menurutnya, GeForce RTX 50 Series memungkinkan institusi pendidikan menjalankan komputasi berat seperti pemodelan data besar, simulasi teknik, hingga pengembangan deep learning secara lebih efisien.

“Teknologi GPU saat ini memungkinkan proses riset dan pembelajaran AI dilakukan langsung di perangkat pengguna, tanpa harus bergantung pada infrastruktur komputasi terpusat,” ujarnya di Jakarta Selasa (20/01/2026).

Dalam pemaparannya, NVIDIA menyoroti pemanfaatan AI di dunia pendidikan yang semakin meluas. AI kini digunakan untuk personalisasi pembelajaran, analisis performa akademik, hingga otomasi administrasi kampus.

Di bidang teknik dan sains, AI mempercepat simulasi real-time, analisis struktur, serta pemodelan kompleks yang sebelumnya hanya bisa dilakukan di pusat komputasi khusus.

Di sisi industri, teknologi AI berbasis GPU juga semakin diadopsi untuk desain otomotif, manufaktur, layanan kesehatan, hingga industri kreatif seperti desain grafis dan produksi video. Kombinasi AI dan GPU memungkinkan proses eksperimen dan produksi dipercepat secara signifikan.

GeForce RTX 50 Series dibangun di atas arsitektur Blackwell, yang menggabungkan performa grafis tinggi dengan kemampuan AI on-device. GPU ini mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari komputasi teknis, gaming dengan ray tracing dan DLSS generasi terbaru, hingga workflow kreatif berbasis AI, dalam perangkat yang tetap efisien dan portabel.

Melalui inisiatif ini, NVIDIA menegaskan komitmennya untuk mendorong adopsi AI di sektor pendidikan Indonesia, sekaligus mempersiapkan generasi talenta digital yang siap bersaing di tingkat global.

Scr/Mashable




Don't Miss