HELLOKEPSIR.COM - WHITE PRIMARY
  • beranda
  • Frekuensi
    • rotasi
  • GeZa+Kultur Pop
  • Sirkel Visual
  • Suara Warga
  • Sirkuit
  • Menolak Padam!
  • Radio!

Suggestions

  • Suara Warga
  • Ads & Partnership
  • Menolak Padam, Merawat Kultur.
HELLOKEPSIR.COM - WHITE PRIMARY

Suggestions

  • Suara Warga
  • Ads & Partnership
  • Menolak Padam, Merawat Kultur.
Bukan Cuma Soal Chatbot, OpenAI Kini Terjerat Kasus Hak Cipta Metadata
Bukan Cuma Soal Chatbot, OpenAI Kini Terjerat Kasus Hak Cipta Metadata
Cyber

Bukan Cuma Soal Chatbot, OpenAI Kini Terjerat Kasus Hak Cipta Metadata

By. newsfeed
13.03.2026
Share:
  • Facebook
  • X
  • Pinterest

a german court has ruled against openai in a landmark copyri v25r

Tahun 2026 tampaknya menjadi periode yang cukup panas bagi raksasa kecerdasan buatan di meja hijau. Setelah rentetan kasus hak cipta teks dan gambar, kini giliran OpenAI yang harus menghadapi serangan hukum baru.

Dikutip dari Engadget, Kamis (12/3/2026), Gracenote, perusahaan raksasa metadata di bawah naungan Nielsen, resmi melayangkan gugatan terhadap pencipta ChatGPT tersebut.

Laporan dari Axios menyebutkan bahwa OpenAI diduga telah menggunakan metadata dan kerangka kerja (framework) milik Gracenote secara ilegal untuk memperkaya basis datanya tanpa memberikan kompensasi sepeser pun.

Lebih dari Sekadar Data: Gugatan Atas “Struktur” Informasi

Selama ini, mayoritas gugatan terhadap perusahaan AI berfokus pada konten mentah yang digunakan untuk melatih Large Language Model (LLM). Namun, kasus Gracenote ini membawa dimensi hukum yang lebih kompleks dan menarik.

Gracenote, yang dikenal sebagai “otak” di balik deskripsi film, musik, dan konten TV yang sering kita lihat di smart TV, menuduh OpenAI tidak hanya mencuri data, tetapi juga menjiplak struktur, urutan, dan pengorganisasian dataset mereka.

Artinya, OpenAI dianggap telah “menyalin” cara Gracenote menghubungkan informasi satu dengan lainnya untuk memudahkan pengguna menemukan konten hiburan.

Kronologi Pengabaian Lisensi dan Kerugian Komersial

Dalam dokumen pengaduannya, pihak Gracenote mengungkapkan rasa kecewanya terhadap sikap OpenAI yang dianggap “main kucing-kucingan”.

Perusahaan mengklaim bahwa mereka sebenarnya telah membuka pintu komunikasi untuk kesepakatan lisensi resmi, namun upaya tersebut ditolak atau justru diabaikan oleh pihak OpenAI.

Gracenote menegaskan bahwa OpenAI seharusnya bisa memilih jalur legal dengan membayar lisensi atau hanya menggunakan data dari public domain.

Sebaliknya, OpenAI dituduh mengambil jalan pintas dengan menggunakan data berharga Gracenote untuk menciptakan produk AI yang bernilai komersial tinggi secara cuma-cuma.

Kontras Strategi: OpenAI vs Raksasa Teknologi Lainnya

Langkah hukum yang diambil Gracenote ini seolah menjadi “sentilan” keras bagi ekosistem AI yang sedang tumbuh pesat.

Di saat OpenAI memilih jalur konfrontatif (menurut versi penggugat), perusahaan teknologi besar lainnya justru mulai menunjukkan itikad baik dalam kolaborasi data.

Sebagai perbandingan, Gracenote baru-baru ini telah menandatangani kerja sama resmi untuk mendukung pengembangan fitur AI di perangkat Samsung dan layanan Google.

Hal ini membuktikan bahwa metadata berkualitas sangat krusial bagi masa depan AI, namun integritas hak cipta dan sistem lisensi tetap menjadi pondasi utama yang tidak bisa ditawar.

Sekadar informasi, OpenAI telah menghadapi serangkaian gugatan hukum dari berbagai sektor, mulai dari media berita, penulis, hingga tokoh teknologi.

Fokus utama dari gugatan-gugatan ini umumnya berkisar pada pelanggaran hak cipta (penggunaan data tanpa izin untuk melatih AI) dan pelanggaran misi perusahaan.

Namun, sampai saat ini beberapa gugatan tersebut masih ada yang berlanjut dan belum menemukan titik cerah untuk diselesaikan.

Scr/Mashable

Logo
Share:
  • Facebook
  • X
  • Pinterest
"JAGA FREKUENSI TETAP HIDUP! Menulis dan merawat arsip butuh energi. Dukungan lo—sekecil apa pun—sangat berarti buat kami biar ruang ini tetap hidup sebelum digusur keadaan."

Support kami melalui:

Tagged:

  • Bukan
  • Chatbot
  • Cipta
  • Cuma
  • Hak
  • Kasus
  • Kini
  • Metadata
  • OpenAI
  • soal
  • Terjerat

related

Eks Bos OpenAI Ungkap Rahasia: Kenapa Perusahaan China Mulai Tertinggal dari AS dalam Perang AI? icon kepsir

80 Persen Warga China Kini Pakai AI Tiap Pekan, Amerika Serikat Tertinggal Jauh

16.09.2026
Keterbatasan Waktu Bukan Alasan: Strategi untuk Konsisten Olahraga Lewat AI icon kepsir

Keterbatasan Waktu Bukan Alasan: Strategi untuk Konsisten Olahraga Lewat AI

11.09.2026
OpenAI Hadapi Gugatan Kematian Tak Wajar: Tuduhan ChatGPT Beri Saran Senjata pada Pelaku Teror icon kepsir

OpenAI Luncurkan Images 2.5: Model Pembuat Gambar AI Terbaru yang 50% Lebih Cepat dan Makin Presisi

10.09.2026
Shion Hanabuki Tinggalkan Industri JAV, Kini Beralih Profesi Jadi Programmer icon kepsir

Shion Hanabuki Tinggalkan Industri JAV, Kini Beralih Profesi Jadi Programmer

09.09.2026
Crowdfunding kepsir Crowdfunding kepsir Crowdfunding kepsir

Yang baru dari Cyber

Ada Peran Israel dalam Teknologi Apple dan Samsung, Ini Faktanya icon kepsir

Apple Duo Masuk Indonesia, Peta Persaingan Samsung dan Apple di Segmen Premium Berubah

Eks Bos OpenAI Ungkap Rahasia: Kenapa Perusahaan China Mulai Tertinggal dari AS dalam Perang AI? icon kepsir

80 Persen Warga China Kini Pakai AI Tiap Pekan, Amerika Serikat Tertinggal Jauh

Dilema Pengguna iPhone Lawas: Haruskah Update ke iOS 27 atau Tetap Bertahan? icon kepsir

Dilema Pengguna iPhone Lawas: Haruskah Update ke iOS 27 atau Tetap Bertahan?

OPPO Find X10 Pro Max Dibekali Dimensity 9600 Pro dan Tiga Kamera 200MP icon kepsir

OPPO Find X10 Pro Max Dibekali Dimensity 9600 Pro dan Tiga Kamera 200MP

Bisa Main Tanpa Aplikasi! Roblox Umumkan Inovasi Ekosistem Game 2D dan AI Scene Generator icon kepsir

Bisa Main Tanpa Aplikasi! Roblox Umumkan Inovasi Ekosistem Game 2D dan AI Scene Generator

Free Fire x NARUTO SHIPPUDEN Bab 1: Serangan Ekor Sembilan Hadirkan Hinata dan Akademi Ninja icon kepsir

Free Fire x NARUTO SHIPPUDEN Bab 1: Serangan Ekor Sembilan Hadirkan Hinata dan Akademi Ninja

Daftar Kode Redeem FF Aktif Hari Ini 8 September 2026 Lengkap dengan Cara Klaim Garena icon kepsir

Buruan Klaim! Kode Redeem Free Fire 16 September 2026 dan Trik Bikin Nickname Invisible Unik

Strava Metro Buka Pendaftaran untuk Peneliti Akademik, Pendaftaran Ditutup 24 Oktober 2026 icon kepsir

Strava Metro Buka Pendaftaran untuk Peneliti Akademik, Pendaftaran Ditutup 24 Oktober 2026

AiMOGA Robotics Pamer Intelligent Security Robot dan Robotic Nurse di IFA 2026 icon kepsir

AiMOGA Robotics Pamer Intelligent Security Robot dan Robotic Nurse di IFA 2026

IOS 27 Resmi Dirilis! Cek Daftar iPhone yang Kebagian dan Fitur Baru yang Wajib Dicoba icon kepsir

IOS 27 Resmi Dirilis! Cek Daftar iPhone yang Kebagian dan Fitur Baru yang Wajib Dicoba

Sisi Gelap Platform Live Streaming Aplikasi Tevi Disorot Kepolisian, Benarkah Jadi Ajang Live Seks? icon kepsir

Sisi Gelap Platform Live Streaming Aplikasi Tevi Disorot Kepolisian, Benarkah Jadi Ajang Live Seks?

Telkomsel Siapkan Penyesuaian Aturan Kuota Internet Tidak Boleh Hangus icon kepsir

Telkomsel Siapkan Penyesuaian Aturan Kuota Internet Tidak Boleh Hangus

Equinix, NVIDIA, dan Together AI Kolaborasi Hadirkan Platform AI Terdistribusi icon kepsir

Equinix, NVIDIA, dan Together AI Kolaborasi Hadirkan Platform AI Terdistribusi

Telkomsel-MAP Luncurkan MAPrivilege, Ini Cara Dapat Vouchernya icon kepsir

Telkomsel-MAP Luncurkan MAPrivilege, Ini Cara Dapat Vouchernya

REDMI Note 17 Series Bawa Baterai 10.000mAh dan Kamera AI, Meluncur 16 September icon kepsir

REDMI Note 17 Series Bawa Baterai 10.000mAh dan Kamera AI, Meluncur 16 September

menolak+padam+cat+kepsir+v1a
  • tentang
  • kontak
  • Menolak Padam!
  • Kolaborasi
  • dewan kerja
  • sanggahan

#altmedia #publiccultureradio #seteyondewey
© 2026 hellokepsir. All rights reserved.

  • beranda
  • Frekuensi
    • rotasi
  • Sirkel Visual
  • Gejala Zaman+Kultur Pop
  • Suara Warga
  • Sirkuit
  • +++++
  • kepsBOL
  • menolak padam!
  • Radio!!!
  • top30+
  • tentang
  • kontak
  • Kolaborasi
  • Menolak Padam!
  • disclaimer