Pep Guardiola dilaporkan hanya bersedia membiarkan Rodri meninggalkan Manchester City jika Real Madrid menyetujui kesepakatan pertukaran yang melibatkan dua bintang dari arah sebaliknya.
Spekulasi tentang masa depan Pep Guardiola di Manchester City semakin meningkat, dengan banyak sumber yang menyatakan bahwa ini mungkin tahun terakhirnya di Etihad.
Meskipun demikian, pelatih asal Spanyol itu masih terlibat langsung dalam perencanaan skuad musim panas, karena Man City bersiap menghadapi gelombang minat dari raksasa-raksasa Eropa.
Salah satu nama yang diprediksi akan masuk dalam radar mereka adalah Rodri. Gelandang Manchester City ini menarik minat yang signifikan dari Real Madrid , karena tim Royal ingin menambahkan pemain “nomor 6” kelas atas ke dalam skuad mereka. Presiden Florentino Pérez dikabarkan sangat mengagumi Rodri, terutama setelah musim di mana ia memenangkan Ballon d’Or.
Rodri saat ini memiliki kontrak dengan Man City hingga 2027. Prioritas bagi tim Etihad Stadium tetaplah memperpanjang kontraknya, tetapi mereka memahami bahwa Real Madrid tidak akan menyerah begitu saja. Dalam konteks ini, Pep Guardiola dilaporkan sedang mempertimbangkan pendekatan yang tegas untuk melindungi struktur tim.
Menurut El Nacional, Guardiola hanya akan setuju untuk melepas Rodri jika Real Madrid menyetujui kesepakatan pertukaran pemain, bukan transfer uang tunai semata . Syarat ini digambarkan sebagai “sangat sulit diterima” bagi klub Spanyol tersebut.
Secara spesifik, Man City akan meminta dua pemain: Rodrygo dan Federico Valverde. Rodrygo dikaitkan dengan Man City pada jendela transfer musim panas lalu dan masih sangat dihargai oleh Guardiola karena kecepatan, pergerakan, dan fleksibilitasnya dalam menyerang.
Sementara itu, Valverde adalah gelandang serbaguna, sangat cocok dengan intensitas dan filosofi sepakbola yang dianut Guardiola.
Sebaliknya, Real Madrid memahami pentingnya kedua pemain tersebut. Valverde adalah pemain kunci di lini tengah, sementara Rodrygo terus memainkan peran vital dalam sistem penyerangan.
Oleh karena itu, tuntutan Man City dipandang sebagai hambatan utama bagi negosiasi apa pun yang melibatkan Rodri.
Dengan masa depan Guardiola yang masih belum pasti, sikap tegas ini menunjukkan bahwa Man City belum siap kehilangan pemain terpenting mereka di lini tengah.
Real Madrid Harus Menjual Vinicius Jr dan Jude Bellingham
Sementara itu, Real Madrid menghadapi pertanyaan besar menjelang jendela transfer musim panas, karena trio Kylian Mbappe, Vinicius Jr., dan Jude Bellingham membawa ketidakseimbangan dalam skuad.
ESPN menganggap Bellingham, Mbappe, dan Vinicius sebagai tiga pemain terbaik di dunia saat ini, tetapi menyatukan mereka di lapangan telah menjadi tantangan bagi para manajer Real Madrid secara berturut-turut.
Keraguan tentang kemampuan trio tersebut untuk bekerja sama secara konsisten dan efektif muncul selama masa kepelatihan Carlo Ancelotti. Meskipun ketiganya adalah pemain kelas dunia, dalam satu setengah musim sejak Bellingham bergabung (dan kemudian Mbappe), Real Madrid hanya benar-benar tampil mengesankan dalam momen-momen singkat.
Contoh tipikalnya termasuk beberapa pertandingan di Liga Champions musim lalu atau kemenangan melawan Barcelona Oktober lalu. Sebaliknya, di sebagian besar pertandingan Real Madrid selama 18 bulan terakhir, tim tersebut tampak tidak kompak, meskipun Ancelotti, Xabi Alonso, dan Álvaro Arbeloa telah mencoba memasukkan pemain bintang ke dalam susunan pemain dengan cara yang agak dipaksakan.
Alonso bahkan tampaknya percaya bahwa mencoret Vinicius dari skuad akan membawa keseimbangan yang lebih baik bagi tim. Saat ini, di Real Madrid, Mbappe hampir tak tergantikan dan tentu saja tidak akan meninggalkan Bernabeu.
Oleh karena itu, jika perubahan diperlukan untuk mengembalikan keseimbangan, Real Madrid hanya memiliki dua pilihan realistis: menjual Vini Jr. atau Bellingham. Membiarkan Vini menemukan klub baru adalah cara paling logis untuk meningkatkan permainan secara keseluruhan.
Scr/Mashable















