Reebok resmi memperkenalkan smartwatch terbarunya di pasar Amerika Serikat, yakni Reebok Rush. Perangkat wearable ini menyasar pengguna yang menginginkan fitur kebugaran lengkap dengan harga terjangkau.
Dibanderol USD 69,99 atau sekitar Rp1 jutaan, smartwatch ini menjadi model paling murah dalam lini wearable Reebok saat ini.
Kehadiran Reebok Rush mempertegas strategi brand olahraga global tersebut untuk menjangkau segmen entry-level. Meski harganya lebih rendah dibanding model sebelumnya, fitur utama seperti pemantauan detak jantung, SpO₂, hingga puluhan mode olahraga tetap dipertahankan.
Layar 1,39 Inci dan 80+ Mode Olahraga
Reebok Rush hadir dengan layar LCD sentuh berukuran 1,39 inci beresolusi 360 × 360 piksel. Penggunaan panel LCD menggantikan AMOLED pada model Reebok Stride dilakukan untuk menekan biaya produksi, sehingga harga jual bisa lebih kompetitif.
Meski begitu, pengalaman penggunaan tetap cukup nyaman untuk aktivitas sehari-hari maupun olahraga. Smartwatch ini mendukung lebih dari 80 mode olahraga, termasuk lari, bersepeda, yoga, dan berbagai latihan kebugaran lainnya.
Untuk pelacakan lokasi, Reebok Rush memanfaatkan assisted GPS melalui koneksi smartphone. Artinya, pengguna tetap bisa memantau rute olahraga dengan akurat selama terhubung dengan ponsel.
Fitur Kesehatan Lengkap: Heart Rate hingga SpO₂
Di sektor kesehatan, Reebok Rush menawarkan pemantauan detak jantung secara kontinu, pengukuran kadar oksigen darah (SpO₂), penghitung langkah, pembakaran kalori, serta analisis tidur. Data kebugaran tersebut otomatis tersinkronisasi ke aplikasi Reebok Connect.
Aplikasi ini juga kompatibel dengan platform populer seperti Strava, Google Health, dan Apple Health, sehingga pengguna dapat mengintegrasikan data olahraga mereka dengan ekosistem yang lebih luas.
Konektivitas mengandalkan Bluetooth 5.3 untuk menerima notifikasi pintar, mengontrol musik, pengingat aktivitas, hingga perintah suara melalui Google Assistant. Fitur-fitur ini membuat Reebok Rush tetap relevan sebagai smartwatch harian, bukan sekadar pelacak kebugaran.
Baterai Tahan Hingga 10 Hari
Reebok menyematkan baterai 300mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 10 hari pemakaian dalam satu kali pengisian daya. Daya tahan ini tentu bergantung pada pola penggunaan, terutama intensitas pelacakan olahraga dan notifikasi aktif.
Smartwatch ini juga mendukung pengisian cepat, sehingga pengguna tidak perlu menunggu lama untuk kembali beraktivitas.
Desain Ringan dan Personalisasi Watch Face
Secara desain, Reebok Rush memiliki dimensi 46 × 46 × 11 mm dengan bobot sekitar 47 gram. Casing berbahan plastik membuatnya terasa ringan di pergelangan tangan, cocok untuk penggunaan olahraga jangka panjang.
Perangkat ini mendukung strap olahraga yang dapat diganti sesuai selera. Selain itu, tersedia lebih dari 100 pilihan watch face untuk personalisasi tampilan.
Untuk ketahanan, smartwatch ini memiliki sertifikasi IP68 yang melindungi dari debu dan percikan air, seperti hujan atau cipratan saat mencuci tangan. Namun, perangkat ini tidak dirancang untuk aktivitas berenang.
Reebok Rush tersedia dalam tiga pilihan warna menarik: Midnight Steel, Spectre Red, dan Victory Gold. Dengan harga Rp1 jutaan, smartwatch ini menjadi opsi menarik bagi pengguna yang menginginkan fitur dasar kebugaran tanpa harus membayar mahal.
Sumber foto: Reebok
Scr/Mashable




















