Pengaruh Warna, iPhone 17 Pro “Cosmic Orange” Dorong Lonjakan Penjualan Apple di China

19.02.2026
Pengaruh Warna, iPhone 17 Pro “Cosmic Orange” Dorong Lonjakan Penjualan Apple di China
Pengaruh Warna, iPhone 17 Pro “Cosmic Orange” Dorong Lonjakan Penjualan Apple di China

Seri terbaru Apple kembali mencetak rekor penjualan global berkat tingginya permintaan terhadap iPhone 17. Menariknya, salah satu faktor pendorong utama lonjakan penjualan tersebut di pasar China bukan semata fitur kecerdasan buatan atau peningkatan kamera, melainkan pilihan warna yang tak lazim yaitu Cosmic Orange.

Dalam laporan kinerja kuartal yang berakhir Desember 2025—kuartal pertama tahun fiskal 2026—Apple mencatat pendapatan total sebesar US$143,75 miliar, naik 16 persen secara tahunan. Kontributor terbesarnya berasal dari lini iPhone dengan nilai penjualan US$85,23 miliar, tumbuh 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kawasan Greater China menjadi salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat. Apple membukukan pendapatan sebesar US$25,52 miliar di wilayah tersebut, melonjak 38 persen dari US$18,51 miliar pada tahun sebelumnya.

CEO Apple Tim Cook menyebut permintaan iPhone pada periode tersebut sebagai “sangat luar biasa”. Ia juga menegaskan bahwa Desember 2025 menjadi kuartal terbaik sepanjang sejarah iPhone di China, didorong oleh antusiasme konsumen terhadap jajaran iPhone 17.

Meski Apple tidak merinci penjualan berdasarkan warna atau model, laporan Financial Times menyoroti peran penting varian Cosmic Orange pada iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max. Di China, warna ini disebut-sebut viral di media sosial setelah dikaitkan oleh para influencer dengan warna khas Hermès, merek fesyen mewah asal Prancis.

Selain asosiasi dengan kemewahan, faktor budaya juga berperan. Dalam bahasa Mandarin, pelafalan kata “orange” terdengar mirip dengan kata yang bermakna “kesuksesan”. Hal ini membuat Cosmic Orange dipersepsikan sebagai simbol keberuntungan dan status sosial, terutama bagi konsumen kelas atas.

Analis dari IDC menyebut perubahan desain eksternal, termasuk keberanian Apple menghadirkan warna mencolok di lini Pro, menjadi faktor yang mendorong konsumen melakukan pembelian lebih awal. Menurut IDC, ini menjadi bagian dari siklus peningkatan perangkat (upgrade supercycle) baru di pasar China, empat tahun setelah lonjakan besar sebelumnya.

Meski Cosmic Orange mencuri perhatian, peningkatan spesifikasi juga turut menopang performa penjualan. iPhone 17 Pro dibekali chip A20 Pro, sistem tiga kamera 48 megapiksel, kamera swafoto generasi baru, serta teknologi vapor chamber cooling pertama yang diterapkan Apple pada iPhone. Model standar iPhone 17 juga mengalami peningkatan signifikan, meski tidak tersedia dalam warna oranye.

Sepanjang periode September hingga Desember 2025, sejumlah model iPhone 17 dilaporkan habis terjual di China. Tak hanya varian Pro, iPhone 17 standar juga mencatatkan tingkat permintaan tinggi, mengindikasikan bahwa kekuatan lini produk secara keseluruhan turut berperan.

Pilihan warna Cosmic Orange sempat menuai kritik di pasar Barat usai peluncuran pada September 2025, terutama karena absennya opsi hitam dan putih pada model Pro. Namun, Senior Vice President Apple Greg Joswiak sebelumnya menyatakan bahwa konsumen Pro telah lama menginginkan warna yang lebih berani.

Data dari CIRP menunjukkan seri iPhone 17 menyumbang sekitar 80 persen dari total penjualan iPhone global pada kuartal Desember 2025. Varian iPhone 17 Pro Max menjadi kontributor terbesar dengan porsi 27 persen, disusul iPhone 17 Pro 25 persen dan iPhone 17 standar 22 persen.

Di tengah melemahnya penjualan Huawei akibat isu sistem operasi Harmony, momentum iPhone 17—ditopang strategi desain dan warna yang tepat—menjadi faktor penting di balik lonjakan kinerja Apple di China.

Scr/Mashable




Don't Miss