Mikel Arteta menyamakan lemparan ke dalam pemain Brentford dengan “kasino.” Manajer Arsenal itu mengakui bahwa kurangnya disiplin telah membuat timnya kehilangan kemenangan.
Menyusul hasil imbang 1-1 yang mengecewakan di Stadion Komunitas Gtech, manajer Mikel Arteta memberikan komentar jujur tentang gaya bermain Brentford yang mengecewakan. Pakar strategi asal Spanyol itu mengakui bahwa Arsenal telah jatuh ke dalam perangkap taktik yang dibuat oleh tim tuan rumah.
Berbicara kepada TNT Sports, manajer berusia 43 tahun itu menyoroti bahaya Brentford dalam situasi bola mati dengan perbandingan yang menarik: ” Ini adalah tempat yang sangat sulit untuk menang .”
“Sangat sulit untuk menerapkan gaya permainan Anda dalam jangka waktu lama karena mereka sangat pandai menarik Anda ke dalam gaya permainan mereka. Setiap kali bola keluar batas lapangan, lemparan ke dalam dilakukan; seperti kasino. Apa pun bisa terjadi, dan seringkali skenario yang sangat buruk.”
Meskipun Arsenal mengendalikan permainan dengan baik setelah 15 menit pertama dan memulai babak kedua dengan penuh semangat, gol peny equalizer Brentford mengubah segalanya.
Mikel Arteta mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap reaksi para pemainnya setelah kebobolan gol: ” Kami kurang tenang untuk mempertahankan keunggulan dan kurang disiplin dalam distribusi bola. Seluruh tim mulai melakukan kesalahan tendangan bebas yang tidak perlu, melakukan sapuan bola yang buruk, dan membiarkan lawan mengeksekusi situasi bola mati, sebuah keahlian yang mereka kuasai.”
Gol peny equalizer Brentford datang dari skenario yang persis dikhawatirkan Mikel Arteta. Michael Kayode mengirimkan lemparan ke dalam yang kuat ke dalam kotak penalti, memberikan umpan kepada Keane Lewis-Potter untuk menyundul bola dari jarak dekat, mengalahkan kiper David Raya dan mengamankan hasil imbang .
Meskipun hasil imbang ini tidak menghilangkan keunggulan Arsenal dalam perebutan gelar, peringatan Mikel Arteta tentang kurangnya disiplin dan pertahanan bola mati yang buruk akan menjadi pelajaran berharga bagi The Gunners.
Arsenal Ditahan Imbang Brentford, Persaingan Gelar Juara Liga Inggris 2025/2026 Kembali Memanas
Arsenal bermain imbang 1-1 dengan Brentford pada pekan ke-26 Liga Inggris 2025/2026, Jumat 13 Februari 2026 dini hari WIB.
Arsenal mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka melawan Brentford sejak 2021, tetapi para penggemar tidak bisa senang. Hasil imbang di Brentford Community Stadium berarti tim asuhan Mikel Arteta kehilangan kesempatan untuk kembali memperlebar keunggulan enam poin atas Man City dalam perebutan gelar. Kini, tim asal London Utara itu hanya unggul empat poin dari rival mereka di Manchester.
Sejak menit-menit awal, David Raya melakukan kesalahan dan harus bekerja keras untuk memblokir sundulan jarak dekat berbahaya dari Igor Thiago. Tak lama kemudian, Dango Ouattara hampir membuat perbedaan dengan umpan silang berbahaya, tetapi tidak ada rekan setim yang cukup cepat untuk menyelesaikannya.
Babak pertama berjalan cukup tenang, dengan kedua tim hanya melepaskan total empat tembakan, dan tidak satu pun yang tepat sasaran. Titik balik terjadi setelah menit ke-60 ketika Piero Hincapie memberikan umpan silang yang akurat untuk Noni Madueke yang kemudian menyundul bola masuk ke gawang dan mencetak gol pembuka untuk Arsenal.
Namun, keunggulan tim tamu tidak berlangsung lama. Brentford memberikan respons yang kuat, dan Keane Lewis-Potter memanfaatkan sundulan untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Menit-menit terakhir pertandingan berlangsung dramatis, dengan peluang yang tersebar merata di kedua sisi, tetapi tidak ada gol tambahan yang tercipta. Gabriel Martinelli menjadi tokoh antagonis di mata para penggemar ketika ia gagal memanfaatkan peluang satu lawan satu dengan kiper.
Hasil imbang tersebut memungkinkan Brentford untuk mempertahankan posisi ke-7 dan menjaga harapan mereka untuk lolos ke kompetisi Eropa tetap hidup.
Scr/Mashable
















