Apakah Final Piala Dunia 2026 Hanya Bisa Dinikmati Orang Kaya?

23.02.2026
Apakah Final Piala Dunia 2026 Hanya Bisa Dinikmati Orang Kaya?
Apakah Final Piala Dunia 2026 Hanya Bisa Dinikmati Orang Kaya?

Harga tiket untuk final Piala Dunia 2026 telah meroket menjadi $8.000-$12.000, memicu perdebatan sengit tentang keadilan acara sepak bola terbesar di dunia ini.

Final Piala Dunia selalu menjadi puncak acara dalam sepak bola dunia, menarik miliaran penonton di seluruh dunia. Namun di Piala Dunia 2026, impian untuk menyaksikan momen bersejarah itu secara langsung menjadi sebuah hak istimewa yang mahal.

Harga yang Sangat Tinggi Tersebut Telah Memancing Kemarahan Publik

Menurut media Eropa, tiket untuk pertandingan final saat ini berharga antara $8.000 dan $12.000 . Ini adalah harga yang sangat tinggi saat ini. Seiring mendekatnya hari final, harga tiket diperkirakan akan terus naik karena permintaan yang mendesak dari para penggemar dan pendukung yang berdatangan dari seluruh dunia.

Sementara itu, harga tiket awal untuk final Piala Dunia sebelumnya jauh lebih rendah. Qatar 2022 berkisar antara $604 hingga $1.607 , Rusia 2018 dari $455 hingga $1.100 , dan Brasil 2014 dari $440 hingga $990. Bahkan jika memperhitungkan harga yang melambung di pasar penjualan kembali, rata-rata pada tahun 2014 hanya sekitar $2.800.

Ada dua faktor utama yang menjelaskan lonjakan harga ini. Pertama, ada permintaan yang sangat besar. Piala Dunia 2026 diadakan di Amerika Serikat, pasar olahraga besar dengan daya beli yang kuat. Signifikansi simbolis pertandingan final, daya tariknya secara global, dan masuknya wisatawan internasional telah menyebabkan kekurangan tiket yang cepat.

Kedua, pasokannya terbatas, karena stadion yang menjadi tuan rumah final hanya memiliki kapasitas sekitar 82.500 kursi. Jumlah ini terlalu kecil dibandingkan dengan permintaan dari jutaan penggemar di seluruh dunia.

Ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan telah memberikan keuntungan kepada pasar penjualan kembali, dengan harga tiket yang meroket. Situasi ini terjadi setiap Piala Dunia, tetapi belum pernah seekstrem tahun ini.

Apakah ini Piala Dunia yang paling sukses secara komersial sepanjang sejarah?

Jelas, informasi ini, begitu muncul, langsung memicu reaksi keras dari penggemar sepak bola di seluruh dunia. Di platform media sosial X , reaksi penggemar cukup intens.

Beberapa orang berkomentar sinis bahwa dengan harga sebuah mobil bekas atau biaya kuliah selama setahun, para penonton akan memiliki “hak istimewa untuk duduk di kursi plastik sejauh tiga mil dari arena untuk menyaksikan 22 jutawan berkompetisi.”

Sebagian yang berpendapat bahwa $12.000 untuk satu pertandingan sepak bola adalah “utang antar generasi,” tidak berbeda dengan hipotek atau uang muka untuk aset penting seperti rumah atau tanah.

Secara keseluruhan, sebagian besar pendapat sepakat bahwa, mengingat harga tiket untuk pertandingan final, Piala Dunia 2026 secara bertahap menjadi turnamen final yang paling didorong oleh komersialisme sepanjang sejarah.

Namun, sebagian orang berpendapat bahwa harga yang tinggi tersebut secara akurat mencerminkan nilai dari acara olahraga terbesar di dunia. Kelangkaan tiket untuk babak final memungkinkan pasar untuk mengatur dirinya sendiri. Bagi mereka yang mampu membelinya, ini adalah pengalaman yang tak tergantikan.

Pada akhirnya, satu pertanyaan tetap tak terjawab. Apakah Piala Dunia, yang dulunya dirayakan sebagai festival global, secara bertahap menjadi arena bermain bagi segelintir orang? Harga tiket yang tinggi mungkin merupakan konsekuensi dari kekuatan pasar, tetapi emosi para penggemarlah yang memberikan jiwa pada sepak bola.

Dan ketika mayoritas penonton harus memilih untuk menonton di layar daripada di tribun, dilema menyeimbangkan kepentingan komersial dan komunitas akan dibahas berkali-kali lagi.

FIFA pernah memperkenalkan kategori tiket “Supporter Entry” seharga $60 untuk penggemar tim yang lolos ke turnamen. Namun, jumlah tiket ini sangat terbatas dan tidak berlaku untuk tempat duduk premium. Bagi banyak orang, itu lebih merupakan “penyelamat” simbolis daripada solusi praktis.

Scr/Mashable





Don't Miss