Raksasa teknologi asal Cupertino, Apple, baru saja menyebar undangan kepada para jurnalis teknologi untuk menghadiri sebuah agenda bertajuk “pengalaman Apple spesial” yang dijadwalkan pada 4 Maret mendatang.
Namun, berbeda dari tradisi peluncuran megah yang biasanya berpusat di Apple Park, kali ini perusahaan besutan Steve Jobs tersebut dilaporkan bakal mengusung format yang jauh lebih unik dan tersebar.
Berdasarkan laporan terbaru, acara ini tidak akan mengandalkan satu sesi keynote tunggal, melainkan sebuah rangkaian pengumuman maraton yang dirancang untuk mendominasi pemberitaan selama beberapa hari.
Mark Gurman dari Bloomberg yang dikutip Techcrunch, Rabu (25/2/2026), mengungkapkan bahwa Apple berencana melakukan serangkaian pengumuman daring selama tiga hari berturut-turut sebagai pembuka. Puncaknya, pada tanggal 4 Maret, Apple akan menggelar acara fisik serentak di tiga kota besar dunia, yakni New York, London, dan Shanghai.
Di lokasi-lokasi prestisius tersebut, para jurnalis akan diberikan kesempatan eksklusif untuk merasakan langsung kecanggihan produk terbaru dalam sebuah sesi demonstrasi tatap muka. Format ini mempertegas pergeseran strategi Apple yang kini lebih mengedepankan pengalaman langsung (hands-on experience) dibandingkan sekadar presentasi layar lebar.
Daya tarik utama dari rangkaian acara ini adalah rumor peluncuran setidaknya lima produk inovatif yang siap meramaikan pasar musim semi tahun ini. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah kehadiran MacBook versi ekonomis yang dirancang untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas.
Langkah ini dinilai sebagai strategi cerdas Apple untuk memperkuat dominasi di sektor pendidikan dan pengguna kasual yang menginginkan perangkat macOS dengan harga lebih bersahabat tanpa mengorbankan kualitas build yang menjadi ciri khas mereka.
Tak hanya perangkat komputasi, Apple juga dikabarkan tengah menyiapkan amunisi baru di lini smartphone dan tablet. Nama iPhone 17e mulai mencuat sebagai kandidat kuat yang akan diperkenalkan, disusul oleh pembaruan besar pada lini iPad Air yang konon akan dipersenjatai dengan chip M4 yang sangat bertenaga.
Selain itu, para penggemar juga menantikan kehadiran iPad entry-level generasi terbaru serta penyegaran pada seri MacBook Air dan MacBook Pro. Meskipun jadwal rilis spesifik untuk masing-masing perangkat masih menjadi teka-teki, intensitas persiapan Apple menunjukkan bahwa transisi ke teknologi yang lebih cepat dan efisien sedang berlangsung besar-besaran.
John Gruber dari Daring Fireball turut mengamini spekulasi bahwa pengalaman spesial ini akan lebih berfokus pada interaksi produk yang mendalam. Dengan mengadakan acara di pusat-pusat ekonomi dunia seperti Shanghai dan London, Apple seolah ingin menunjukkan bahwa inovasi mereka tetap menjadi pusat gravitasi global di tengah persaingan teknologi yang kian ketat.
Meskipun Mark Gurman sendiri masih menyisakan sedikit keraguan mengenai urutan pasti peluncurannya, satu hal yang pasti: minggu pertama bulan Maret akan menjadi momen yang sangat sibuk bagi para pecinta gadget di seluruh dunia.
Antusiasme publik kini tertuju pada bagaimana Apple akan mengemas pengalaman tatap muka ini menjadi sebuah narasi pemasaran yang kuat. Jika semua prediksi ini tepat, maka musim semi 2026 akan menjadi titik balik bagi Apple dalam menyegarkan hampir seluruh portofolio produk unggulannya.
Kehadiran MacBook murah dan iPhone versi baru tidak hanya akan mendongkrak angka penjualan, tetapi juga membuktikan bahwa Apple masih memiliki banyak kejutan di kantong mereka untuk tetap relevan dan kompetitif di setiap lini harga.
Scr/Mashable















