Nanovest Catat Kenaikan Trading Volume 70%, Fokus pada Literasi Keuangan dan Aset Web3

03.03.2026
Nanovest Catat Kenaikan Trading Volume 70%, Fokus pada Literasi Keuangan dan Aset Web3
Nanovest Catat Kenaikan Trading Volume 70%, Fokus pada Literasi Keuangan dan Aset Web3

Memasuki kuartal pertama 2026, kondisi geopolitik dan ekonomi global yang dinamis menciptakan tantangan baru bagi para investor dalam menentukan arah kebijakan finansial mereka.

Menanggapi situasi pasar yang penuh ketidakpastian ini, Nanovest menyelenggarakan sesi diskusi strategis bertajuk “Golden Hours” di Kyro, Pacific Place. Acara yang dikemas dalam suasana hangat menjelang berbuka puasa ini menghadirkan kolaborasi antara pakar finansial, komunitas melek literasi, hingga rekan media.

Fokus utamanya adalah membedah proyeksi ekonomi dan menyusun strategi investasi jangka panjang yang tangguh untuk menghadapi volatilitas pasar sepanjang tahun 2026, di mana kecerdasan dalam memilih instrumen menjadi kunci utama keberhasilan portofolio.

Kebutuhan akan literasi investasi yang mendalam semakin mendesak mengingat adanya pergeseran signifikan dalam perilaku investor di Indonesia. Sepanjang tahun 2025, Nanovest sendiri berhasil mencatatkan performa gemilang dengan pertumbuhan Trading Volume mencapai angka 70% (YoY) dan total basis pengguna terverifikasi yang melampaui 1,1 juta orang.

Lonjakan ini tidak lepas dari keberhasilan platform dalam mengadopsi teknologi mutakhir, khususnya pada ekosistem Web3 melalui produk inovatif seperti IDDB, Crypto Staking, hingga Web3 Trading.

Pencapaian teknis ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai beralih ke aset digital yang lebih terdesentralisasi, namun tetap memerlukan panduan strategis agar tidak terjebak dalam spekulasi jangka pendek yang berisiko tinggi.

Menurut Jovita Widjaja, CMO Nanovest, tahun 2026 menandai era kedewasaan bagi para investor, terutama dari kalangan generasi muda yang kini mulai memprioritaskan kesehatan portofolio dibandingkan sekadar mengejar keuntungan instan. Transformasi pola pikir ini sangat relevan dengan kondisi industri yang menuntut disiplin tinggi.

Dalam sesi Market Talks, para ahli menyoroti bahwa sektor teknologi global, seperti NVIDIA dan Microsoft, diprediksi tetap menjadi motor pertumbuhan utama berkat monetisasi nyata dari teknologi Artificial Intelligence (AI).

Selain itu, sektor finansial AS seperti JPMorgan dan Visa dianggap tetap stabil di tengah normalisasi ekonomi, memberikan peluang bagi investor lokal untuk melakukan diversifikasi ke pasar saham Amerika Serikat yang kini aksesnya semakin dipermudah oleh platform digital.

Di sisi lain, aset aman atau safe haven seperti emas diproyeksikan tetap memiliki daya tarik kuat (higher for longer) sepanjang tahun 2026. Hal ini didorong oleh kebijakan pelonggaran dari Federal Reserve serta inisiatif global bertajuk “Project Vault” yang memperkuat posisi emas dalam menjaga daya beli.

Strategi yang paling direkomendasikan bagi investor milenial dan Gen Z adalah mengombinasikan aset pertumbuhan (seperti saham teknologi dan kripto) dengan aset defensif (seperti emas dan saham fundamental).

Jason Nathanael, seorang Investment Expert, menekankan bahwa keunggulan utama investor muda terletak pada waktu; dengan strategi yang seimbang sejak dini, mereka dapat menangkap peluang ekonomi baru tanpa harus mengabaikan aspek perlindungan aset.

Optimisme pasar juga didorong oleh harapan akan meningkatnya money flow dari institusi besar seperti dana pensiun, asuransi, dan BPJS ke bursa domestik.

Tjoe Ay dari Jarvis Asset Management mencatatkan bahwa jika aliran dana institusi ini menguat, maka saham-saham dengan fundamental kokoh akan mendapatkan momentum likuiditas yang signifikan.

Melalui inisiatif seperti “Golden Hours”, Nanovest berupaya memposisikan diri bukan sekadar sebagai penyedia aplikasi transaksi, melainkan sebagai mitra edukasi yang inklusif.

Dengan memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai waktu untuk refleksi finansial, Nanovest berkomitmen untuk terus memperkuat literasi keuangan nasional, membantu masyarakat Indonesia membangun masa depan finansial yang lebih sadar, bijak, dan berkelanjutan di tengah dinamika teknologi digital yang terus berkembang.

Scr/Mashable




Don't Miss