Gaji Baru CEO Google Sundar Pichai Tembus Rp10,9 Triliun, Jauh Melampaui Para Pendiri

10.03.2026
Gaji Baru CEO Google Sundar Pichai Tembus Rp10,9 Triliun, Jauh Melampaui Para Pendiri
Gaji Baru CEO Google Sundar Pichai Tembus Rp10,9 Triliun, Jauh Melampaui Para Pendiri

Kabar mengejutkan datang dari raksasa teknologi Alphabet. Sang CEO, Sundar Pichai, dikabarkan tengah menyongsong paket kompensasi baru yang nilainya mencapai angka fantastis, yakni Rp10,9 triliun ($692 juta).

Berdasarkan dokumen internal yang pertama kali diungkap oleh Financial Times dan dikutip dari Techcrunch, Selasa (10/3/2026), paket gaji berdurasi tiga tahun ini berpotensi mengukuhkan posisi Pichai sebagai salah satu eksekutif dengan bayaran tertinggi di jagat raya.

Namun, uang sebanyak itu tidak datang cuma-cuma; sebagian besar pendapatan tersebut terikat erat dengan target kinerja perusahaan yang ambisius.

Berbeda dengan bonus tunai biasa, insentif saham baru untuk Pichai ini sangat bergantung pada keberhasilan proyek masa depan Alphabet, termasuk divisi mobil otonom Waymo dan layanan pengiriman drone Wing.

Langkah ini dinilai sebagai strategi Alphabet untuk memastikan sang CEO tetap fokus membawa inovasi-inovasi “berisiko tinggi” tersebut menjadi mesin uang baru bagi perusahaan di masa depan. Menariknya, di tengah sorotan gaji triliunan ini, sosok Pichai justru tetap tampil low profile dan minim drama dibandingkan para pendiri Google.

Di sisi lain, publik justru sedang menyoroti gerak-gerik sang pendiri, Larry Page dan Sergey Brin. Dua orang terkaya di dunia ini belakangan sering masuk berita utama bukan karena inovasi teknologi, melainkan karena “migrasi” properti mewah mereka. Page dan Brin dikabarkan baru saja memborong rumah mewah di Miami, Florida.

Langkah ini santer disebut sebagai respons taktis terhadap Rancangan Undang-Undang Pajak Miliarder California yang menargetkan pungutan pajak satu kali sebesar 5% bagi mereka yang memiliki kekayaan bersih di atas Rp15,8 triliun ($1 miliar).

Demi menghindari beban pajak tersebut, Larry Page dilaporkan telah menggelontorkan lebih dari Rp2,7 triliun ($173 juta) untuk dua aset properti megah di kawasan Coconut Grove, Florida.

Sementara itu, Sergey Brin menyusul dengan pembelian rumah mewah senilai Rp805 miliar ($51 juta), yang menambah daftar panjang koleksi propertinya di Florida yang kini totalnya mencapai triliunan Rupiah.

Eksodus para miliarder ini menunjukkan adanya pergeseran pusat kekayaan dari Silicon Valley menuju wilayah yang lebih “ramah pajak”.

Kontras dengan gaya hidup para pendiri yang mulai menjauhi California, Sundar Pichai sejauh ini diketahui masih menetap dengan setia di kediamannya di Los Altos, California.

Meski tidak seramai Page atau Brin di kolom gosip properti, kekayaan Pichai sendiri sebenarnya sudah menyentuh level miliarder.

Sejak ia memegang kendali kepemimpinan pada 2015, kapitalisasi pasar Google telah melonjak hampir tujuh kali lipat, membuat tumpukan saham miliknya bernilai sangat tinggi.

Berdasarkan data terbaru dari Bloomberg, Pichai dan istrinya kini memegang saham Alphabet senilai hampir Rp7,9 triliun ($500 juta). Belum lagi ditambah dengan estimasi sekitar Rp10,2 triliun ($650 juta) hasil penjualan saham yang sudah ia lakukan hingga musim panas lalu.

Dengan paket gaji baru yang sedang digodok ini, kekayaan Pichai diprediksi akan terus meroket, membuktikan bahwa menjadi “karyawan” di level tertinggi Google ternyata bisa sebanding bahkan lebih stabil daripada menjadi pemilik aslinya.

Scr/Mashable




Don't Miss