Menyaksikan hattrick brilian Raphinha dalam kemenangan Barca atas Sevilla, persaingan Pichichi di LaLiga semakin seru seiring dengan lompatan kuat bintang Brasil ini.
Pada pekan ke-28 LaLiga 2025/2026, Camp Nou menyaksikan pesta sepak bola sejati saat Barcelona menghancurkan Sevilla 5-2. Di hari ketika talenta muda Lamine Yamal absen, para penggemar Catalan menemukan inspirasi baru pada Raphinha yang mengenakan ban kapten.
Striker asal Brasil ini tidak hanya memainkan peran utama tetapi juga secara langsung menentukan hasil pertandingan dengan performa mencetak gol yang luar biasa, sehingga “melompat” naik dalam peringkat pencetak gol terbanyak liga.
Sejak menit-menit awal babak pertama, Raphinha menunjukkan kepercayaan diri yang mutlak dengan mengambil tanggung jawab untuk mengeksekusi dua penalti pada menit ke-9 dan ke-21.
Mimpi buruk Sevilla berlanjut ketika Dani Olmo mencetak gol ketiga pada menit ke-38. Meskipun tim tamu berhasil memperkecil kedudukan melalui Oso di akhir babak pertama, Raphinha memadamkan harapan comeback dengan penyelesaian apik untuk melengkapi hat-trick-nya pada menit ke-51 setelah menerima assist dari Fermin.
Gol kelima Joao Cancelo dan gol telat Sow untuk Sevilla hanyalah formalitas dalam pertandingan di mana tim asal Catalan sepenuhnya mendominasi dengan 61% penguasaan bola.
Dari segi statistik performa, Raphinha tampil mengesankan dengan skor 9,7 menurut situs statistik Fotmob. Dalam 82 menit di lapangan, mantan bintang Leeds United itu melepaskan 3 tembakan, semuanya tepat sasaran, dengan tingkat konversi 100%.
Tidak hanya berpartisipasi dalam serangan, bintang berusia 29 tahun ini juga memberikan kontribusi positif pada permainan secara keseluruhan dengan 68 sentuhan, 7 kali merebut bola, dan menciptakan peluang berbahaya bagi rekan-rekan setimnya. Ini menunjukkan kemampuan serba bisa Raphinha dalam sistem taktik yang sedang dibangun pelatih Hansi Flick di Barcelona.
Hattrick ini langsung melambungkan Raphinha ke Top 10 pencetak gol terbanyak LaLiga musim ini dengan total 11 gol. Melihat peringkat Pichichi saat ini, Kylian Mbappe dari Real Madrid masih memegang posisi dominan dengan 23 gol.
Namun, absennya bintang tim nasional Prancis tersebut karena cedera telah membuka peluang bagi para rival untuk memperkecil jarak. Vedat Muriqi, dengan 18 gol, adalah pengejar terdekat, diikuti oleh Lamine Yamal (14 gol) dan Budimir (13 gol).
Meskipun selisih gol antara Raphinha dan Mbappe masih 12 gol, angka yang signifikan, perlu dicatat bahwa striker Brasil itu melewatkan sebagian besar awal musim karena cedera. Efisiensi mencetak gol per menit bermainnya sangat tinggi, setara dengan pencetak gol terbanyak.
Dengan masih tersisa banyak putaran musim, penampilan luar biasa ini menegaskan bahwa Raphinha siap menjadi pesaing sejati dalam perebutan gelar individu atau tim di LaLiga.
Scr/Mashable















