Setelah sembilan tahun bersama Liverpool, Mohamed Salah muncul dalam video perpisahan yang menampilkan jam tangan Richard Mille RM 30-01 edisi keramik putih.
Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada 25 Maret, Mohamed Salah mengonfirmasi bahwa ia akan meninggalkan Liverpool FC pada akhir musim 2025-2026, mengakhiri perjalanan sembilan tahunnya sejak bergabung dengan klub tersebut pada tahun 2017.
Striker asal Mesir kelahiran 1992 ini membagikan kabar tersebut dengan pesan yang emosional, mengungkapkan rasa terima kasih kepada klub, kota Liverpool, dan para penggemar yang telah mendukungnya selama masa paling suksesnya.
Tampil di momen tak terlupakan ini, Salah menarik perhatian dengan mengenakan jam tangan Richard Mille RM 30-01 berbahan keramik putih, yang harganya sekitar $450.000 atau setara Rp7,6 miliar. Desainnya menampilkan casing tonneau berukuran 50 x 42,7 mm yang terbuat dari keramik, menggabungkan daya tahan tinggi dan konstruksi ringan. Dial skeleton memperlihatkan seluruh struktur mekanis, yang ditonjolkan oleh mekanisme rotor yang dapat dilepas – sebuah sistem yang secara otomatis mematikan rotor ketika pegas utama mencapai putaran maksimumnya, mencegah putaran berlebih dan menjaga kinerja yang stabil.
Ini juga salah satu model jam tangan favorit Salah, yang sering terlihat di pergelangan tangannya pada banyak acara penting. Sebelumnya, striker Mesir ini mengenakan RM 30-01 dalam pertandingan Community Shield yang membuka musim 2025/26, serta saat parade kemenangan Liverpool di Liga Premier 2024/25 di atas bus melalui pusat kota.
Koleksi Richard Mille milik Salah juga mencakup model-model mewah seperti RM 17-02 “Whirlpool” (sekitar $1 juta ), RM 17-02 “TZP” ( $700.000 ), dan RM 74-02 Automatic Winding Tourbillon ( $560.000 ). Audemars Piguet juga merupakan merek utama yang dikoleksi pemain ini, dengan beberapa model terkenal termasuk Royal Oak Ref. 26585CE ($350.000), Ref. 26589IO ($200.000), dan Ref. 26238ST ($50.000).
Hobi mengoleksi ini sebagian mencerminkan status keuangan Salah selama masa baktinya di Liverpool. Berdasarkan kontrak terbarunya, striker berusia 34 tahun ini mendapatkan gaji hingga £400.000 (sekitar Rp9 miliar) per minggu, menjadikannya pemain dengan bayaran tertinggi dalam sejarah klub.
Dalam pesan perpisahannya, Salah menekankan ikatan mendalamnya dengan klub Merseyside tersebut. Ia mengatakan bahwa ia tidak pernah membayangkan Liverpool akan menjadi bagian penting dalam hidupnya, dan menegaskan bahwa itu bukan hanya sebuah klub, tetapi juga sebuah gairah, sejarah, dan semangat.
“Pergi tidak pernah mudah. Kalian telah memberi saya waktu terbaik dalam hidup saya. Saya akan selalu menjadi bagian dari tempat ini,” ujar sang striker. Di situs web mereka, Liverpool mengkonfirmasi bahwa kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan untuk berpisah setelah musim berakhir. Klub menyatakan bahwa Salah secara proaktif mengumumkan kepergiannya lebih awal untuk memastikan transparansi kepada para penggemar, sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih.
Keputusan untuk pergi muncul di tengah ketidakpastian seputar masa depan Salah sejak akhir tahun 2025. Setelah hasil imbang melawan Leeds United, ia secara terbuka menyebutkan hubungan yang tegang dengan manajer Arne Slot, dan mengklaim bahwa ia dianggap bertanggung jawab atas beberapa kesalahan taktis. Striker Mesir itu kemudian mengalami periode performa yang tidak konsisten, dikeluarkan dari skuad untuk pertandingan Liga Champions melawan Inter Milan dan hanya masuk sebagai pemain pengganti melawan Brighton.
Setelah kembali membela tim nasional Mesir di Piala Afrika, Salah kembali masuk ke skuad Liverpool pada bulan Januari dan terus tampil reguler di pertandingan-pertandingan berikutnya. Namun, keputusannya untuk pergi di akhir musim dipandang sebagai penutup babak sukses dan pembuka babak baru dalam karier sang striker.
Scr/Mashable

















