Penuhi Kebutuhan Talenta Digital, vivo Gelar Kembali NexGen Scholars

04.05.2026
Penuhi Kebutuhan Talenta Digital, vivo Gelar Kembali NexGen Scholars
Penuhi Kebutuhan Talenta Digital, vivo Gelar Kembali NexGen Scholars

Kebutuhan talenta digital di Indonesia terus meningkat seiring pesatnya transformasi teknologi di berbagai sektor.

Pemerintah memperkirakan Indonesia membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital pada tahun 2030. Namun, saat ini jumlah yang tersedia masih berada di kisaran 6 juta, menciptakan kesenjangan signifikan yang perlu segera diatasi.

vivo Indonesia mengambil langkah konkret melalui program beasiswa vivo NexGen Scholars. Inisiatif ini hadir sebagai solusi untuk memperluas akses pendidikan teknologi sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi kebutuhan industri digital masa depan.

Program vivo NexGen Scholars resmi berjalan sejak 2025 dan menawarkan 60 beasiswa penuh bagi mahasiswa terpilih. Para penerima beasiswa mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya atau PENS.

Program ini dijalankan melalui kolaborasi antara vivo Indonesia, Hoshizora Foundation, dan PENS. Kolaborasi ini dirancang untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang terhubung langsung dengan kebutuhan industri.

Fokus utama program ini adalah membuka peluang bagi siswa berpotensi yang memiliki keterbatasan ekonomi, agar tetap bisa mengakses pendidikan tinggi di bidang sains dan teknologi.

Menjawab Tantangan Kesenjangan Keterampilan

Melalui pendekatan berbasis ekosistem, program ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga mendorong pengembangan skill yang relevan, seperti teknik informatika, data science, hingga teknologi game.

Menurut Arga Simanjuntak, program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung pengembangan SDM teknologi di Indonesia.

“Kami melihat pentingnya memastikan bahwa generasi muda tidak hanya memiliki akses terhadap pendidikan, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui vivo NexGen Scholars, kami ingin membuka lebih banyak ruang bagi mereka untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan ke depan. Momentum seperti Hari Pendidikan Nasional menjadi pengingat bagi kami untuk terus memperkuat komitmen tersebut”, ungkap Arga.

Kisah Inspiratif Penerima Beasiswa

Program ini juga menghadirkan dampak nyata bagi para penerima beasiswa. Salah satunya adalah Evan Eka Kurniawan dari Banyuwangi, yang berhasil meraih IPK 3,9 dan aktif mengembangkan aplikasi serta proyek di bidang game.

Ada juga Zahra Adientya Putri dari Tulungagung yang tetap aktif di berbagai kegiatan kampus meski berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Kisah lain datang dari Izzal Maula Al Faqiih asal Balikpapan yang tetap bersemangat mengejar pendidikan di bidang teknologi meski menghadapi tantangan pribadi.

Sementara itu, Ubayy Tsany Galiadupda berhasil mengembangkan chatbot berbasis AI untuk membantu pelaku UMKM, menunjukkan bagaimana teknologi bisa memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Tak kalah inspiratif, Arkan Maulana Rizki dari Kalimantan Tengah yang bangkit dari pengalaman perundungan dan kini fokus mengembangkan diri di bidang teknologi energi.

Fokus pada Bidang Teknologi Strategis

Program vivo NexGen Scholars berfokus pada enam bidang utama yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, yaitu teknik informatika, sains data terapan, teknik elektronika, teknik telekomunikasi, teknik elektro industri, dan teknologi game.

Bidang-bidang tersebut menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi generasi muda.

Rata-rata IPK penerima beasiswa mencapai 3,41, dengan capaian tertinggi hingga 3,9. Selain itu, para mahasiswa juga aktif dalam organisasi, kompetisi, dan komunitas teknologi.

Di tengah percepatan transformasi digital, investasi pada sumber daya manusia menjadi faktor krusial. Program seperti vivo NexGen Scholars menjadi langkah strategis untuk memastikan Indonesia memiliki talenta yang siap bersaing di tingkat global.

Scr/Mashable




Don't Miss