Transformasi industri keuangan digital kini memasuki babak baru. Ant International resmi memperluas infrastruktur AI commerce dengan menghubungkan lebih dari 150 juta merchant ke lebih dari 2 miliar pengguna di seluruh dunia.
Pencapaian ini diumumkan dalam ajang MoMents 2026 yang digelar di Kuala Lumpur.
Sebagai tulang punggung bisnisnya, Ant International terus memperkuat layanan pembayaran global. Saat ini, perusahaan telah mendukung lebih dari 300 metode pembayaran di lebih dari 220 pasar di dunia.
Ekosistem ini mencakup berbagai sistem pembayaran populer, termasuk QR nasional seperti QRIS, SGQR, DuitNow, hingga PromptPay.
Tak hanya itu, Ant International juga terhubung dengan lebih dari 50 dompet digital dan aplikasi perbankan global seperti ShopeePay serta berbagai mitra fintech di Asia, Timur Tengah, hingga Eropa.
Dengan jaringan sebesar ini, perusahaan kini mampu memproses lebih dari 20 juta transaksi setiap hari. Skala tersebut menunjukkan betapa pentingnya interoperabilitas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital lintas negara.
Strategi AI Commerce Jadi Kunci Pertumbuhan
CEO Ant International, Peng Yang, menegaskan bahwa masa depan industri keuangan akan ditentukan oleh sinergi antara AI dan sistem pembayaran global.
“Model baru interoperabilitas keuangan dan AI commerce memberi kami kemampuan yang besar untuk membantu perusahaan global maupun usaha kecil dalam meningkatkan ketahanan bisnis sekaligus memperluas sumber pendapatan,” ujar Peng Yang.
“Dengan jaringan yang semakin luas dan mendalam, kami dapat berkolaborasi dengan lebih banyak mitra untuk menghadirkan solusi fintech yang inovatif, tepercaya, dan bernilai tinggi di pasar dengan pertumbuhan tercepat”, imbuhnya.
Pendekatan ini menggabungkan tiga pilar utama, yaitu global payment, global account, serta inclusive and embedded finance. Dengan model ini, bisnis dapat langsung terhubung ke pasar global sejak awal, tanpa hambatan geografis maupun sistem pembayaran.
Solusi Terintegrasi untuk UMKM dan Bisnis Global
Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif, Ant International menghadirkan solusi berbasis empat lini bisnis utama, yaitu Alipay+, Antom, Bettr, dan WorldFirst.
Solusi ini mencakup layanan pembayaran lintas negara, akun global berbasis AI, hingga pembiayaan dan manajemen keuangan yang terintegrasi.
Dengan dukungan teknologi ini, pelaku UMKM kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang secara global. Mereka tidak hanya bisa menerima pembayaran internasional, tetapi juga mengelola arus kas dan mendapatkan akses pembiayaan dengan lebih mudah.
Ant International juga memperkenalkan berbagai inovasi berbasis AI atau FinAI untuk menjawab tantangan bisnis modern.
Salah satu teknologi unggulannya adalah AI SHIELD, sistem keamanan berbasis AI dengan tingkat akurasi deteksi risiko di atas 95 persen. Teknologi ini mampu melindungi transaksi digital sekaligus meningkatkan tingkat keberhasilan pembayaran.
Selain itu, ada Antom Copilot yang membantu merchant mengotomatisasi proses operasional, termasuk penyelesaian sengketa transaksi hingga 46 persen lebih efisien.
Perusahaan juga meluncurkan Agentic Mobile Protocol (AMP), sebuah kerangka open-source pertama di dunia untuk pembayaran berbasis AI di perangkat mobile. Teknologi ini memungkinkan integrasi lintas platform, mulai dari dompet digital hingga super app.
Tak ketinggalan, platform GenAI Cockpit hadir sebagai AI-as-a-Service untuk membantu perusahaan membangun solusi berbasis AI, seperti chatbot layanan pelanggan hingga asisten penjualan digital.
Ekspansi Ant International terus berlanjut ke berbagai wilayah, termasuk Asia Tenggara, Amerika Latin, dan Timur Tengah. Perusahaan juga menjalin kemitraan strategis dengan regulator dan institusi keuangan untuk menghadirkan layanan yang aman dan sesuai regulasi.
Selain itu, Ant International mulai mengembangkan solusi keuangan syariah untuk memperluas inklusi keuangan di pasar berkembang.
Scr/Mashable




















