Real Madrid Gagal Juara LaLiga, Arbeloa Pasang Badan

11.05.2026
Real Madrid Gagal Juara LaLiga, Arbeloa Pasang Badan
Real Madrid Gagal Juara LaLiga, Arbeloa Pasang Badan

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, tetap menunjukkan sikap menantang meski timnya baru saja menelan kekalahan pahit 0-2 dalam laga El Clasico kontra Barcelona, Senin 11 Mei 2026 dini hari WIB. Hasil ini sekaligus memastikan rival abadi mereka itu mengunci gelar juara LaLiga musim 2025/2026.

Laga di Camp Nou tersebut menjadi panggung pesta bagi pendukung tuan rumah. Gol tendangan bebas spektakuler dari Marcus Rashford di awal laga dan sontekan Ferran Torres pada menit ke-18 memastikan trofi jatuh ke tangan Barca. Kini, Barcelona unggul jauh 14 poin di puncak klasemen dengan hanya tiga laga tersisa.

Kegagalan ini menandai sejarah kelam bagi Madrid; untuk pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir, mereka melewati dua musim beruntun tanpa gelar mayor. Arbeloa, yang ditunjuk menggantikan Xabi Alonso di tengah musim, mengaku sangat memahami amarah para pendukung Los Blancos.

“Tidak banyak yang bisa kami sampaikan,” ujar Arbeloa dalam konferensi pers usai pertandingan saat ditanya pesan untuk para penggemar, seperti dikutip dari ESPN.

“Kami memahami rasa frustrasi dan ketidakpuasan mereka atas musim ini. Yang bisa kami lakukan hanyalah bekerja, menatap masa depan, dan belajar dari kesalahan tahun ini.”

“Real Madrid selalu bangkit. Kami sudah berkali-kali jatuh dan berhasil berdiri kembali, tapi saya paham betapa marahnya fans saat ini. Kami harus bekerja keras untuk membalikkan keadaan,” tambahnya.

Terkait masa depannya, Arbeloa mengaku akan segera melakukan pembicaraan dengan manajemen klub. Namun, ia bersikeras bahwa skuad Madrid saat ini tidak memerlukan perombakan besar-besaran.

“Tidak, kami punya skuad yang hebat,” tegasnya.

“Ini bukan musim yang mudah. Saya tidak ingin mencari alasan, tapi kami kehilangan banyak pemain penting karena cedera. Klub akan selalu berusaha berbenah, tapi fokus kami adalah apa yang harus diperbaiki untuk musim depan.”

Arbeloa juga menyoroti masalah kolektivitas tim yang dianggapnya menjadi titik lemah musim ini.

“Kami harus melangkah maju sebagai satu kesatuan. Kami harus memprioritaskan kepentingan kolektif di atas individu. Musim ini kami kehilangan banyak poin dari tim-tim yang seharusnya bisa kami kalahkan,” ujarnya.

Selain membahas hasil pertandingan, Arbeloa sempat mengeluhkan insiden di babak kedua di mana klaim penalti atas pelanggaran Eric Garcia terhadap Jude Bellingham diabaikan wasit. Ia menyebut insiden sikut tersebut “sangat jelas” sebagai pelanggaran.

Mengenai Kylian Mbappe yang absen karena cedera hamstring, Arbeloa belum bisa memastikan apakah sang bintang akan bermain lagi di sisa musim ini. Mbappe sendiri tidak ikut dalam rombongan tim ke Barcelona, namun Arbeloa enggan mengkritik keputusan tersebut.

“Masih ada dua minggu tersisa. Tergantung bagaimana perkembangan pemulihannya, kita akan lihat apakah dia bisa bermain atau tidak. Harapan saya tentu dia bisa 100 persen bugar dan bermain sejak awal di laga seperti ini,” pungkasnya.

Scr/Mashable





Don't Miss