Cari Karier Lebih Akurat Lewat Teknologi AI

13.05.2026
Cari Karier Lebih Akurat Lewat Teknologi AI
Cari Karier Lebih Akurat Lewat Teknologi AI

SEEK, raksasa penyedia platform ketenagakerjaan yang menaungi Jobstreet dan Jobsdb, secara resmi meluncurkan kampanye pemasaran terpadu (IMC) berskala besar di enam negara Asia termasuk Indonesia. Fokus utama dari inisiatif ini adalah “Relevansi”, di mana platform berkomitmen membantu para pencari kerja menemukan peluang karier yang benar-benar pas dengan profil mereka, bukan sekadar memberikan tumpukan lowongan tanpa arah.

Kampanye ini hadir sebagai solusi atas keresahan talenta modern yang sering kali merasa kewalahan dengan banyaknya pilihan pekerjaan yang tidak sesuai aspirasi. Melalui pendekatan yang lebih personal, Jobstreet berupaya memastikan setiap pengguna mendapatkan akses ke jenjang karier yang mampu meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas mereka secara jangka panjang.

Menjawab Tantangan Kesenjangan Kerja di Pasar Indonesia

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Agustus 2025, angka pengangguran terbuka di Indonesia masih menyentuh angka 4,85% atau setara dengan 7,46 juta jiwa. Menariknya, temuan Jobstreet Workplace Happiness Index justru menempatkan pekerja Indonesia sebagai yang paling bahagia di kawasan Asia dengan tingkat kepuasan mencapai 82%.

Fenomena unik ini menunjukkan bahwa pekerja lokal sangat menghargai keselarasan antara harapan dan realitas dalam peran mereka sehari-hari di kantor. Jobstreet hadir menjembatani jutaan pencari kerja tersebut agar bisa masuk ke sektor formal yang lebih terlindungi dengan tingkat kecocokan posisi yang lebih presisi daripada sebelumnya.

Kekuatan AI di Balik Teknologi Pencocokan “Search & Match”

Inti dari kampanye revolusioner ini terletak pada keunggulan teknologi kecerdasan buatan (AI) milik SEEK yang mampu menganalisis keterampilan serta preferensi pengguna secara mendalam. Sistem ini bekerja secara otomatis untuk menyaring ribuan data kandidat dan lowongan agar menghasilkan rekomendasi yang sangat akurat bagi kedua belah pihak.

Fitur unggulan seperti Strong Applicant Badge juga diperkenalkan untuk membantu pencari kerja mengidentifikasi peluang di mana mereka memiliki potensi diterima paling besar. Bagi pelaku UMKM hingga perusahaan besar, efisiensi berbasis data ini diklaim mampu memangkas waktu proses rekrutmen secara signifikan dengan kualitas kandidat yang lebih berkualitas.

Kreativitas Budaya: Karakter Ikonik dalam Visual Kampanye

Bekerja sama dengan Accenture Song, kampanye ini mengadaptasi ide kreatif “Better Matches” yang sukses di Australia namun dengan sentuhan kearifan lokal Asia yang kental. Narasi iklan kali ini menggunakan karakter ikonik seperti Putri Duyung dan Raja Kera (Monkey King) untuk mengomunikasikan pesan bahwa setiap individu unik pasti memiliki pekerjaan yang pas.

Sutradara legendaris peraih Cannes Silver Lion, Suthon Petchsuwan, dipercaya untuk mengemas video utama agar terasa dekat dengan nilai-nilai keluarga dan budaya di Asia. Pendekatan bercerita ini bertujuan agar fitur teknologi AI yang canggih tetap terasa manusiawi dan relevan dengan ambisi hidup masyarakat di enam negara berbeda.

Integrasi Multi-Kanal untuk Jangkauan Maksimal

Kampanye terpadu ini akan digencarkan secara masif melalui berbagai kanal komunikasi, mulai dari media luar ruang (billboard) hingga platform sosial media yang populer. Dengan strategi jangkauan luas ini, SEEK ingin memastikan bahwa pesan tentang pentingnya relevansi kerja tersampaikan kepada pencari kerja di seluruh titik kontak digital.

Chief Marketing Officer APAC SEEK, Maryanne Tsiatsias, menegaskan bahwa visi perusahaan adalah menciptakan dunia kerja di mana setiap orang merasa berada di tempat yang tepat. Melalui sinergi teknologi AI dan strategi pemasaran yang kreatif, Jobstreet dan Jobsdb kini bertransformasi menjadi mitra karier yang memahami sisi kemanusiaan dalam setiap pekerjaan.

Scr/Mashable




Don't Miss