Data Pelanggan Trump Mobile Diduga Bocor, Pengguna Trump T1 Phone Diminta Waspada

21.05.2026
Data Pelanggan Trump Mobile Diduga Bocor, Pengguna Trump T1 Phone Diminta Waspada
Data Pelanggan Trump Mobile Diduga Bocor, Pengguna Trump T1 Phone Diminta Waspada

Platform layanan seluler Trump Mobile kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan dugaan kebocoran data pelanggan di situs resminya.

Kasus ini mencuat setelah YouTuber investigasi sekaligus jurnalis digital Coffeezilla mengungkap adanya celah keamanan serius yang disebut dapat mengekspos informasi pribadi pengguna yang melakukan pre-order Trump T1 Phone maupun pelanggan layanan seluler Trump Mobile.

Laporan tersebut muncul di tengah penantian pengiriman smartphone Trump T1 Phone yang sebelumnya sempat dikabarkan mengalami penundaan dan perubahan desain.

Kini, perhatian publik justru tertuju pada keamanan data pelanggan yang disebut-sebut berpotensi bocor melalui website resmi Trump Mobile.

Data Pelanggan Trump Mobile Diduga Bocor

Menurut informasi yang dibagikan Coffeezilla, situs Trumpmobile.com diduga mengalami kerentanan keamanan yang memungkinkan data pelanggan terekspos. Informasi yang disebut bocor mencakup nama lengkap, alamat email, alamat pengiriman, hingga nomor pesanan pelanggan.

Meski begitu, laporan tersebut menyebut data kartu kredit pelanggan sejauh ini masih aman dan tidak ikut terekspos dalam dugaan kebocoran tersebut.

Coffeezilla mengaku mendapatkan informasi itu dari sumber anonim yang memperlihatkan secara langsung bagaimana celah keamanan tersebut bekerja. Ia menyebut eksploitasi yang digunakan “tidak rumit”, sehingga menimbulkan kekhawatiran bahwa pihak lain mungkin saja sudah menemukan celah yang sama sebelumnya.

Seluruh Website Trump Mobile Disebut Terdampak

Yang membuat situasi semakin serius, dugaan kerentanan ini disebut tidak hanya berdampak pada pemesan Trump T1 Phone, tetapi juga seluruh pengguna layanan seluler Trump Mobile.

Artinya, siapa pun yang menggunakan layanan operator tersebut berpotensi terdampak apabila kebocoran benar terjadi.

Coffeezilla mengaku sudah mencoba menghubungi tim Trump Mobile terkait temuan ini, namun hingga laporan tersebut dipublikasikan belum ada tanggapan resmi dari pihak perusahaan.

Belum diketahui juga apakah celah keamanan itu sudah diperbaiki atau masih aktif hingga saat ini.

Popularitas Trump T1 Phone Ternyata Tidak Sebesar Dugaan

Selain dugaan kebocoran data, laporan tersebut juga mengungkap informasi lain mengenai jumlah pre-order Trump T1 Phone.

Sebelumnya sempat beredar estimasi bahwa smartphone ini menerima hampir 600 ribu pesanan awal. Namun berdasarkan data yang diduga bocor, Coffeezilla memperkirakan jumlah pre-order sebenarnya jauh lebih kecil.

Ia menyebut kemungkinan jumlah pemesan hanya berada di kisaran 10 ribu unit. Angka tersebut tentu jauh di bawah ekspektasi awal yang sempat ramai dibicarakan di internet.

Trump T1 Phone sendiri sebelumnya cukup menarik perhatian karena dikaitkan dengan branding Donald Trump dan layanan Trump Mobile. Smartphone ini sempat mengalami penundaan pengiriman dan beberapa perubahan desain sebelum akhirnya dijadwalkan mulai dikirim pada akhir tahun ini.

Namun munculnya isu keamanan data tentu dapat memengaruhi tingkat kepercayaan calon pelanggan terhadap perangkat maupun layanan operator tersebut.

Hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Trump Mobile terkait validitas dugaan kebocoran data tersebut. Namun pengguna yang telah melakukan pre-order maupun menggunakan layanan operator tersebut disarankan tetap waspada.

Pengguna juga dianjurkan untuk rutin mengganti password akun penting, mengaktifkan autentikasi dua langkah, dan berhati-hati terhadap email mencurigakan yang mengatasnamakan layanan Trump Mobile.

Scr/Mashable




Don't Miss