Jose Mourinho langsung tancap gas. Pelatih asal Portugal tersebut dilaporkan telah menyusun rencana perombakan besar-besaran demi mengembalikan Real Madrid ke jalur kejayaan, setelah klub raksasa Spanyol itu mengalami paceklik gelar selama dua musim berturut-turut.
Melansir laporan AS, juru taktik yang menjuluki dirinya The Special One ini telah mengidentifikasi empat posisi krusial yang wajib dibenahi dalam waktu dekat. Keempat sektor tersebut meliputi bek tengah, bek kanan, bek kiri, dan gelandang tengah.
Mourinho meyakini perbaikan di sektor-sektor ini menjadi kunci utama agar Los Blancos kembali kompetitif dalam perburuan trofi juara.
Fokus Utama: Sektor Pertahanan
Lini belakang menjadi prioritas utama Mourinho. Ia ingin mendatangkan setidaknya satu atau dua bek tengah berkelas dunia untuk diduetkan dengan Antonio Rudiger. Tidak hanya piawai secara teknis, Mourinho juga mencari sosok pemimpin sejati di lapangan yang mampu memberikan karakter kuat serta stabilitas pada lini pertahanan Madrid yang dinilai rapuh musim lalu.
Penyegaran di Sektor Sayap dan Tengah
Di posisi bek sayap, pelatih berusia 63 tahun ini ingin menambah kedalaman skuad. Sektor bek kanan menjadi target penting untuk menghadirkan persaingan sehat bagi Trent Alexander-Arnold.
Sementara itu, perburuan di posisi bek kiri akan sangat bergantung pada kepastian masa depan Fran Garcia.
Sektor lini tengah juga tidak luput dari radar revolusi Mourinho. Ia dikabarkan meminta manajemen untuk mendatangkan seorang gelandang bertahan murni yang kuat dalam memutus serangan lawan sekaligus melindungi barisan pertahanan.
Selain itu, Madrid juga butuh satu gelandang kreatif yang punya visi bermain tajam untuk membongkar pertahanan rapat lawan yang kerap menerapkan taktik “bus parkir”.
Utamakan Mental Ketimbang Nama Besar
Dalam perburuan pemain baru, Mourinho menegaskan tidak akan terpaku pada nama besar atau popularitas. Ia ingin Real Madrid fokus berburu pemain yang memiliki mental petarung, rasa lapar akan kemenangan, dan loyalitas tinggi untuk berkorban demi tim.
Menurut evaluasinya, skuad Madrid saat ini telah kehilangan identitas dan agresivitas dalam dua musim terakhir.
Saat ini, Mourinho sedang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi tim, mulai dari aspek teknis di lapangan hingga atmosfer di dalam ruang ganti. Ia berencana memanfaatkan periode pramusim untuk memantau langsung performa para pemain sebelum mengetok palu terkait masa depan sejumlah nama di Santiago Bernabéu.
Rencana Transfer Rahasia Jose Mourinho di Real Madrid, Bidik Bintang Denmark dan Rayu Toni Kroos
Kabar kembalinya Jose Mourinho ke Real Madrid kian memanas. Pelatih berjuluk The Special One tersebut dilaporkan sudah menyusun rencana matang untuk merevolusi skuad Los Blancos, termasuk membidik gelandang bertenaga Morten Hjulmand dan merayu sang legenda, Toni Kroos, untuk masuk ke dalam staf kepelatihannya.
Menurut laporan media Spanyol, Cope, Mourinho telah meminta manajemen Real Madrid untuk menyiapkan dana sekitar 50 juta euro (sekitar Rp1 triliun) demi mendaratkan Hjulmand ke Santiago Bernabeu pada bursa transfer musim panas ini. Gelandang asal Denmark tersebut dinilai tinggi karena kemampuan duelnya yang kuat, visinya dalam mengatur ritme permainan di lini tengah, serta jiwa kepemimpinannya yang menonjol.
Karakteristik inilah yang dianggap Mourinho sangat cocok untuk membangun kembali pondasi raksasa Spanyol tersebut.
Ketertarikan Real Madrid terhadap Hjulmand pun tidak mengejutkan bagi pelatih Sporting, Rui Borges. Ia menegaskan bahwa anak asuhnya tersebut telah membuktikan kelasnya lewat performa luar biasa selama beberapa musim di Portugal.
Menurut Borges, sangat wajar jika klub sebesar Los Blancos kini memburu tanda tangannya.
Tak hanya fokus membenahi komposisi pemain di lapangan, Mourinho juga berencana melakukan perombakan besar-besaran di jajaran tim pelatih. Langkah paling mengejutkan yang diambil juru taktik asal Portugal ini adalah keinginannya untuk mengajak Toni Kroos bergabung sebagai asisten pelatih.
Kroos dinilai sebagai sosok jembatan ideal antara ruang ganti pemain dan pihak manajemen klub berkat pengaruh dan karismanya yang luar biasa di Real Madrid. Mourinho sangat percaya bahwa kehadiran mantan gelandang elegan asal Jerman tersebut akan membantu menjaga stabilitas internal tim di tengah tekanan besar periode transisi ini.
Jalan Mourinho untuk mudik ke Bernabeu sendiri terbuka lebar setelah Alvaro Arbeloa dipastikan akan meninggalkan kursi pelatih di akhir musim. Arbeloa, yang baru mengambil alih kepemimpinan pada Januari lalu, gagal mendongkrak performa tim hingga membuat Real Madrid harus menyudahi musim tanpa satu pun trofi di semua kompetisi.
Melihat situasi ini, tekanan besar kini berada di pundak Presiden Florentino Perez setelah dua musim beruntun Real Madrid puasa gelar juara. Menunjuk kembali Jose Mourinho dianggap sebagai perjudian besar yang sengaja diambil Perez demi mengembalikan Real Madrid ke takhta tertinggi sepak bola dunia.
Scr/Mashable

















