Cerita masa lalu saat Marcos Rojo bergabung dengan Manchester United pada tahun 2014 konon berawal dari saran keponakan Louis van Gaal setelah bermain FIFA.
Rojo tiba di Old Trafford dari Sporting Lisbon dengan biaya sekitar £16 juta pada musim panas pertama Van Gaal sebagai pelatih Manchester United. Saat itu, bek tengah berusia 24 tahun ini dipandang sebagai salah satu opsi untuk memperkuat lini pertahanan tim.
Kisah di balik transfer ini diceritakan kembali oleh dua mantan gelandang Manchester United, Paul Scholes dan Nicky Butt, dalam podcast “The Good, The Bad and The Football”. Menurut mereka, Van Gaal mendengar tentang Rojo dari keponakannya sendiri.
Nicky Butt mengatakan bahwa anak-anak zaman sekarang dapat belajar banyak tentang pemain berkat permainan video, terutama FIFA . Putranya dulu mengenal banyak pemain dari seluruh dunia hanya melalui permainan tersebut.
“Jika Anda melihat bagaimana anak-anak mengikuti sepak bola, terkadang mereka lebih tahu tentang para pemain daripada orang dewasa,” kata Butt.
Paul Scholes kemudian mengungkapkan sebuah cerita yang membuat banyak orang tertawa. Menurutnya, Van Gaal dikenalkan kepada Marcos Rojo oleh keponakannya setelah bocah itu menggunakan pemain tersebut dalam permainan FIFA.
Informasi ini mengejutkan presenter Paddy McGuinness, yang mengira itu mungkin hanya cerita yang “tidak bisa dipercaya”. Namun, Butt bersikeras bahwa itu benar dan mengatakan bahwa dia sendiri telah mendengar putranya menyebutkan pemain-pemain yang belum pernah dia dengar sebelumnya.
Bahkan, pada tahun-tahun berikutnya, beberapa nama yang disebutkan tadi pindah ke klub-klub besar di Eropa.
Khusus untuk Rojo, bek tengah asal Argentina ini menghabiskan lebih dari lima tahun bersama Manchester United. Ia mencatatkan total 122 penampilan sebelum meninggalkan Old Trafford pada Februari 2021.
Selama masa baktinya di MU, Rojo memenangkan Liga Europa pada tahun 2017, Carabao Cup pada tahun yang sama, dan Piala FA pada tahun 2018. Di bawah asuhan Van Gaal, ia tampil sebanyak 54 kali, sebelum kemudian bermain sebanyak 56 pertandingan di bawah asuhan Jose Mourinho .
Dikenal karena gaya bermainnya yang agresif, Rojo menerima 13 kartu kuning di bawah setiap manajer Manchester United tetapi tidak pernah diusir dari lapangan.
Merasa Bangga Bisa Bela Manchester United
Rojo sendiri merasa bangga bisa membela Manchester United. Dia mengucapkan terima kasih kepada staf pelatih hingga suporter yang telah menerimanya dengan hangat di Old Trafford.
“Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih kepada semua orang di Manchester United yang telah membantu saya selama enam tahun terakhir,” kata Rojo, melalui akun Instagram-nya.
“Sejak tiba di sini pada tahun 2014, saya selalu merasa terhormat menjadi bagian dari klub fantastis ini dengan sejarahnya yang kaya.”
“Terima kasih kepada semua penggemar yang selalu mendukung saya saat mengenakan seragam Manchester United.”
Saat ini, bek tengah berusia 35 tahun itu bermain untuk Racing Club di Argentina. Namun, kisah bagaimana Marcos Rojo menarik perhatian Van Gaal berkat permainan FIFA tetap menjadi detail menarik dalam sejarah transfer Manchester United.
Scr/Mashable
















