Pelanggan layanan GoCar kini perlu lebih cermat sebelum membatalkan perjalanan. Pasalnya, Gojek Indonesia resmi menerapkan kebijakan baru berupa biaya pembatalan atau cancellation fee sebesar Rp 3.000 untuk pemesanan GoCar yang dibatalkan dalam kondisi tertentu.
Kebijakan ini mulai diberlakukan secara bertahap sejak 3 Februari 2026 di sejumlah kota besar di Indonesia. Adapun wilayah yang saat ini telah menerapkan aturan tersebut meliputi Bali, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Bandung, Malang, dan Makassar.
Melalui pernyataan resminya, Gojek Indonesia menjelaskan bahwa biaya pembatalan berlaku untuk hampir seluruh layanan GoCar, kecuali GoCar Instant dan GoCar Rental.
“Gojek menerapkan kebijakan biaya pembatalan sebesar Rp 3.000 untuk seluruh layanan GoCar, selain GoCar Instant dan GoCar Rental, mulai 3 Februari secara bertahap di kota-kota tertentu,” tulis Gojek dalam keterangan resminya (27/6/2026).
Penerapan biaya pembatalan ini dilakukan sebagai bentuk kompensasi bagi mitra pengemudi yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk menjemput pelanggan. Dalam praktiknya, tidak semua pembatalan akan langsung dikenai biaya.
Ada sejumlah kondisi khusus yang membuat pelanggan wajib membayar cancellation fee.
Pertama, biaya pembatalan dikenakan apabila pelanggan membatalkan pesanan ketika mitra driver sudah tiba di titik penjemputan.
Kedua, biaya juga berlaku jika pelanggan membatalkan perjalanan saat pengemudi telah bergerak lebih dari 1 kilometer menuju lokasi penjemputan. Ketentuan ini juga berlaku apabila sudah lewat 7 menit sejak pelanggan mendapatkan driver dan pengemudi telah bergerak menuju titik jemput.
Ketiga, biaya pembatalan dapat muncul ketika pembatalan dilakukan oleh pengemudi setelah menunggu penumpang di titik penjemputan selama 10 menit atau lebih.
Menurut Gojek, dana dari cancellation fee tersebut sepenuhnya diberikan kepada mitra driver.
“Biaya pembatalan akan 100 persen dibayarkan kepada mitra driver sebagai bentuk kompensasi dari waktu tunggu ataupun proses penjemputan yang sudah dilakukan,” jelas Gojek.
Dari sisi pembayaran, biaya pembatalan dilakukan secara nontunai melalui berbagai metode digital, seperti GoPay, kartu debit, kartu kredit, maupun dompet elektronik lainnya.
Lalu bagaimana dengan pelanggan yang menggunakan metode pembayaran tunai?
Bagi pengguna yang memilih pembayaran cash, sistem tetap akan mencatat biaya pembatalan sebagai tagihan. Tagihan tersebut wajib dilunasi terlebih dahulu sebelum pelanggan dapat memesan layanan GoCar berikutnya.
Meski begitu, Gojek memastikan tidak semua pembatalan otomatis dikenai biaya. Pelanggan tetap bisa terbebas dari cancellation fee dalam sejumlah situasi tertentu.
Misalnya, ketika pengemudi membatalkan pesanan di luar ketentuan yang telah ditetapkan. Selain itu, biaya pembatalan juga tidak berlaku apabila driver datang ke lokasi yang berbeda dari titik penjemputan yang tercantum di aplikasi.
Jika pelanggan merasa biaya pembatalan dikenakan secara tidak semestinya, mereka dapat mengajukan laporan melalui menu bantuan di aplikasi Gojek untuk proses peninjauan lebih lanjut.
Menariknya, Gojek juga memberikan kebijakan toleransi bagi pelanggan yang baru pertama kali membatalkan pesanan.
“Pada pembatalan pertama, sistem akan memberikan pembebasan biaya (waiver) hingga waktu yang belum ditentukan. Biaya pembatalan baru akan dikenakan pada pembatalan berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkap Gojek.
Scr/Mashable





















