Setelah Brasil, Belanda dan Prancis, Kini AC Milan Siapkan Dinasti Portugal di Bawah Kepemimpinan Ruben Amorim

29.06.2026
Setelah Brasil, Belanda dan Prancis, Kini AC Milan Siapkan Dinasti Portugal di Bawah Kepemimpinan Ruben Amorim
Setelah Brasil, Belanda dan Prancis, Kini AC Milan Siapkan Dinasti Portugal di Bawah Kepemimpinan Ruben Amorim

AC Milan tampaknya sedang memulai babak baru dalam sejarah panjang mereka dengan mengalihkan kiblat sepak bola mereka ke Portugal demi membangun kembali kejayaan klub. Langkah strategis ini diambil setelah manajemen Rossoneri mengevaluasi berbagai kegagalan taktis dari proyek-proyek bongkar pasang skuad sebelumnya.

Jika menengok ke belakang, raksasa Italia ini selalu sukses saat memiliki identitas inti pemain dari negara tertentu yang sangat kuat. Sebut saja era kejayaan lokal pilar Italia hingga masa keemasan trio Belanda yang melegenda dengan julukan Tre Tulipani.

Kegagalan Instan Juru Taktik Pendahulu

Kini, komitmen untuk membangun dinasti baru di bawah arahan pelatih asal Portugal kembali menjadi prioritas utama manajemen Il Diavolo Rosso. Menurut laporan teranyar dari media olahraga terkemuka Gazzetta dello Sport, keputusan ini diambil setelah Milan sempat mencoba kembali ke pakem lokal dengan mengandalkan inti pemain Italia namun tetap berujung kegagalan.

Sebelumnya, manajemen Milan sempat mengalami masa-masa sulit saat menunjuk Paulo Fonseca dan Sergio Conceicao di kursi kepelatihan. Kedua juru taktik tersebut gagal memenuhi ekspektasi tinggi publik San Siro dan tidak mampu bertahan lebih dari enam bulan di posisinya.

Kebebasan Penuh untuk Ruben Amorim

Kegagalan beruntun para pendahulunya sempat memicu keraguan besar saat manajemen memutuskan untuk menunjuk Ruben Amorim sebagai nakhoda baru. Namun, situasi kali ini dinilai sangat berbeda karena manajemen memberikan garansi investasi dan kebebasan penuh kepada Amorim untuk merombak komposisi skuad sesuai visi bermainnya.

Dukungan finansial dan kebijakan transfer yang nyata ini menjadi pembeda utama antara masa kepemimpinan Amorim dengan para pelatih sebelumnya. Mantan pelatih Sporting CP tersebut kini memiliki wewenang penuh untuk mendatangkan pemain yang benar-benar cocok dengan skema taktisnya.

Pembentukan Koloni Portugal di San Siro

Implementasi dari cetak biru beraroma Portugal ini langsung terlihat nyata di lantai bursa transfer melalui keputusan merekrut penyerang berbakat, Goncalo Ramos. Kedatangan striker tajam tersebut diprediksi hanya menjadi langkah awal dari gelombang eksodus talenta Portugal menuju San Siro.

Radar transfer AC Milan kini dilaporkan sedang mengarah kuat pada bek muda potensial, Antonio Silva, untuk memperkuat lini pertahanan mereka. Kehadiran Silva diharapkan mampu mempercepat proses adaptasi taktik defensif yang diinginkan oleh Ruben Amorim.

screenshot 2026 06 29 at 064552 5ey7

Kesempatan Terakhir bagi Rafael Leao

Di sisi lain, keberadaan bintang lama seperti Rafael Leao di dalam skuad saat ini semakin mempertegas dominasi kultur Portugal di ruang ganti Milan. Di tengah menurunnya minat klub raksasa Eropa lain terhadap dirinya, manajemen Diavolo tampaknya siap memberikan kesempatan terakhir bagi Leao untuk membuktikan kapasitasnya.

rafael

Struktur taktis baru yang diusung oleh Amorim dinilai sangat ramah bagi karakteristik permainan Leao yang mengandalkan kecepatan dan tusukan dari sektor sayap. Sinergi kultur yang homogen ini diyakini menjadi komitmen jangka panjang Milan terhadap satu ideologi sepak bola yang jelas, bukan sekadar eksperimen taktis yang saling bertabrakan.

Scr/Mashable





Don't Miss