Masa depan Mason Mount di Manchester United kembali menjadi sorotan. Meski santer dikabarkan menarik minat dari raksasa Italia, AC Milan, gelandang asal Inggris tersebut dilaporkan bersikeras untuk tetap bertahan di Old Trafford demi mengembalikan performa terbaiknya pada musim 2026/27.
Saat ini, Mount memilih fokus penuh pada pemulihan fisik. Pemain berusia 27 tahun tersebut bahkan menjalani latihan intensif di Spanyol bersama pelatih pribadinya agar berada dalam kondisi tempur terbaik saat menyambut sesi pramusim.
Langkah tegas ini diambil Mount sekaligus untuk meredam spekulasi yang ditiupkan oleh media-media Italia. Sebelumnya, beredar rumor yang menyebut AC Milan tengah mempertimbangkan untuk menggaet mantan pemain Chelsea tersebut.
Terlebih, pelatih anyar Rossoneri, Ruben Amorim, disebut-sebut tertarik untuk bereuni dengan mantan anak asuhnya itu di San Siro.
Namun, pihak Mason Mount mengaku terkejut dengan rumor transfer tersebut. Pemilik nomor punggung 7 di MU itu menegaskan bahwa dirinya masih menganggap dirinya sebagai bagian penting dari proyek masa depan skuad Setan Merah.
Sejak diboyong dari Chelsea dengan mahar fantastis mencapai 55 juta poundsterling pada Juli 2023, perjalanan Mount di Old Trafford memang penuh liku. Badai cedera yang terus-menerus menghantam membuat kontribusinya untuk tim menjadi sangat terbatas.
Catatan statistik menunjukkan rapor merah sang gelandang selama tiga tahun terakhir. Mount tercatat mengalami 10 jenis cedera berbeda yang memaksanya absen dalam hampir 70 pertandingan di semua kompetisi.
Dengan sumbangsih yang baru menyentuh angka 9 assist sejak bergabung, Mount dinilai belum mampu membuktikan kelayakan nilai investasinya yang mahal. Alhasil, musim 2026/27 akan menjadi momen hidup-mati bagi masa depan Mason Mount di Manchester United.
Scr/Mashable















