Timnas Argentina harus bekerja ekstra keras untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar setelah menundukkan Cape Verde dengan skor 3-2 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Dalam laga yang berlangsung di Miami Stadium, juara dunia 2022 itu dipaksa bermain hingga babak tambahan sebelum akhirnya memastikan kemenangan dalam duel yang penuh drama.
Hasil Pertandingan Piala Dunia kali ini menjadi salah satu laga paling menarik di fase gugur. Argentina yang diperkuat sejumlah bintang besar, termasuk Lionel Messi, sempat dibuat frustrasi oleh penampilan disiplin dan penuh determinasi dari tim debutan Cape Verde.
Sejak peluit awal dibunyikan, Argentina langsung mengambil inisiatif menyerang. Namun, Cape Verde menunjukkan mengapa mereka berhasil mencuri perhatian sepanjang turnamen. Tim asal Afrika tersebut tampil solid dalam bertahan dan mampu meredam berbagai peluang yang diciptakan lawannya.
Hingga menit ke-25, Argentina belum mampu menemukan celah untuk membongkar pertahanan Cape Verde. Penjaga gawang Vozinha tampil luar biasa di bawah mistar. Refleks cepat dan kemampuan membaca arah bola membuat sejumlah peluang emas Argentina gagal berbuah gol.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-29. Berawal dari umpan jarak jauh akurat yang dilepaskan Lisandro Martinez, Lionel Messi berhasil bergerak lepas dari pengawalan lawan. Sang kapten kemudian menyambut bola dengan penyelesaian yang tenang untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Gol tersebut sempat diperkirakan akan membuka keran gol Argentina. Namun, Cape Verde kembali menunjukkan mentalitas luar biasa yang telah membawa mereka melaju sejauh ini di turnamen.
Memasuki babak kedua, Argentina tetap berusaha mengontrol jalannya pertandingan. Akan tetapi, Cape Verde tidak kehilangan kepercayaan diri. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-59 ketika Deroy Duarte sukses mencetak gol penyeimbang.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka. Kedua tim silih berganti melancarkan serangan demi mencari gol kemenangan. Argentina mengandalkan kreativitas Messi dan kombinasi lini tengahnya, sementara Cape Verde beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat.
Meski peluang tercipta di kedua kubu, tidak ada tambahan gol hingga waktu normal 90 menit berakhir. Kedudukan 1-1 memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan.
Drama semakin memanas ketika extra time baru berjalan dua menit. Lisandro Martinez, yang sebelumnya mencatatkan assist untuk gol Messi, kali ini mencatatkan namanya di papan skor. Bek Manchester United tersebut berhasil memanfaatkan situasi di depan gawang untuk membawa Argentina unggul 2-1 pada menit ke-92.
Akan tetapi, Cape Verde kembali membuktikan bahwa mereka bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Pada menit ke-103, Sidny Lopes Cabral berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Gol tersebut membuat harapan tim debutan itu untuk menciptakan kejutan besar tetap hidup.
Saat pertandingan tampak akan mengarah ke adu penalti, petaka justru menghampiri Cape Verde. Pada menit ke-111, bek Diney melakukan kesalahan fatal saat berusaha menghalau bola di area pertahanan sendiri. Bola malah masuk ke gawang yang dijaga Vozinha dan menghasilkan gol bunuh diri.
Gol tersebut membuat Argentina kembali memimpin dengan skor 3-2. Cape Verde berusaha keras mencari gol penyeimbang pada sisa waktu yang tersedia, tetapi pertahanan Albiceleste mampu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini memastikan Argentina melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Meski berhasil lolos, pertandingan melawan Cape Verde menjadi peringatan bahwa perjalanan menuju gelar juara tidak akan mudah.
Di sisi lain, Cape Verde tetap pantas mendapatkan apresiasi tinggi. Sebagai tim debutan, mereka mampu memberikan perlawanan sengit kepada salah satu favorit juara dunia dan hampir memaksa Argentina menjalani adu penalti.
Scr/Mashable















