Kejutan babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah Norwegia menyingkirkan Brasil dengan skor 2-1. Laga itu berlangsung di New York/New Jersey Stadium, East Rutherford, Amerika Serikat, Senin (6/7/2026).
Erling Haaland menjadi pusat perhatian setelah memborong dua gol kemenangan Norwegia pada babak kedua. Penyerang Manchester City itu bukan hanya mengantar negaranya lolos, tetapi juga menulis sederet rekor pribadi yang mencuri perhatian dunia.
Kemenangan ini terasa semakin bersejarah karena Norwegia untuk pertama kalinya mencapai perempat final Piala Dunia. Tim berjuluk Løvene itu membuktikan diri sebagai kuda hitam berbahaya, terutama ketika memiliki mesin gol seperti Erling Haaland.
Brasil sebenarnya datang dengan status besar sebagai salah satu raksasa sepak bola dunia. Namun, reputasi panjang Selecao tidak cukup untuk menahan ledakan Norwegia dan ketajaman Erling Haaland di momen paling menentukan.
Dua gol Erling Haaland membuat Norwegia mencatat pencapaian terbaik sepanjang sejarah mereka di Piala Dunia. Sebelum kemenangan ini, Norwegia belum pernah melangkah sampai perempat final dalam turnamen paling bergengsi antarnegara tersebut.
Haaland kembali membuktikan kapasitasnya sebagai penyerang elite yang mampu menentukan pertandingan besar. Gol-golnya ke gawang Brasil menjadi bukti bahwa panggung Piala Dunia 2026 tidak membuat naluri mencetak golnya menurun.
Catatan Stats Foot, Rekor pertama yang ditorehkan Erling Haaland adalah menjadi pemain Eropa pertama yang selalu mencetak gol dalam empat laga awalnya di Piala Dunia sejak Christian Vieri. Vieri pernah melakukan hal serupa bersama Italia pada edisi 1998.
🇳🇴Erling Haaland devient le 1er joueur européen à marquer lors de chacun de ses 4 premiers matchs à la Coupe du Monde depuis Christian Vieri avec l’Italie en 1998. #BRENOR
— Stats Foot (@Statsdufoot) July 5, 2026
Catatan itu membuat nama Erling Haaland masuk dalam kelompok langka penyerang Eropa yang langsung meledak pada debut Piala Dunia. Ia tidak membutuhkan waktu lama untuk menyesuaikan diri dengan tekanan turnamen sebesar ini.
Erling Haaland juga memperpanjang catatan luar biasa bersama Norwegia dengan selalu mencetak gol dalam 14 pertandingan kompetitif terakhir. Angka ini menunjukkan betapa besar ketergantungan Norwegia kepada sang striker dalam laga-laga penting.
Bagi Norwegia, konsistensi Erling Haaland bukan hanya soal statistik individu. Gol-golnya memberi dampak langsung terhadap perjalanan tim, termasuk saat menyingkirkan Brasil dan membuka jalan menuju perempat final.
Haaland juga menjadi pemain pertama yang mencetak dua gol ke gawang Brasil di Piala Dunia sejak Toni Kroos dan André Schürrle. Dua pemain Jerman itu melakukannya pada 8 Juli 2014 dalam laga bersejarah melawan Brasil.
Lebih khusus lagi, Erling Haaland tercatat sebagai pemain pertama dalam sejarah yang mencetak dua gol melawan Brasil di babak 16 besar Piala Dunia. Rekor ini membuat kemenangan Norwegia terasa semakin monumental.
Ketajaman Erling Haaland di Piala Dunia 2026 juga terlihat dari jumlah gol yang sudah ia kumpulkan. Ia menjadi pemain pertama yang mencetak tujuh gol dalam penampilan debutnya di Piala Dunia sejak Grzegorz Lato pada 1974.
Catatan tujuh gol itu menempatkan Haaland sejajar dengan dua bintang besar lain pada edisi ini. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, ada tiga pemain berbeda yang mampu mencetak tujuh gol atau lebih dalam satu turnamen.
Tiga nama tersebut adalah Kylian Mbappé, Lionel Messi, dan Erling Haaland. Kombinasi itu membuat perebutan gelar top skor Piala Dunia 2026 semakin panas menjelang fase akhir turnamen.
Haaland kini bukan sekadar simbol kekuatan Norwegia, tetapi juga salah satu tokoh utama Piala Dunia 2026. Setiap golnya membawa narasi baru, mulai dari sejarah pribadi hingga perubahan peta persaingan antarnegara.
Pertemuan Erling Haaland dengan Gabriel Magalhães juga menjadi sorotan karena keduanya sudah sering berduel di Premier League. Statistik mencatat Gabriel kehilangan lebih banyak duel melawan Haaland dibandingkan saat menghadapi pemain lain di kompetisi Inggris.
Catatan OptaJoe, Gabriel tercatat kalah dalam 16 duel melawan Erling Haaland di Premier League. Haaland juga selalu mencetak gol dalam empat pertandingan liga terakhirnya ketika berhadapan dengan bek Arsenal tersebut.
16 – 🇧🇷 Gabriel Magalhães has lost more duels against 🇳🇴 Erling Haaland than he has against any other player in the Premier League (16).
Haaland has also scored in each of his last four league games when facing Gabriel (4 goals).
Reunited. pic.twitter.com/DnRAAS6sbC
— OptaJoe (@OptaJoe) July 5, 2026
Duel itu kembali mendapat perhatian setelah Brasil harus menghadapi Norwegia di panggung Piala Dunia. Haaland menjawab sorotan tersebut dengan performa tajam dan menjadi pembeda utama dalam laga hidup mati.
Bagi Brasil, kegagalan meredam Haaland menjadi salah satu alasan utama mereka tersingkir. Ketika Norwegia mampu memberi ruang dan suplai bola kepada sang striker, ancaman langsung berubah menjadi gol.
Kekalahan dari Norwegia memperpanjang catatan buruk Brasil saat menghadapi tim-tim Eropa di fase gugur Piala Dunia. Sejak menjadi juara dunia pada final Piala Dunia 2002, Brasil selalu tersingkir dalam tujuh laga knockout terakhir melawan wakil Benua Biru.
Catatan ini menjadi pukulan besar bagi tim asuhan Carlo Ancelotti. Brasil kembali gagal menembus jalan menuju gelar dunia keenam karena harus berhenti di tangan lawan Eropa.
Norwegia juga mempertahankan rekor impresif mereka ketika berhadapan dengan Brasil. Dari lima pertemuan sepanjang sejarah, Norwegia belum pernah kalah dengan catatan tiga kemenangan dan dua hasil imbang.
Rekor pertemuan itu membuat kemenangan Norwegia tidak bisa dianggap sebagai kebetulan semata. Mereka kembali menunjukkan bahwa Brasil selalu kesulitan ketika harus menghadapi gaya bermain disiplin dan langsung dari tim Skandinavia tersebut.
Kemenangan atas Brasil menjadi salah satu malam terbesar dalam sejarah sepak bola Norwegia. Erling Haaland mengubah laga berat menjadi panggung pembuktian, sekaligus membawa negaranya ke wilayah yang belum pernah mereka capai.
Piala Dunia 2026 kini mencatat Norwegia sebagai salah satu cerita paling menarik di fase gugur. Dengan Erling Haaland yang terus mencetak gol, dan ditunggu di babak perempat final melawan tim yang menang antara Inggris vs Meksiko.
Scr/Mashable















