Legenda sepak bola Portugal sekaligus peraih Ballon d’Or 2000, Luis Figo, membagikan salah satu penyesalan terbesar dalam perjalanan kariernya saat menghadiri rangkaian Pesta Bola Higgs Games Island (HGI) 2026 di Jakarta (12/07/26).
Kehadiran Luis Figo di Jakarta menjadi salah satu daya tarik utama Pesta Bola HGI 2026. Para penggemar berkesempatan menyaksikan langsung legenda hidup sepak bola dunia tersebut berbagi pengalaman, mengenang perjalanan kariernya, sekaligus memberikan pandangannya mengenai perkembangan sepak bola internasional, termasuk persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026.
Dalam sesi tanya jawab bersama media, mantan bintang Barcelona, Real Madrid, dan Inter Milan itu diminta memilih satu pertandingan yang ingin ia ulang jika memiliki kesempatan mengubah hasilnya.
Awalnya, Figo menjawab dengan nada bercanda bahwa ia ingin mengubah hasil dari semua pertandingan yang berakhir dengan kekalahan.
“Semua pertandingan yang tidak saya menangi tentu ingin saya ubah hasilnya,” kata Luis Figo.
Namun setelah berpikir sejenak, pria berusia 53 tahun itu akhirnya menunjuk satu laga yang paling membekas sepanjang kariernya.
Semifinal Piala Dunia 2006 Jadi Penyesalan Terbesar
Figo mengaku pertandingan yang paling ingin diulang adalah semifinal Piala Dunia 2006 saat Portugal menghadapi Prancis.
Kala itu, Portugal harus mengakui keunggulan Prancis 0-1 lewat gol penalti Zinedine Zidane. Kekalahan tersebut membuat langkah Selecao menuju partai final harus terhenti.
Menurut Figo, andai hasil pertandingan itu berbeda, ia berpeluang tampil di final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam karier profesionalnya.
“Mungkin jika saya harus memilih satu pertandingan, saya akan memilih semifinal melawan Prancis di Piala Dunia 2006. Jika saya bisa mengubah hasilnya, saya ingin mengubah pertandingan itu agar memiliki kesempatan bermain di final Piala Dunia,” ujar Figo.
Ia juga menambahkan bahwa sepak bola memang penuh kejutan, di mana terkadang memberikan kebahagiaan, namun di lain waktu menghadirkan kekecewaan yang sulit dilupakan.
Jagokan Prancis Juara Piala Dunia 2026
Dalam kesempatan yang sama, Luis Figo juga berbicara mengenai persaingan di Piala Dunia 2026. Menurutnya, Timnas Prancis masih menjadi kandidat terkuat untuk mengangkat trofi.
Meski demikian, Figo mengingatkan bahwa Prancis lebih dulu harus melewati ujian berat melawan Spanyol, yang datang dengan status juara Eropa.
“Bagi saya Prancis adalah favorit. Tapi sekarang mereka akan menghadapi pertandingan yang sangat berat melawan Spanyol. Mereka adalah juara Eropa dan dalam satu pertandingan apa pun bisa terjadi,” kata Figo.
Ia menyebut duel tersebut layak disebut sebagai “final sebelum final” karena mempertemukan dua kekuatan terbesar sepak bola Eropa saat ini.
Scr/Mashable















