Bursa transfer Juventus belum menunjukkan perkembangan signifikan meski musim baru semakin dekat. Dua target utama, yakni Randal Kolo Muani dan Emiliano Martinez, hingga kini masih gagal didatangkan sehingga memunculkan kekhawatiran di internal klub.
Situasi tersebut bahkan disebut mulai membuat pelatih Luciano Spalletti kehilangan kesabaran.
Hanya tiga hari sebelum skuad kembali memulai latihan pramusim, Juventus belum juga merampungkan perekrutan pemain yang diproyeksikan menjadi pilar utama.
Padahal, manajemen baru yang dipimpin Giovanni Carnevali bersama direktur teknik Frédéric Massara telah menggelar pertemuan dengan Spalletti untuk mempercepat aktivitas transfer.
Namun, hasil pertemuan tersebut belum menghasilkan terobosan berarti. Juventus masih menemui jalan buntu dalam upaya merekrut seorang penjaga gawang baru dan penyerang tengah, dua posisi yang menjadi prioritas utama menjelang musim 2026/2027.
Emiliano Martinez Sepakat, Aston Villa Belum Mau Melepas
Nama Emiliano Martinez menjadi pilihan utama Juventus untuk memperkuat sektor penjaga gawang. Kiper Timnas Argentina itu diproyeksikan menggantikan Michele Di Gregorio yang dinilai belum mampu tampil konsisten sejak direkrut dari Monza pada musim panas tahun lalu.
Laporan menyebutkan Juventus sebenarnya telah mencapai kesepakatan personal dengan Martinez. Kiper berusia 33 tahun itu dikabarkan tertarik dengan proyek yang tengah dibangun klub asal Turin tersebut.
Kendati demikian, negosiasi dengan Aston Villa belum menemukan titik temu. Klub Liga Inggris itu tetap memasang harga tinggi untuk Martinez dan tidak bersedia melepas sang kiper dengan nilai di bawah ekspektasi mereka.
Di sisi lain, Juventus juga belum siap menaikkan tawaran secara signifikan karena keterbatasan anggaran transfer. Apabila kesepakatan gagal tercapai, manajemen Bianconeri disebut telah menyiapkan Guglielmo Vicario sebagai alternatif utama.
Randal Kolo Muani Masih Jadi Prioritas Luciano Spalletti
Selain posisi penjaga gawang, Juventus juga masih berupaya mendatangkan Randal Kolo Muani dari Paris Saint-Germain.
Penyerang Timnas Prancis tersebut menjadi target utama Luciano Spalletti untuk memperkuat lini depan. Kolo Muani dikabarkan juga tertarik kembali bermain di Turin setelah sebelumnya meninggalkan kesan positif selama membela Juventus.
Namun, negosiasi kembali menemui hambatan. Paris Saint-Germain dikabarkan hanya bersedia melepas sang striker apabila ada klub yang mampu memenuhi banderol sekitar 50 juta euro.
Nilai tersebut dinilai terlalu tinggi bagi Juventus yang saat ini masih harus menjaga kondisi keuangan klub. Situasi semakin rumit karena PSG telah membuka pembicaraan dengan klub-klub lain yang juga tertarik mendapatkan tanda tangan Kolo Muani.
Juventus Harus Jual Pemain Lebih Dulu
Mandeknya proses transfer tidak lepas dari kondisi finansial Juventus. Sebelum bisa mendatangkan pemain-pemain baru, manajemen masih harus melepas beberapa pemain agar memperoleh dana tambahan sekaligus mengurangi beban gaji.
Hingga pertengahan Juli, Juventus baru mendatangkan pemain muda Ekhator sebagai tambahan skuad. Belum ada satu pun rekrutan bintang yang berhasil diamankan meski kompetisi Serie A semakin dekat.
Situasi tersebut membuat persiapan tim belum berjalan sesuai rencana. Luciano Spalletti masih menunggu kehadiran pemain-pemain yang diinginkannya agar dapat membentuk komposisi terbaik sebelum musim dimulai.
Waktu Juventus Semakin Menipis
Dengan jadwal latihan pramusim yang tinggal menghitung hari, tekanan terhadap manajemen Juventus semakin besar. Publik Turin berharap klub segera menyelesaikan negosiasi Randal Kolo Muani maupun Emiliano Martinez agar Spalletti memiliki skuad yang kompetitif.
Apabila kedua transfer tersebut kembali gagal, Juventus diperkirakan harus segera mengalihkan fokus kepada opsi lain. Jika tidak, Bianconeri berisiko memulai musim baru tanpa tambahan pemain di dua posisi paling krusial yang sejak awal menjadi prioritas utama.
Menurut laporan media Prancis Foot Mercato, hingga saat ini negosiasi kedua pemain tersebut masih berlangsung tanpa adanya kesepakatan final. Kondisi itu membuat rencana besar Juventus di bursa transfer musim panas 2026 belum berjalan sesuai harapan.
Sumber foto: Instagram
Scr/Mashable















