Eksodus San Siro! Ruben Amorim Mau Coret Trio Bintang AC Milan, Siapa Mau Tampung?

14.07.2026
Eksodus San Siro! Ruben Amorim Mau Coret Trio Bintang AC Milan, Siapa Mau Tampung?
Eksodus San Siro! Ruben Amorim Mau Coret Trio Bintang AC Milan, Siapa Mau Tampung?

Raksasa Serie A, AC Milan, tampaknya bakal sibuk pada bursa transfer kali ini. Demi merampingkan skuad dan menggalang dana segar, manajemen I Rossoneri dilaporkan siap melepas beberapa pemain bintangnya.

Namun, misi bersih-bersih skuad ini ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Laporan terbaru dari Corriere dello Sport (via MilanNews) menyoroti tiga nama besar yang masuk dalam daftar jual, yaitu Rafael Leao, Santiago Gimenez, dan Fikayo Tomori. Karena berbagai alasan berbeda, masa bakti trio ini di San Siro tampaknya sudah mendekati garis finis.

Meski begitu, ke mana pelabuhan baru mereka selanjutnya masih menjadi misteri besar.

Situasi Pelik yang Harus Diselesaikan

Kasus Rafael Leao menjadi yang paling menyita perhatian. Selama bertahun-tahun, penyerang sayap asal Portugal ini adalah wajah utama sekaligus masa depan AC Milan.

Kecepatan kilatnya, kontribusi besar saat merengkuh Scudetto musim 2021-2022, hingga gol-gol krusialnya selalu menjadi tumpuan Milan saat buntu.

Namun, dunia sepak bola hidup dari konsistensi, bukan sekadar memori masa lalu. Dalam beberapa musim terakhir, performa Leao dinilai menurun drastis dan kerap gagal menjadi pembeda di saat-saat krusial.

Saat ini, Leao kabarnya sangat berhasrat untuk menjajal ketatnya kompetisi Premier League Inggris. Sialnya, tawaran paling konkret yang masuk justru datang dari klub-klub Arab Saudi dan Turki.

Hingga kini, belum ada pergerakan nyata dari klub Inggris mana pun, sementara Milan bersikeras mematok harga minimal €50 juta (sekitar Rp1 Triliun). Leao sendiri memilih menunda segala keputusan terkait masa depannya sampai Piala Dunia usai.

Nasib Sial Gimenez dan Tomori

Nasib serupa juga dialami oleh Santiago Gimenez. Striker asal Meksiko ini awalnya didatangkan dengan ekspektasi tinggi untuk menjadi mesin gol andalan baru.

Sayang, perjalanannya di Milan berjalan jauh dari kata mulus akibat kesulitan beradaptasi dan masalah cedera yang berulang.

Klub raksasa Portugal, FC Porto, dilaporkan tertarik untuk menampung Gimenez. Namun, sejauh ini ketertarikan Porto baru sebatas memantau situasi dan belum melempar penawaran resmi.

Milan sendiri enggan merugi dan tidak akan melepas sang striker dengan harga murah.

Sementara itu, Fikayo Tomori menjadi simbol paling nyata tentang betapa cepatnya nasib seorang pesepak bola bisa berubah. Dari seorang pemimpin lini belakang yang kokoh saat Milan juara Serie A, performa bek asal Inggris ini perlahan tapi pasti terus merosot.

Dengan sisa kontrak yang hanya tinggal satu tahun lagi, bursa transfer musim panas ini menjadi kesempatan terakhir bagi Milan untuk menguangkan Tomori agar tidak kehilangan dirinya secara gratis musim depan. Tomori dipastikan tidak masuk dalam rencana taktis pelatih baru, Ruben Amorim, dan belakangan ini sang bek gencar dikaitkan dengan sang rival, Juventus.

Akhir Sebuah Era

Leao, Gimenez, dan Tomori memang telah memberikan kontribusi besar bagi publik San Siro pada masanya masing-masing. Namun roda terus berputar, dan sebuah siklus harus berakhir—terutama ketika performa di atas lapangan tidak lagi sejalan dengan ambisi besar klub.

AC Milan kini mantap memilih arah baru untuk menatap masa depan.

Scr/Mashable





Don't Miss