Wasit Ralat Keputusan, Batalkan Pelanggaran Gaib Tanpa VAR

15.07.2026
Wasit Ralat Keputusan, Batalkan Pelanggaran Gaib Tanpa VAR
Wasit Ralat Keputusan, Batalkan Pelanggaran Gaib Tanpa VAR

Laga semifinal Piala Dunia 2026 yang mempertemukan dua raksasa Eropa, Prancis vs Spanyol, tidak hanya menyajikan duel taktik tingkat tinggi.

Di balik kemenangan meyakinkan Spanyol dengan skor 2-0 atas Tim Ayam Jantan, sebuah momen langka dan menggelitik terjadi di atas lapangan hijau yang melibatkan sang pengadil pertandingan, Iván Barton.

Kejadian unik tersebut meletus pada menit ke-43 babak pertama. Saat tensi permainan sedang memanas, wasit Iván Barton asal El Salvador tiba-tiba meniup peluitnya untuk menghentikan laga. Ia menunjuk sebuah titik pelanggaran yang dinilai sangat janggal.

Usut punya usut, pelanggaran tersebut ternyata sama sekali tidak pernah terjadi di lapangan alias “gaib”.

Keputusan mendadak sang pengadil lapangan sontak membuat para pemain dan jajaran tim pelatih dari kedua kubu melongo kebingungan.

Intervensi Kilat Asisten Wasit

Beruntung, keputusan keliru tersebut tidak sampai merusak jalannya laga besar ini. Kesalahan fatal Iván Barton langsung diselamatkan oleh kejelian asisten wasit yang berada di pinggir lapangan.

Melalui sistem komunikasi nirkabel (interkom) internal, asisten wasit dengan cepat mengoreksi pandangan Barton. Menyadari dirinya salah ambil keputusan, wasit berusia 35 tahun itu langsung menunjuk ke arah asistennya—sebuah sinyal bahwa ia resmi melakukan aksi mengubah keputusan awal setelah meniup peluit.

Hebatnya, proses koreksi ini berjalan sangat kilat. Tim pengadil di lapangan mampu memperbaiki kesalahan nyata tersebut secara mandiri tanpa harus membuang waktu untuk menanti peninjauan teknologi Video Assistant Referee (VAR).

Respons Terpuji Skuad La Roja

Keputusan berani wasit untuk mengakui kesalahan di tengah laga krusial ini langsung mendapat respons positif. Alih-alih melakukan protes keras atau memprotes keputusan awal yang keliru, para penggawa Timnas Spanyol justru menunjukkan sikap fair play yang luar biasa.

Para pemain La Roja secara spontan memberikan tepuk tangan meriah. Mereka mengapresiasi kejujuran dan koordinasi cepat tim wasit yang berhasil melahirkan keputusan akhir yang tepat dan adil.

Menuju Partai Puncak di New York

Terlepas dari drama peluit tersebut, Spanyol berhasil mempertahankan keunggulan dua gol tanpa balas hingga babak kedua berakhir. Kemenangan ini resmi mengantarkan anak asuh Luis de la Fuente mengamankan satu tiket di babak final.

Babak final Piala Dunia 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026 di New York New Jersey Stadium (MetLife Stadium). Di partai puncak nanti, Spanyol tinggal menunggu pemenang dari laga semifinal lainnya yang mempertemukan dua tim penuh rivalitas sejarah, Argentina dan Inggris.

Scr/Mashable





Don't Miss