Arema FC Coret 16 Pemain dan Baru Rekrut 4 Nama Baru di Bursa Transfer Super League: Target Besar Musim 2026/27?

15.07.2026
Arema FC Coret 16 Pemain dan Baru Rekrut 4 Nama Baru di Bursa Transfer Super League: Target Besar Musim 2026/27?
Arema FC Coret 16 Pemain dan Baru Rekrut 4 Nama Baru di Bursa Transfer Super League: Target Besar Musim 2026/27?

Arema FC melakukan perombakan besar pada Bursa Transfer menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Klub berjuluk Singo Edan itu melepas 16 pemain sekaligus mendatangkan sejumlah wajah baru sebagai bagian dari upaya memperbaiki performa setelah hanya finis di posisi kesembilan musim lalu.

Langkah agresif tersebut menegaskan keseriusan Arema FC untuk kembali bersaing di papan atas kompetisi dan mengejar target menembus lima besar klasemen akhir.

Pada bursa pemain kali ini, Arema FC telah mengamankan empat pemain lokal anyar. Di sektor penjaga gawang, klub asal Malang tersebut merekrut Syhrul Trisna dari Borneo FC dan Erlangga Setyo yang sebelumnya memperkuat PSPS Riau. Keduanya diproyeksikan mengisi kekosongan setelah kepergian Lucas Frigeri.

Sementara di lini pertahanan, Arema FC berhasil memboyong dua pemain yang sebelumnya membela Persib Bandung, yakni Alfeandra Dewangga dan Robi Darwis. Kehadiran keduanya diharapkan mampu meningkatkan kualitas pertahanan Singo Edan menghadapi ketatnya persaingan Super League musim depan.

Robi Darwis menjadi salah satu rekrutan yang paling menarik perhatian pada Bursa Transfer kali ini. Pemain muda serbabisa tersebut dapat bermain di sejumlah posisi, mulai dari bek kanan hingga gelandang bertahan, dan dikontrak selama dua musim.

Selain itu, Arema FC juga menambah kekuatan di jantung pertahanan melalui perekrutan Diego Landis. Bek tengah asal Brasil itu datang dengan pengalaman bermain bersama Terengganu di Liga Malaysia dan dipersiapkan untuk menambah kedalaman skuad.

Di sisi lain, perombakan besar juga terlihat dari daftar pemain yang meninggalkan klub. Sebanyak 16 nama dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari Arema FC musim depan.

Beberapa pemain yang resmi berpisah dengan klub antara lain Rifad Marasabessy, Valdeci Moreira, Iksan Lestaluhu, Agusti Ardiansyah, Aswin, Anwar Rifai, Bayu Aji, Shulton Fajar, Achmad Figo, Dedik Setiawan, Dalberto, Pablo Oliveira, Samuel Balinsa, Luiz Gustavo, Lucas Frigeri, dan Andrian Casvari.

Kepergian Dedik Setiawan menjadi salah satu keputusan yang paling menyita perhatian Aremania. Penyerang berusia 32 tahun tersebut telah menjadi bagian penting Arema FC selama sekitar satu dekade dan ikut mempersembahkan empat gelar Piala Presiden untuk klub kebanggaan Malang tersebut.

Meski melakukan perubahan besar dalam komposisi pemain, manajemen tetap mempertahankan sejumlah nama yang menjadi fondasi tim musim lalu. Dedi Santoso, Johan Alfarizie, Jayus Hariono, Tito Hamzah, Matheus Blade, Betinho, Julian Guevara, Ady Satriyo, hingga Gianluca Pandeynuwu dipastikan tetap bertahan.

General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, menyebut keputusan mempertahankan beberapa pemain lama dilakukan untuk menjaga keseimbangan tim sekaligus mempertahankan fondasi taktik yang telah dibangun oleh pelatih Marcos Santos.

Tidak hanya aktif dalam perekrutan pemain lokal, Arema FC juga dikabarkan telah menuntaskan kebutuhan pemain asing untuk menghadapi Super League 2026/2027. Manajemen menyebut kuota 11 pemain asing telah terpenuhi sepenuhnya, meski pengumuman resmi mengenai identitas para pemain tersebut masih menunggu waktu yang tepat.

Aktivitas Arema FC di Bursa Transfer juga belum sepenuhnya berakhir. Klub masih membuka peluang untuk menambah amunisi baru apabila terdapat pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim pelatih.

Selain itu, Singo Edan masih memantau perkembangan situasi Rio Fahmi yang musim lalu bermain sebagai pemain pinjaman dari Persija Jakarta. Peluang untuk melanjutkan kerja sama tetap terbuka, tergantung keputusan klub asal ibu kota tersebut dan kebutuhan skuad musim depan.

Sementara itu, Hansamu Yama yang juga datang dengan status pinjaman dari Persija pada musim sebelumnya telah resmi dipermanenkan dan dipastikan menjadi bagian dari proyek Arema FC untuk kompetisi mendatang.

Perombakan besar yang dilakukan pada Bursa Transfer ini menjadi sinyal bahwa Arema FC tidak ingin mengulang hasil mengecewakan musim lalu. Dengan kombinasi pemain senior, talenta muda, dan wajah-wajah baru, Singo Edan menatap Super League 2026/2027 dengan optimisme tinggi untuk kembali menjadi penantang serius di papan atas klasemen.

Scr/Mashable





Don't Miss