Djed Spence Masuk Prioritas, Guela Doué Jadi Alternatif

15.07.2026
Djed Spence Masuk Prioritas, Guela Doué Jadi Alternatif
Djed Spence Masuk Prioritas, Guela Doué Jadi Alternatif

Bursa transfer Inter Milan kembali memanas setelah perekrutan Anan Khalaili tidak dapat diselesaikan. Nerazzurri kini memburu pemain baru untuk sektor kanan sekaligus mempertimbangkan tambahan bek tengah bagi skuad Cristian Chivu.

Khalaili sebelumnya diproyeksikan menggantikan Denzel Dumfries, tetapi tidak memperoleh izin kelayakan medis dari otoritas olahraga Italia. Kegagalan tersebut membuat Inter harus menyusun ulang daftar target meski persiapan musim baru sudah berjalan.

Presiden Inter Giuseppe Marotta menegaskan klub tidak akan membeli pemain hanya karena tekanan waktu. Manajemen tetap mempertimbangkan kebutuhan teknis, harga transfer, usia pemain, dan beban gaji sebelum mengambil keputusan.

Inter terus membuka pembicaraan dengan Tottenham Hotspur untuk Djed Spence. Dilansir Gianluca Di Marzio, Kamis (15/07/2027), pemain berusia 25 tahun itu menjadi salah satu pilihan terkuat karena mampu bermain di sisi kanan maupun kiri.

Spence sudah mengenal Serie A setelah menjalani masa peminjaman bersama Genoa pada 2024. Pemain Inggris tersebut membukukan 16 penampilan dengan total 853 menit, tetapi Genoa tidak mengaktifkan opsi pembelian sekitar 10 juta euro.

Nilai Spence meningkat tajam setelah tampil bersama Inggris di Piala Dunia 2026. Inter awalnya memperkirakan operasi dapat dilakukan pada kisaran 25 juta hingga 30 juta euro, tetapi permintaan Tottenham kini disebut mendekati 40 juta euro.

Kenaikan harga menjadi hambatan utama karena Inter juga membutuhkan tambahan pemain di posisi lain. Spence tetap disukai berkat kecepatan, kekuatan fisik, kemampuan membawa bola, dan pengalamannya bermain sebagai bek sayap.

Waktu kedatangan Spence turut menjadi pertimbangan karena ia masih terlibat bersama Inggris di Piala Dunia. Setelah turnamen berakhir, sang pemain juga berhak menjalani liburan sehingga berpotensi melewatkan sebagian besar persiapan pramusim.

Tottenham Tawarkan Cristian Romero

Nama Cristian Romero muncul dalam komunikasi antara Inter dan Tottenham mengenai Spence. Bek tim nasional Argentina itu disukai Nerazzurri, tetapi Tottenham meminta lebih dari 50 juta euro.

Romero dikabarkan ingin meninggalkan London meski kontraknya masih berlaku hingga 2029. Mantan pemain Genoa dan Atalanta tersebut dipandang cocok dengan pertahanan tiga pemain yang kemungkinan diterapkan Cristian Chivu.

Bek berusia 28 tahun itu juga mampu bermain dalam formasi empat pemain seperti bersama Argentina. Romero dikenal agresif dalam duel, berani menjaga garis pertahanan tinggi, dan cukup nyaman membawa bola keluar dari tekanan.

Harga transfer bukan satu-satunya kendala bagi Inter karena Romero menerima gaji sekitar 6,5 juta euro bersih per musim. Nilai tersebut setara dengan beban kotor mendekati 12 juta euro setiap tahun.

Dengan kebutuhan memperkuat beberapa posisi, operasi Romero dinilai sulit diwujudkan menggunakan kondisi saat ini. Inter baru berpeluang melanjutkan pembicaraan apabila Tottenham menurunkan harga atau menerima skema pembayaran yang lebih fleksibel.

Guela Doué Jadi Pesaing Spence

Guela Doué masih menjadi alternatif apabila negosiasi Spence tidak berkembang. FCInterNews melaporkan Strasbourg meminta sekitar 35 juta euro untuk pemain Pantai Gading tersebut dan tidak berada dalam posisi mendesak untuk menjualnya.

Doué memiliki kemampuan bertahan kuat dan dinilai sudah siap bermain pada level lebih tinggi. Namun, karakter permainannya dianggap lebih cocok sebagai bek kanan dalam formasi empat pemain dibandingkan wing-back ofensif.

Cristian Chivu membutuhkan pemain kanan yang mampu memberi kontribusi besar saat menyerang seperti Dumfries. Keraguan itu membuat Spence sementara berada di depan Doué dalam daftar prioritas manajemen Inter.

Selain keduanya, Inter memantau Rafik Belghali dari Hellas Verona, Nahuel Molina dari Atletico Madrid, dan Vanderson dari AS Monaco. Givairo Read, Julian Ryerson, serta Dan Ndoye juga masuk daftar alternatif.

Sky Sport Italia melaporkan belum ada negosiasi resmi untuk seluruh nama tersebut. Inter masih membandingkan karakter, harga, dan peluang kesepakatan sebelum mengajukan tawaran kepada klub pemilik.

Jhon Lucumi Masuk Radar Pertahanan

Inter juga memantau Jhon Lucumi untuk memperkuat posisi bek tengah. FCInterNews melaporkan Nerazzurri telah meminta informasi mengenai pemain Bologna tersebut, yang juga masuk daftar incaran Juventus.

Klausul pelepasan Lucumi senilai 28 juta euro berakhir pada 15 Juli 2026. Inter berpotensi menunggu berakhirnya klausul tersebut agar dapat bernegosiasi langsung dengan Bologna menggunakan formula pembayaran berbeda.

Lucumi memasuki tahun terakhir kontraknya dan beberapa kali belum mencapai kesepakatan perpanjangan. Meski demikian, pelatih Bologna Domenico Tedesco menegaskan pemain Kolombia tersebut masih menjadi bagian dari skuadnya.

Inter melihat Lucumi sebagai alternatif yang lebih terjangkau dibandingkan Romero. Ia sudah memahami Serie A, memiliki kecepatan untuk menjaga ruang, dan terbiasa bermain dalam pertahanan dengan garis cukup tinggi.

Chalobah Mulai Menjauh, Pavard Bisa Bertahan

Peluang Inter merekrut Trevoh Chalobah mulai menurun karena Chelsea meminta sedikitnya 35 juta euro. FCInterNews melaporkan pembicaraan mendingin meski pemain Inggris itu terbuka terhadap kemungkinan melanjutkan karier di Milan.

Inter belum bersedia memenuhi penilaian Chelsea untuk pemain yang masih terikat kontrak hingga 2028. Kondisi tersebut membuat manajemen mempertimbangkan pilihan lain, termasuk mempertahankan Benjamin Pavard untuk musim mendatang.

Pavard kembali setelah menyelesaikan masa peminjaman dan akan menjalani evaluasi bersama Chivu. Kemampuannya bermain sebagai bek tengah maupun sisi kanan dalam formasi tiga pemain dapat mengurangi kebutuhan Inter membeli bek baru.

Keputusan mempertahankan Pavard juga bergantung kepada penerimaan ruang ganti dan tidak adanya tawaran permanen yang sesuai. Opsi tersebut dinilai lebih hemat daripada mengeluarkan dana besar untuk target yang kualitasnya belum tentu lebih baik.

Curtis Jones Tetap Disukai, tetapi Bukan Prioritas

Inter masih menaruh minat kepada Curtis Jones, tetapi pembicaraan dengan Liverpool berjalan lambat. FCInterNews melaporkan perekrutan gelandang Inggris tersebut bukan lagi prioritas karena klub sedang fokus mencari pemain kanan dan bek tengah.

Liverpool tidak ingin melepas Jones dengan harga murah, sementara pelatih Andoni Iraola berharap sang pemain bertahan. Inter juga harus mengurangi jumlah gelandang di dalam skuad sebelum melakukan investasi baru pada posisi tersebut.

Jones tetap dinilai menarik karena mampu membawa bola, menekan lawan, dan masuk ke kotak penalti. Namun, transfernya kemungkinan baru dibahas kembali setelah kebutuhan utama di sektor pertahanan berhasil diselesaikan.

Mateo Kovacic Ditawarkan Kembali

Mateo Kovacic ikut masuk pembahasan setelah ditawarkan kepada Inter. FCInterNews, mengutip laporan Matteo Moretto, menyebut gelandang Kroasia itu berpotensi meninggalkan Manchester City meski masih terikat kontrak hingga 2027.

Piero Ausilio mengenal Kovacic karena ikut terlibat ketika Inter merekrutnya dari Dinamo Zagreb pada 2013. Kemampuan mengontrol permainan dan pengalaman internasional membuat namanya tetap menarik secara teknis.

Namun, lini tengah Inter saat ini terlalu padat sehingga kepulangannya sulit diwujudkan. Usia, gaji, dan nilai jual kembali juga membuat Kovacic lebih tepat dipandang sebagai peluang pasar daripada target utama.

Scr/Mashable





Don't Miss