AC Milan memasuki tahap baru dalam bursa transfer musim panas 2026 setelah bergerak agresif mengamankan dua pemain prioritas. Rossoneri kini mengalihkan perhatian kepada penjualan pemain dengan target pemasukan mencapai 150 juta euro.
Manajemen sebelumnya telah mendatangkan penyerang Portugal, Gonçalo Ramos, serta bek Spanyol, Mario Gila. Kedua transfer itu memperkuat kebutuhan utama Milan, tetapi sekaligus membuat klub harus menyeimbangkan pengeluaran melalui pelepasan sejumlah pemain.
Dilansir MilanNews yang mengutip La Gazzetta dello Sport, Rabu (17/07/2026) Milan menyiapkan daftar panjang pemain yang dapat dijual. Pervis Estupiñán menjadi nama terdepan, sementara Rafael Leao, Santiago Gimenez, Fikayo Tomori, dan Ruben Loftus-Cheek juga masuk dalam evaluasi.
Target 150 juta euro menunjukkan Milan tidak sekadar ingin melepas pemain pelapis. Rossoneri membutuhkan sedikitnya satu penjualan besar agar dapat membiayai perekrutan berikutnya sekaligus mengurangi beban dalam komposisi skuad Ruben Amorim.
Estupiñán Jadi Awal Penjualan
Pervis Estupiñán berpeluang menjadi pemain pertama yang meninggalkan Milan dalam gelombang penjualan tersebut. Bek kiri tim nasional Ekuador itu sedang diminati Aston Villa yang mencari calon pengganti Lucas Digne.
Pembicaraan kedua klub belum mencapai kesepakatan karena terdapat perbedaan dalam penilaian harga. Milan menginginkan sekitar 20 juta euro, sedangkan Aston Villa sejauh ini disebut hanya bersedia mendekati angka 15 juta euro.
Jarak lima juta euro masih memungkinkan untuk diselesaikan melalui negosiasi, bonus, atau skema pembayaran tertentu. Milan juga mempunyai kepentingan mempercepat transaksi karena hasil penjualan Estupiñán dapat digunakan untuk mendatangkan bek sayap baru.
Rossoneri tetap berencana mempertahankan Davide Bartesaghi di tim utama sebagai bagian dari program pengembangan pemain muda. Namun, Amorim masih membutuhkan pemain berpengalaman yang mampu menempati lebih dari satu posisi di sektor pertahanan.
Mazraoui Masuk Radar Milan
Noussair Mazraoui menjadi salah satu kandidat terkuat untuk memperkuat kedua sisi pertahanan Milan. Bek Manchester United tersebut dinilai sesuai karena mampu bermain sebagai bek kanan, bek kiri, maupun pemain sayap dalam formasi tiga bek.
Mengutip Corriere dello Sport, Mazraoui merupakan pemain yang sangat disukai Amorim. Pelatih asal Portugal itu mengenal kemampuan sang pemain setelah bekerja bersamanya di Manchester United pada musim sebelumnya.
Mazraoui disebut mencatatkan 49 penampilan bersama Manchester United di bawah arahan Amorim. Selain memiliki pengalaman internasional, pemain Maroko itu sudah memahami prinsip permainan dan tuntutan taktik yang ingin diterapkan sang pelatih.
Sebelum bermain di Inggris, Mazraoui berkembang bersama Ajax dan turut mencapai semifinal Liga Champions musim 2018/2019. Ia kemudian pindah ke Bayern Munchen pada 2022 sebelum melanjutkan kariernya ke Manchester United.
Kemampuan Mazraoui menempati dua sisi pertahanan menjadi nilai penting bagi Milan. Rossoneri dapat menutup kebutuhan pada posisi bek kanan dan kiri melalui satu pemain, terutama apabila Estupiñán benar-benar pindah ke Aston Villa.
Hubungannya dengan Amorim juga dinilai bisa mempercepat proses adaptasi di San Siro. Mazraoui tidak perlu memulai dari awal untuk memahami pola tekanan, pergerakan tanpa bola, dan struktur permainan yang diminta pelatih.
Leao hingga Tomori Bisa Dilepas
Target pemasukan 150 juta euro sulit tercapai apabila Milan hanya menjual pemain berharga rendah. Karena itu, manajemen disebut siap mendengarkan tawaran untuk sejumlah pemain utama dengan nilai pasar tinggi.
Rafael Leao menjadi aset terbesar yang bisa mendatangkan pemasukan signifikan. Milan tidak disebut aktif mendorong kepergiannya, tetapi klub dapat mempertimbangkan penjualan apabila menerima proposal yang sesuai dengan valuasi mereka.
Santiago Gimenez juga menghadapi ketidakpastian setelah kedatangan Gonçalo Ramos. Persaingan di lini depan semakin padat sehingga Amorim dan manajemen harus menentukan penyerang yang paling sesuai dengan rancangan tim musim depan.
Fikayo Tomori dan Ruben Loftus-Cheek menjadi dua nama lain yang mempunyai pasar kuat di Inggris. Rekam jejak keduanya di Premier League dapat mempermudah Milan menemukan klub peminat dengan kemampuan finansial lebih besar.
Penjualan Estupiñán, Tomori, atau Loftus-Cheek tetap belum cukup untuk mencapai target jika dilakukan secara terpisah. Milan kemungkinan membutuhkan transfer besar yang melibatkan Leao atau Gimenez untuk mendekati pemasukan 150 juta euro.
Strategi ini menunjukkan perubahan pendekatan Milan di bawah kepemilikan Gerry Cardinale. Klub mulai berani melakukan investasi cepat, tetapi tetap menuntut keseimbangan finansial melalui penjualan pemain pada harga terbaik.
Modric Justru Masuk Rencana Amorim
Di tengah kemungkinan perubahan besar dalam skuad, Luka Modric justru semakin dekat bertahan bersama Milan. Gelandang Kroasia tersebut telah dimasukkan ke dalam rencana teknis Amorim untuk menghadapi musim 2026/2027.
Fabrizio Romano menyebut Amorim, manajemen, dan staf pelatih telah mulai merancang musim baru dengan melibatkan Modric. Milan kini menunggu sinyal terakhir setelah pemain berpengalaman tersebut mendiskusikan keputusan bersama keluarganya.
Optimisme Milan cukup tinggi karena Modric disebut masih bersemangat melanjutkan perjalanan bersama Rossoneri. Amorim juga telah secara terbuka memberikan dorongan agar mantan pemain Real Madrid tersebut tetap menjadi bagian dari tim.
Keberadaan Modric dapat memberi stabilitas di tengah kemungkinan keluarnya sejumlah pemain senior. Pengalaman, visi permainan, dan kepemimpinannya dibutuhkan untuk mendampingi pemain muda selama proses perubahan komposisi skuad.
Milan telah menyelesaikan dua pembelian penting dengan mendapatkan Gonçalo Ramos dan Gila, tetapi pekerjaan manajemen belum selesai. Keberhasilan proyek berikutnya sangat bergantung pada kemampuan klub menjual pemain tanpa menurunkan kualitas tim secara drastis.
Estupiñán berpotensi menjadi pembuka karena negosiasi dengan Aston Villa sudah mulai berkembang. Apabila transaksi tersebut selesai, Milan mempunyai ruang lebih besar untuk mengejar Mazraoui dan melanjutkan perombakan sektor bek sayap.
Keputusan mengenai Leao, Gimenez, Tomori, dan Loftus-Cheek akan menjadi penentu pencapaian target 150 juta euro. Milan harus memilih antara mempertahankan kualitas pemain utama atau memanfaatkan nilai pasar mereka untuk membangun skuad baru.
Bursa transfer Milan kini memasuki fase paling penting dan berisiko. Rossoneri ingin memberikan tim yang sesuai untuk Amorim, tetapi perombakan besar harus dilakukan secara terukur agar ambisi mengejar prestasi tidak terganggu oleh terlalu banyak perubahan.
Scr/Mashable















