Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei kembali menjadi panggung bagi Canva untuk merayakan dedikasi jutaan guru dan siswa dalam membangun masa depan pembelajaran yang lebih kolaboratif. Melalui semangat inklusivitas, platform desain global ini memperkuat komitmennya untuk memastikan bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses alat pendidikan yang canggih.
Tahun ini, Canva mengambil langkah nyata dengan berpartisipasi dalam perhelatan Belajaraya 2026, sebuah ajang berkumpulnya para inovator dan agen perubahan pendidikan dari seluruh pelosok negeri. Kehadiran Canva dalam festival ini bertujuan untuk memicu ide-ide segar serta memperluas batasan proses belajar-mengajar konvensional melalui sentuhan kreativitas digital.
Eksplorasi Teknologi AI di Booth Interaktif Belajaraya
Canva menghadirkan booth interaktif yang dirancang khusus untuk memperlihatkan bagaimana teknologi pintar AI dapat menyulap modul pembelajaran yang kaku menjadi konten visual yang memukau. Pengunjung dapat mengeksplorasi berbagai fitur cerdas yang mempermudah otomatisasi desain, sehingga guru memiliki lebih banyak waktu untuk berinteraksi secara personal dengan para siswa.
Melalui pengalaman langsung ini, para pendidik diajak untuk menyadari bahwa teknologi bukan sekadar alat tambahan, melainkan jantung dari pengalaman belajar yang imersif dan menyenangkan. Integrasi antara kreativitas manusia dan kecerdasan buatan di dalam kelas dipercaya mampu meningkatkan daya serap materi secara signifikan bagi generasi alfa.
Dialog Strategis: Mewujudkan Pendidikan Tanpa Batas
Selain pameran visual, Canva juga menginisiasi diskusi mendalam melalui sesi Ngobrol Publik bertajuk “Teknologi untuk Semua: Belajar Tanpa Batas di Era Digital”. Dalam sesi ini, Stefani Herlie selaku Country Manager Canva Indonesia akan bersanding dengan para pakar pendidikan untuk merumuskan solusi atas tantangan digitalisasi di berbagai wilayah.
Fokus utama diskusi ini adalah bagaimana teknologi dapat menjadi jembatan untuk menghapus sekat geografis dan ekonomi dalam mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Upaya ini merupakan bagian dari misi besar Canva untuk memberdayakan setiap pendidik agar mampu menghadirkan metode mengajar yang lebih manusiawi sekaligus modern.
Indonesia Sebagai Pilar Utama Pertumbuhan Global
Indonesia kini telah mengukuhkan posisinya sebagai pasar pendidikan terbesar bagi Canva di wilayah Asia, sebuah pencapaian yang menempatkan tanah air sebagai prioritas utama inovasi. Saat ini, Canva Pendidikan telah menjangkau lebih dari 7 juta pengguna aktif yang terdiri dari guru dan siswa dari berbagai tingkat satuan pendidikan.
Stefani Herlie menegaskan bahwa pertumbuhan pesat ini mencerminkan tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya efisiensi kerja melalui perangkat digital yang praktis. Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi Canva untuk terus menghadirkan fitur-fitur lokal yang relevan dengan kurikulum dan kebutuhan spesifik para pengajar di Indonesia.
Dampak Nyata dan Sinergi Berkelanjutan Sejak 2022
Kemitraan strategis yang dijalin bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sejak tahun 2022 telah membuahkan hasil nyata dalam mempercepat transformasi digital di sekolah. Kolaborasi ini fokus pada penyediaan akses premium bagi institusi pendidikan guna memastikan setiap ruang kelas memiliki standar kreativitas yang setara.
Data statistik menunjukkan keberhasilan luar biasa, di mana pada tahun 2025 saja, komunitas pendidikan di Indonesia telah memproduksi lebih dari 209 juta desain unik. Angka ini merepresentasikan produktivitas tinggi dengan rata-rata tujuh desain tercipta setiap detiknya, yang tersebar secara merata di 38 provinsi di seluruh Nusantara.
Scr/Mashable



















